Nissan tak mau ketinggalan dalam persaingan mobil listrik. Alhasil produsen asal Jepang ini, kini fokus memproduksi mobil listrik dalam jumlah yang banyak.
5 tahun yang lalu
Untuk mengejar ketinggalannya dengan beberapa pabrikan asal Eropa. Renault tengah mempersiapkan sebuah mobil klasik bertenaga listrik.
Nissan telah mengumumkan investasi besar-besaran kedepannya dalam menyambut era elektrifikasi.
Tesla terkenal sebagai produsen pembuat mobil listrik yang cukup premium. Namun kali ini pihaknya dipastikan menggarap model termurah yang akan dijual 2023.
Direncanakan akan dipasarkan pada akhir 2021, Mercedes-Benz, sudah mencoba eCitan, van listriknya untuk pasar Eropa.
Ada kemungkinan Skyline akan berubah jadi sebuah SUV
Renault Megane E-Tech Electric akan memakai platform baru CMF-EV yang menggendong motor listrik berdaya 160 kW atau setara 217 hp dengan daya jelajah diprediksi mencapai 450 km.
Mobil listrik Nissan ini bahkan dapat menempuh jarak hingga 610 km sekali pengisian daya hingga penuh. Berapa tenaga dan torsi yang dihasilkannya?
Untuk membuatnya lebih cepat mengembangkan mobil ramah lingkungan sesuai dengan target perusahaan, Nissan menambah dua lokasi untuk mengembangkan baterai mobil listrik.
Kedua perusahaan memiliki nama besar di industri otomotif. Dengan kerja sama keduanya, tak ayal Nissan bisa kembali diperhitungkan.
Nissan Kicks merupakan mobil hybrid termurah yang ada di Indonesia saat ini. Bagi yang tertarik, begikut skema kreditnya.
Sebagai catatan, kelangkaan chip semikonduktor di dunia otomotif disebabkan banyak hal.
Jepang bukan negeri yang ramah pada mobil listrik
Bukan Crossover / SUV paling aerodinamis di kolong jagad, namun merupakan prestasi tersediri
Toyota mengaku siap bersaing di segmen mobil ramah lingkungan. Seperti apa strateginya