Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Sokbreker Rusak? Ini Ciri Utamanya

Sokbreker bermasalah bisa ditengarai dengan dua cara ini.
Tips
Selasa, 22 Oktober 2019 13:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Kenyamanan, keamanan dan performa sebuah mobil bermuara pada sistem dan kondisi suspensinya. Salah satu komponen dalam sistem suspensi adalah sokbreker. Biasanya pada bagian inilah yang menjadi bagian yang paling dulu bermasalah dibandingkan dengan lainnya pada sistem ini.

Sokbreker merupakan komponen untuk meredam segala guncangan, baik itu tekanan ke bawah ataupun tarikan ke atas yang dihasilkan oleh kinerja per. Sehingga gerak mobil dapat terkendali dengan baik saat dikendarai di atas jalanan apapun itu bentuk dan kondisinya.

Seperti sudah disinggung di atas, sokbreker merupakan komponen yang lebih dahulu bermasalah oleh karena itu kita perlu mencurigai apabila terjadi masalah dengan bagian ini.

“Kita dapat merasakan bahwa handling mobil akan terasa lebih limbung saat dikendarai, tidak nyaman saat kecepatan tinggi atau rendah,” ujar Dana Karya Juzar dari Dana Suspension Specialist (DSS) di bilangan Ciputat, Tangerang.

Lebih jauh lagi, coba untuk merasakan respons suspensi saat melewati jalanan tidak rata ataupun polisi tidur. Jika menemui gerakan mobil terasa liar memantul dan mengayun secara berlebihan, dicurigai bahwa terdapat permasalahan sokbreker yang sudah tidak prima.

Dana juga menekankan untuk segera melakukan inspeksi langsung pada fisik sokbreker. Periksa apakah ada kebocoran seal sokbreker yang ditandai dengan rembesan oli pada sokbreker.

“Kebocoran pada seal sokbreker akan mempengaruhi kinerjanya. Volume oli dipastikan sudah berkurang dan seal yang bocor akan memberikan tekanan yang berbeda dan tentu tak maksimal untuk menahan pergerakan yang dihasilkan oleh per,” tutupnya.

Jika mendapati kondisi sokbreker yang tak lagi optimal, segeralah melakukan penggantian karena dalam jangka panjang kerusakan yang dihasilkan oleh kinerja sokbreker yang telah menurun berpengaruh pada perangkat lain pada sistem suspensi.

Selain itu dapat dilihat juga dari ayunan suspensi saat melalui jalanan rusak atau polisi tidur, jika terjadi ayunan berlebih tandanya sokbreker sudah mati.

“Perhatikan ayunan mobil saat lewat polisi tidur, kalau lebih dari tiga kali mengayun, bisa jadi sokbreker mulai lemah,” katanya.


Tags Terkait :
Sokbreker Suspensi Teknik
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Tips
Kaki-Kaki Mobil Bermasalah? Jangan Buru-Buru Ganti Cek, Pakai Alat Ini Dulu

Tak selalu mobil lama, kendaraan yang relatif baru pun bisa mengalami masalah di bagian kaki-kakinya. Hal ini kerap dipengaruhi cara penggunaan kasar atau sering melibas jalan jelek.

1 tahun yang lalu


Tips
7 Hal Wajib Diperhatikan Pada Mobil Untuk Mudik

Keselamatan dan kenyamanan menjadi prioritas utama.

7 tahun yang lalu


Tips
Waspadai 4 Ciri Kerusakan Sokbreker

Kerusakan pada sokbreker akan mengacaukan handling kendaraan dan memangkas kenyamanan.

7 tahun yang lalu


Tips
Usai Mudik, Pastikan Kaki-kaki Mobil Sehat Dengan 5 Langkah Ini

Simak deretan check list berikut ini untuk memastikan mobil yang setelah dipakai mudik tetap oke kaki-kakinya.

9 tahun yang lalu


Tips
Deteksi Kerusakan Suspensi Sambil Mengemudi

Seiring pemakaian, kondisi suspensi mobil Anda akan menurun. Ini cara mendeteksinya sembari mengemudi.

10 tahun yang lalu


Tips
TIPS: Lakukan Hal Ini Agar Ban Lebih Awet

Jika gaya mengemudi dan perlakuan khusus diterapkan, kita bisa memperpanjang usia ban. Apa saja langkahnya?

10 tahun yang lalu


Tips
Efek Samping Membiarkan Shockbreaker Mobil Yang Lemah

Jika membiarkan peranti shokbreaker, ada beberapa dampak yang menghantui mobil Anda.

2 tahun yang lalu


Tips
Dampak Membiarkan Shockbreaker Mobil Tidak Dalam Kondisi Fit

Jika membiarkan peranti shokbreaker, ada beberapa dampak yang menghantui mobil Anda.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

4 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

4 jam yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

5 jam yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

6 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

8 jam yang lalu