Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Serba Serbi Filter Oli: Sejarah dan Fungsinya yang Penting Bagi Mesin

Sejarah panjang filter oli modern terjadi pada 1923, tatkala Ernest Sweetland dan George Greenhalgh mendapatkan paten pada tahun 1929.
Tips
Kamis, 29 Agustus 2019 15:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Filter oli merupakan komponen untuk menyaring  kotoran yang ada dalam oli sebelum disitribusikan ke seluruh bagian dalam mesin. Keberadaaannya cukup penting bagi kelangsungan kinerja mesin, tanpanya kotoran yang bersirkulasi dengan oli dan akan mengganggu kerja mesin. Dampaknya, gesekan pada perangkat mesin akan terjadi dan mempercepat keausan komponen.

Sejarah panjang filter oli modern terjadi pada 1923, tatkala Ernest Sweetland dan George Greenhalgh mendapatkan paten pada tahun 1929 dan mengenalkan produknya yang diberi nama "Purolator"  yang berasal dari kata, "Pure Oil Later."

Sebagai info, produk dengan merek Purolator masih eksis hingga saat ini.

Dalam perkembangannya terdapat beberapa jenis filter oli. Pada mulanya, pabrikan mobil menggunakan jenis re-use yang harus dibersihkan secara berkala alat saring yang pada umumnya berbentuk kawat penyaring. Perangkat ini biasanya dibersihkan dengan menggunakan minyak tanah sebelum digunakan kembali.

CARI FILTER OLI TERBAIK UNTUK MOBILMU DI SINI

Oli Filter mengalami perkembangan besar pada 1950-an dengan dikenalkannya jenis ‘spin-on’ yang jadi perlengkapan standar hingga saat ini. Namun kehadiran jenis spin on ini tidak serta langsung diterima oleh pasar. Beberapa merk masih kukuh menggunakan jenis re-use yang dianggap lebih ekonomis.

Seiring dengan waktu, jenis spin-on ini mulai diterima karena lebih praktis dalam penggunaan serta mampu menghemat waktu pemasangan secara signifikan. Alhasil pada tahun 60-an, hampir semua mobil menggunakan jenis filter oli spin-on. Kondisi lain yang mendukung penggunaan filter oli jenis spin-on adalah putaran mesin yang semakin tinggi yang otomatis menjadikan tekanan oli yang lebih tinggi. Desain filter oli sekali pakai ini mampu mengatasi masalah tersebut dibanding jenis re-use.

Dari perjalanan waktu, wujud dan material bagian luar hampir tidak mengalami perubahan. Pada awalnya, material dalam menggunakan bahan wol baja, kawat dan partisi logam. Kemudian berkembang menggunakan dengan bahan dari linen yang ditenun menjadi saringan.

Model kertas atau berbasis bahan selulosa kemudian muncul dengan keunggulan biaya yang jauh di bawah model linen. Jenis inilah yang sampai saat ini digunakan secara luas oleh pabrikan kendaraan bermotor.

Selain model bahan selulosa, terdapat material lain yang mampu menyaring dengan lebih baik yakni terbuat dari media sintetis. Produk top end untuk filter oli ini adalah terbuat dari microglass atau rajutan metal yang sangat halus. Kemampuan saringnya lebih baik dan mampu bekerja optimal pada mesin high performance. Mengenai harga, tentu jauh di atas model selulosa.

PILIHAN OLI MOBIL BERKUALITAS TINGGI HANYA DI BLIBLI.COM


Tags Terkait :
Blibli.com Bliblichannel Mesin Oli Tips
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Tips
Lakukan 3 Hal ini Pada Eksterior Untuk New Normal

Saatnya memakai mobil pribadi sebagai salah satu transportasi terbaik dalam situasi sekarang ini. Tapi ketahui 3 hal ini terlebih dahulu.

6 tahun yang lalu


Berita
Suzuki Baleno, Sosok Sedan yang Hadir Kembali Sebagai Hatchback

Hal yang abadi adalah perubahan dan wujud transformasi tersebut nampak pada sosok Suzuki Baleno.

6 tahun yang lalu


Berita
Mazda CX-9 Vs Peugeot 5008, Persaingan Crossover Beda Kultur

Dengan rentang harga Rp 800 jutaan, Peugeot 5008 dan Mazda CX-9 menjadi rival yang cukup menarik untuk disimak.

6 tahun yang lalu

Tips
Ganti Oli Transmisi CVT Lebih Rutin Ketimbang Matic Konvensional

Transmisi dua pedal yang populer di Indonesia terdiri dari dua tipe, yakni otomatik konvensional dan CVT.

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Kia Umumkan Harga The all-new Seltos di GIIAS 2026, Mulai Rp 359 Juta

Kia resmi umumkan harga The all-new Seltos GIIAS 2026 mulai Rp 359 juta untuk tiga varian dengan fitur ADAS dan desain Opposites United.

1 jam yang lalu


Berita
Hino Beri Penghargaan Karoseri Terbaik di GIIAS 2026

Hino Bodymaker Award 2026 GIIAS digelar di GIIAS 2026 untuk mengapresiasi karoseri yang memenuhi standar teknis pembangunan bodi kendaraan Hino.

1 jam yang lalu


Berita
Begini Impresi Berkendara Changan Nevo QO5

Changan resmi memasarkan Nevo Q07 di Indonesia dengan harga yang cukup kompetitif.

2 jam yang lalu


Berita
Hyundai Andalkan Keunggulan Kabin Luas dan Teknologi Elektrifikasi pada The New STARIA

Hyundai memperkenalkan The New Staria Electric Hybrid dengan kabin luas di GIIAS 2026. MPV ini menawarkan teknologi elektrifikasi dan ruang kabin lega sesuai kebutuhan konsumen Indonesia.

3 jam yang lalu


Berita
Setahun Melantai, Suzuki Fronx Tetap Jadi SUV Hybrid Harga Terjangkau dan Hadiahkan Varian Baru

Hadir pertama kali di Indonesia pada Mei 2025, Suzuki Fronx langsung menjadi salah satu amunisi terpenting PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) di segmen SUV kompak.

4 jam yang lalu