Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Apa Bedanya Cairan Rem DOT 3 Dan DOT 4?

Inilah penjelasan ringan mengenai cairan rem yang umum ada di pasaran.
Tips
Senin, 8 Oktober 2018 13:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Pengguna mobil banyak yang tidak mengetahui soal cairan rem yang memiliki berbagai macam perbedaan. Seperti oli yang memiliki macam-macam viskositas, begitu juga dengan cairan rem yang bermacam-macam. Umumnya mobil-mobil yang dijual secara massal menggunakan cairan rem DOT 3 dan DOT 4. Namun tahukah Anda apa perbedaan antara keduanya?

OtoDriver pun mengumpulkan berbagai sumber valid dan mendapatkan informasi soal cairan rem tersebut. Cairan rem DOT 3 dan DOT 4 memiliki spesifikasi berbeda dalam hal bahan kimia yang dikandung dan titik didihnya. Pada cairan rem DOT 4 terdapat campuran kimia yang membuat cairan ini memiliki titik didih yang lebih tinggi dari DOT 3 karena mencapai 255°Celsius, sementara DOT 3 hanya 245° Celsius. 

Selain itu banyak pengguna mobil yang juga tidak melakukan pengurasan minyak rem karena hanya melihat dari fisiknya saja yang masih terlihat bening. Padahal sebaiknya cairan rem itu harus dikuras setiap 20.000 km atau paling lama 1 tahun sekali.

Hal ini perlu dilakukan karena untuk mencegah tercampurnya cairan rem dengan air karena selama pemakaian dalam jangka satu tahun, cairan rem hampir tidak memiliki toleransi dalam hal tercampur dengan air. Apabila tercampur dengan air sedikit apapun akan menyebabkan titik didih turun dari 255° Celcius menjadi hanya 145° Celcius karena kita tahu air memiliki titik didih 100° Celcius.

Jika cairan rem lebih cepat mendidih karena tercampur air, ini artinya kandungan air dalam cairan rem mendidih lebih dahulu dan berubah menjadi uap air yang membentuk gelembung udara. Gelembung udara ini sangat berbahaya karena dapat mengurangi kemampuan cairan rem untuk menyalurkan tekanan yang mendorong kampas rem. Padahal kinerja sistem pengereman, sangat bergantung pada kemampuan cairan rem menekan pitson pada kaliper rem yang mendorong kampas rem.


Tags Terkait :
Rem Tips
H

Hariawan Arif

Reporter

r

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Cara Mudah Membersihkan Debu Rem Yang Menempel di Pelek

Cara membersihkan debu rem di pelek menggunakan wheel cleaner: dinginkan pelek, bilas air bertekanan, semprot cleaner, lalu gosok. Tips pakar otomotif.

1 bulan yang lalu

Berita
Lampu Sein Bermika Putih, Trend Otomotif Yang Terus Berlanjut Hingga Sekarang

Sinar lampu sein berkelir oranye mampu memberikan kontras visual lebih tinggi, mencegah ambiguitas dengan lampu rem dan terbukti mampu meningkatkan respons pengemudi hingga 28%.

1 bulan yang lalu


Tips
Perlu Perhatian, Pengecekan Ulang EV atau Mobil Hybrid Paska Perjalanan Jauh

Pengecekan ulang EV hybrid setelah perjalanan jauh penting: cek tekanan ban, rem, coolant, aki, kelistrikan, dan cuci mobil. Penjelasan pakar GAC AION Indonesia.

2 bulan yang lalu


Tips
Waspada Kelelahan Mata Saat Mengemudi Di Pergantian Hari

Waspadai kelelahan mata saat mengemudi pergantian hari. Pakar safety driving sarankan istirahat 10-15 menit, senam mata, dan kacamata polarized untuk cegah silau.

2 bulan yang lalu


Terkini

Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

8 jam yang lalu


Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

8 jam yang lalu


Berita
Toyota Bersikukuh Mengerjakan Girboks Manual Untuk EV

Toyota kembangkan transmisi manual untuk EV meski tren mobil listrik menuju kesederhanaan. Produsen Jepang ini tengah mematenkan konsep girboks manual yang memberikan pengalaman berkendara klasik.

9 jam yang lalu


Berita
Toyota Pamerkan Konsep GR Camry Dengan Tenaga Raksasa

Potensi tenaga maksimal dipasok dari dua mesin. Hal tersebut membuat mobil ini sangat superior.

14 jam yang lalu


Berita
EV Perlu Aki Khusus, Ini Penjelasannya

Cara kerja aki EV dan aki biasa berbeda. Begini penjelasannya.

14 jam yang lalu