Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Mudik Pakai Roofbox? Jangan Sembarangan Angkut Barang Bawaan

Strategi penyusunan barang yang baik akan berdampak pada kenyamanan dan keamanan berkendara.
Tips
Sabtu, 11 Mei 2019 13:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Kehadiran roofbox carrier disambut dengan baik oleh pasar Indonesia. Dan dari hari ke hari, pengguna perangkat ini semakin banyak ditemui dan digunakan pada semua tipe kendaraan. Apalagi jelang musim mudik Lebaran seperti sekarang, penggunaan roofbox akan sangat membantu karena menambah daya angkut barang bawaan.

Namun perlu diingat bahwa kehadiran roofbox punya pengaruh pada titik berat distribusi mobil. Penambahan titik berat pada bagian atas akan berpengaruh pada kestabilan berkendara di mana mobil bisa akan terasa limbung.

“Pengguna roofbox tidak boleh memaksakan kecepatan mobilnya. Kecepatan mobil harus dikoreksi sekitar 10 hingga 20 km/jam lebih rendah dari kecepatan normal tanpa roofbox,” terang Halley Siboro, Direktur PT Sole Indotrade, pemegang merek Whale Carrier saat ditemui beberapa waktu lalu (30/04).

Selain itu kita wajib paham mengenai batas maksimal berat yang dapat dikenakan pada roofbox. “Biasanya pabrikan kendaraan memberikan batas kemampuan yang dapat diterima atap mobil. Rata-rata kekuatannya antara 70 kg hingga 100 kg,” jelas Halley. “Sebenarnya rata-rata produk roofbox mampu menahan bobot lebih dari itu, namun yang tidak bisa dikompromi adalah kekuatan atap itu sendiri. Di atas bobot tersebut, akan berpengaruh pada struktural atap dan tentunya tidak aman digunakan,” sambung pria berkacamata ini.

Selanjutnya, pria yang punya hobi traveling ini mengatakan bahwa barang yang akan ditempatkan di roofbox harus diatur. “Upayakan barang yang ditempatkan di dalam roofbox adalah barang yang ringan."

Lebih jauh lagi penataan ruangnya juga harus diperhatikan. "Barang yang  lunak ditempatkan di bagian paling depan, sedangkan barang terberat dan keras di bagian tengah dan terakhir adalah barang yang ringan dengan komposisi 25-50-25. Setelah semua tertata kemudian barang diikat dengan erat di dalam roofbox,” rinci Halley.

Kondisi ini diberlakukan dengan tujuan supaya distribusi berat pada saat pengereman dan pertimbangan konstruksi roofboks itu sendiri. Dengan komposisi seperti itu maka distribusi berat barang lebih merata dan konstruksinya kuat..


Tags Terkait :
Tips Mudik 2019 Roofbox
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Menambah Kenyamanan Mobil Untuk Digunakan Saat Lebaran

Ada sejumlah tips yang bisa menambah kenyamanan berkendara yang dapat dilakukan sendiri di rumah.

7 tahun yang lalu


Tips
Mudik Pakai Sedan? Simak Tipsnya Berikut ini

Momen mudik Lebaran 2019 sudah dimulai, bagi pengguna sedan maka simak dahulu tips-nya berikut ini.

7 tahun yang lalu


Tips
Jangan Mudik Kalau Belum Cek Komponen Cadangan Satu ini

Selain keempat ban utama pada mobil, ban serep pun memiliki peranan yang tidak kalah penting.

7 tahun yang lalu


Tips
Peran Co-Driver Saat Mudik Bukan Sekedar Teman Ngobrol

Co-driver punya peran jauh dari sekedar teman ngobrol.

7 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Changan Deepal S05 Dijual Mulai Rp 500 Jutaan, Intip Spesifikasinya

Setelah beberapa kali diperlihatkan ke khalayak ramai, kini Changan merilis harga resmi Deepal S05. Berikut detail harga dan spesifikasinya.

5 jam yang lalu


Truk
Isuzu Krawang Plant Sudah Produksi 300.000 Unit Sejak 2015

Jumlah produksi tahunan sudah mencapai 45 ribu unit.

8 jam yang lalu


Mobil Listrik
Kia Bakal Pamer Mobil Listrik Rakitan Lokal di GIIAS 2026, Ini Bocorannya

Pasar mobil listrik akan kembali mendapatkan opsi baru, bukan dari produsen China, namun datang dari brand Korea Selatan.

9 jam yang lalu


Berita
SPY SHOT: Smart #2, Titisan ForTwo Versi Terbaru

Smart #2 versi listrik murni kini memasuki tahap validasi fisik global menjelang debut model produksinya di Paris Motor Show pada Oktober 2026.

15 jam yang lalu


Berita
Geely Nekat Hadikan SUV ICE Turbo di Era EV dan Hybrid, Ini Alasannya

Berbeda dengan merek-merek mobil terkini yang gencar menawarkan mobil elektrifikasi, Geely justru baru saja menghadirkan sebuah SUV dengan mesin bensin konvensional.

16 jam yang lalu