Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Kalibrasi Injektor, Cara Bugarkan Kembali Performa Mobil

Kondisi injektor jadi tulang punggung performa dan juga efesiensi bahan bakar.
Tips
Senin, 18 Maret 2019 08:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Sistem injeksi elektronik jamak digunakan pada mobil sejak tahun 90-an. Salah satu syarat agar sistem injeksi ini bekerja optimal, maka bagian paling vital yakni injektor yang harus terawat dan dijaga kondisinya.

Melalui perangkat inilah bahan bakar disemprotkan ke ruang bakar, kesempurnaan semprotan bahan bakar ini sangat berpengaruh pada performa dan konsumsi bahan bakar. Perangkat yang bekerja dengan optimal maka bahan bakarnya semakin irit dan sempurna performanya.

Seiring waktu dan kondisi terjadi timbunan kerak atau kotoran pada unit injektor, sehingga perlu treatment supaya tetap bekerja secara optimal.

“Injektor mesin bensin pada bekerja secara elektris dengan menggunakan magnet yang membuka-tutup katup di dalamnya. Kebersihan saluran pada injektor tentu mempengaruhi aliran bahan bakar yang akan disemprotkannya ke dalam ruang bakar,” terang Sugiyanto dari Yans Speed, Pondok Bambu, Jakarta Timur. “Selain itu faktor usia perangkat memberikan pengaruh juga pada kemampuan kinerjanya,” lanjut pria yang akrab disapa Yanto ini.

Supaya dapat bekerja dengan optimal, injektor perlu dibersihkan dan disamakan tekanan pada tiap unit injektor yang dikenal sebagai kalibrasi. Diawali dengan melakukan proses ultrasonic yakni proses pembersihan saluran injektor yang rata-rata memiliki lobang yang sangat kecil dan lembut.

Proses ini menggunakan aliran listrik yang disambungkan pada tiap injektor dan dialiri dengan bahan bakar. Melalui proses ini pembersihan injektor dimulai.

Selanjutnya masing-masing injektor dites dengan melakkan penyemprotan bensin ke dalam tabung ukur, masing-masing satu sesuai dengan jumlah injektor yang diuji.

Mode pengetesan terdiri atas pengkabutan dan volume debit semburan. Melalui pengetesan dalam kurun waktu tertentu maka dapat dilihat volume hasil dari pengetesan itu. Proses ini dilakukan beberapa kali sampai didapatkan volume yang sama antara tabung satu dengan lainnya. Apabila terdapat perbedaan volume setelah beberapa pengetesan, maka dipastikan ada yang unit injektor yang harus diganti.

Beberapa hal injektor tidak bekerja dengan optimal, yakni terdapat sedimen kerak yang sudah terlalu keras atau terjadi kerusakan pada unit injektor baik itu mekanikal ataupun elektrikal.

Yanto mengingatkan, bahwa melakukan penggantian secara parsial (diganti bagian yang rusak saja) tidak disarankan karena hasilnya tidak akan sama antar injektor lama dan baru.

“Injektor harus diganti serempak untuk mendapatkan hasil yang maksimal,” tutupnya.


Tags Terkait :
Tips Mesin
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Polytron dan Vino G. Bastian Bagikan Tips Memilih Mobil Listrik yang “Make Sense” di GIIAS 2026

Polytron dan Vino G. Bastian membahas tips memilih mobil listrik Polytron G3+ yang rasional di GIIAS 2026, mencakup efisiensi biaya operasional dan fleksibilitas kepemilikan baterai.

1 hari yang lalu

Tips
Perawatan Mesin Diesel yang Benar, Bisa Bikin BBM Lebih Irit dan Mesin Awet

Perawatan mesin diesel modern perlu dilakukan secara berkala agar performa tetap optimal, irit bahan bakar, dan komponen mesin lebih awet.

1 hari yang lalu


Berita
Chery J6T CSH Resmi Dijual, Bisa Tempuh Jarak Hingga 1.000 Km

Chery J6T CSH jarak tempuh 1000 km diperkenalkan di GIIAS 2026. SUV hybrid ini menawarkan jarak lebih dari 1.000 km dengan teknologi CSH dan desain off-road.

1 hari yang lalu


Truk
Pihak ESDM Meyakinkan B50 Aman Buat Mesin Diesel

Sudah melewati berbagai pengujian di mesin diesel multi sektor.

1 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Punya Beragam Teknologi Hybrid, Mitsubishi Justru Pilih HEV untuk Indonesia

Saat ini sistem HEV dinilai paling sesuai dengan karakter konsumen di Indonesia.

48 menit yang lalu


Berita
Suzuki Grand Vitara, SUV Mild Hybrid Dengan Rasa Berkendara Solid

Suzuki Grand Vitara memang bukan pemain baru di segmen SUV medium.

1 jam yang lalu


Berita
Maxus Mifa 9 Lombardi Edition Makin Mewah, Partisi Baru Bikin Kabin Lebih Lapang dan Eksklusif

Di ajang GIIAS 2026, Maxus Mifa 9 Lombardi Edition diperkenalkan dengan sejumlah penyempurnaan yang membuat MPV listrik premium ini terasa semakin eksklusif.

2 jam yang lalu


Berita
Chery Tiggo V Diperkenalkan di Indonesia, Mobil Yang BIsa Jadi MPV Hingga Double Cabin

Chery Tiggo V resmi diperkenalkan dalam wujud prototipe di ajang GIIAS 2026.

3 jam yang lalu


Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

14 jam yang lalu