Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Gejala Hydroplanning Sangat Bahaya, Bagaimana Cara Menghindarinya?

Hal apa saja yang harus diperhatikan pada ban supaya berkendara menjadi aman dan nyaman tanpa mendapati gejala hydroplanning?
Tips
Sabtu, 1 September 2018 11:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Pada saat melaju di atas aspal dalam kondisi hujan ternyata ada satu hal yang bisa menjadi momok menakutkan. Apalagi kalau bukan gejala hydroplanning. Daihatsu pun memberi tips untuk meminimalisir hydroplanning.

“Hydroplanning terjadi pada saat berkendara di jalanan basah, yang menyebabkan ban mengambang (tidak menyentuh jalan) ketika melewati genangan air," kata Budi Mahendra selaku Executive Coordinator CSVC division PT Astra Daihatsu Motor dalam siaran pers (28/8). 

Bahkan menurut Mahendra, hal yang paling terburuk dari gejala hydroplanning dapat mengakibatkan mobil kehilangan kendali. Tentunya jika hal tersebut terjadi sangat membahayakan dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Daihatsu pun memaparkan hal-hal apa saja yang harus diperhatikan pada ban supaya berkendara menjadi aman dan nyaman tanpa mendapati gejala hydroplanning. Simak di bawah ini:

1) Kecepatan
Ketika hujan sebaiknya kecepatan maksimal kendaraan 70 km/jam, dan perhatikan kecepatan kendaraan disekitar, hal ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya selip pada kondisi jalan basah

2) Kondisi Ban
Pada musim hujan, ban yang prima adalah hal yang sangat penting, sehingga sebelum berkendara sebaiknya memeriksa kembangan ban mobil dalam keadaan baik. Saat membeli ban pilihlah ban yang direkomendasikan untuk permukaan kering dan basah.

3) Tekanan Angin
Sebelum berkendara, sebaiknya periksa tekanan angin pada ban, apakah sudah sesuai dengan standar tekanan angin yang ditetapkan (sesuai dengan spesifikasi standar masing-masing mobil)


Tags Terkait :
Tips Ban
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Bus
Catat, Puncak Arus Mudik Bus Dari Jakarta Tanggal 15-16 Maret 2026

Puncak arus mudik bus Jakarta 15-16 Maret 2026: Penumpang AKAP melonjak di Terminal Lebak Bulus, posko mudik didirikan, ramp check ketat diterapkan.

1 hari yang lalu


Tips
Mudik Menggunakan Roofbox, Ada Strateginya

Penyusunan barang pada roofbox butuh strategi tersendiri

1 hari yang lalu


Berita
Harap Waspada, Akan Ada 3,5 Juta Kendaraan Keluar Jabodetabek Di Musim Mudik 2026

Jasamarga memprediksi 3,5 juta kendaraan keluar Jabodetabek saat mudik Lebaran 2026. Volume lalin tol JMT naik 0,72% dari normal di GT Cengkareng, Cikupa, Ciawi.

1 hari yang lalu


Berita
Support Mudik Lebaran 2026, Wuling Sediakan 6 Posko Mudik dan 45 Bengkel Siaga

Wuling sediakan 6 posko mudik Lebaran 2026 di tol Jawa, 45 bengkel siaga, service campaign, dan ERA untuk mudik aman EV-non EV.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Land Cruiser FJ Resmi Meluncur Di Thailand. Harganya Lebih Murah Dari Fortuner

Hanya tersedia dengan mesin bensin saja

7 jam yang lalu


Berita
Toyota Produksi Lagi Dasbor Supra MK4 Melalui GR Heritage Parts

Toyota kembali memproduksi sparepart mobil lawasnya melalui GR Heritage Parts

9 jam yang lalu


Tips
Perhatikan Tanda-Tanda Munculnya Microsleep Saat Mengemudi

Paksa untuk tidur sebentar untuk memulihkan kesadaran serta konsenterasi

14 jam yang lalu


Bus
Transjakarta Tambah Jam Operasional Dini Hari Saat Arus Balik

Bus layanan khusus itu hubungkan terminal Pulo Gebang dengan terrminal pendukung di sebagian besar wilayah Jakarta

16 jam yang lalu


Berita
Perhatikan Dua Waktu Puncak Arus Balik Ke Wilayah Jabodetabek Dari Arah Timur

Bisa jadi pertimbangan untuk melakukan perjalan kembali dengan lebih leluasa.

16 jam yang lalu