Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Cermati Titik Buta Di Samping Truk

Selalu berinisiatif untuk menjauh jika memungkinkan
Truk
Rabu, 15 Mei 2024 15:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


BACA JUGA

Meskipun banyak kendaraan besar seperti truk telah dilengkapi juga sejumlah peranti defensive maupun safety driving namun tak ada salahnya untuk memahami kondisi natural yang dihadapi para pengemudi kendaraan angkut itu dari posisi kemudinya.

Saat menyimak dari dekat sejumlah truk dan sasis bus Mercedes-Benz beberapa waktu lalu (25/4), terungkap bahwa pengemudi truk, khususnya yang ukuran besar, praktis kurang bisa memantau secara penuh kondisi di bagian paling akhir dari kendaraan yang dikemudikannya. Terlebih bagi pengemudi truk gandengan.   

“Bagi pengendara lain usahakan menghindari bagian belakang truk, terlebih yang gandengan,” buka Dharmawan Edy Susanto, VPC CBU Sales Operation PT DCVI, saat ditemui langsung. Sejurus kemudian diterangkannya lagi untuk juga menghindari sisi berlawanan dari rangkaian truk maupun bus saat di jalur berbelok.

Karena pada sisi itulah yang sangat berpotensi akan ‘membuang’ alur gerak kendaraan lainnya. “Misalnya truk akan belok ke kiri maka sisi kanan belakang akan menutup gerak kendaraan dari belakang, atau kalau ada yang sudah berada di sisi kanan maka pengemudi harus lebih hati-hati agar kendaraan di sisi kanan itu tidak ‘terdorong’,” jabar Dharmawan lagi.

Hal diutarakan tersebut adalah pengingat bagi pemakain kendaraan yang lebih kecil, termasuk pemotor, bahwa ada ‘kelemahan’ dari sebuah gerak laju bus maupun truk yang patut diwaspadai yaitu adanya potensi blind spot di seputaran kendaraan yang mereka kemudikan.

Blind spot merupakan titik buta atau tidak terlihat oleh pengemudi dari posisi duduk mereka melalui penglihatan langsung lewat spion ataupun jendela.

Hal tersebut sejatinya juga harus jadi perhatian dari pemakai jalan lain. Sebagai langkah preventif agar terhindari dari kondisi terjepit sampai terkena ‘tendangan’ bagian buritan.

Area yang terlihat dari spion samping, jika ada gandengan maka area warna hijau akan semakin memanjang 

Spion samping bagian atas untuk melihat titik paling belakang dan kaca bawahnya untuk pantau area sampai tengah bodi truk

Wajib melihat dan terlihat

“Buat driver kendaraan besar ya harus bisa melihat apa yang ada di sekitar kendaraaan.  Caranya, bisa dengan penambahan spion sekunder, pake navigator atau kenek untuk memastikan bisa melihat kondisi sekitar kendaraan dan melihat jauh depan,” ujar Catur Wibowo, instruktur Defensive Driving dari ORD yang berbasis di Bandung, Jawa Barat.

Dilanjutkan lagi oleh Catur, yang dihubungi beberapa waktu lalu, sebelum menjalankan kendaraannya, pengemudi kendaraan besar juga seharusnya memetakan gambaran yang luas soal medan jalan yang akan dan sedang dilewatinya. “Sepanjang perjalanan pengemudi perlu mencipatakan ‘lingkaran’ aman di sekitar kendaraannya, yang pasti Anda harus bisa yakin melihat serta terlihat,” jelasnya.

Hal itu senada dengan perspektif dari Dharmawan,”Setidaknya bagi pemakai jalan lain untuk menghidari bagian paling belakang, jika sudah berada di posisi samping truk ataupun bus segera memperkirakan jarak aman dengan bodi mobil atau posisi motor Anda jangan kurang dari satu meter. Kalau bisa atur jarak lebih jauh lagi, karena wilayah itu sangat berbahaya.”

Khusus bagi pemakai motor atau pesepeda yang kebetulan berada di sisi kanan maupun kiri bagian depan truk juga perlu semakin waspada. Sebab posisi driver truk, setidaknya pada truk ukuran sedang, yaitu setidaknya satu meter lebih tinggi di atas posisi motor. Meskipun spion akan banyak membantu namun karena posisi kendaraan yang bergerak maka frekuensi kendaraan ataupun pemakai jalan lain yang berada di wilayah blind spot akan silih berganti di mata sang pengemudi truk.   

Pengemudi truk ataupun bus praktis mengandalkan sudut pandang yang terlihat di kaca spion. Makin sulit lagi jika spesifikasi kaca spionnya hanya terdiri dari satu bidang saja yang menghadap ke arah belakang. 

Ada jenis spion bus maupun truk yang dalam satu pegangan terdiri dari dua sampai tiga bidang kaca yang membantu pantauan visual ke sejumlah arah.

Terakhir, Catur mengingatkan pengemudi kendaraan besar dan juga kendaraan kecil saat beriringan,”Terus selalu berkomunikasi  lewat lampu atau membunyikan klakson sehingga bisa dilihat serta diketahui oleh pengemudi kendaraan lain. Ingat prinsipnya, pastikan Anda melihat dan terlihat.”

Baca juga: Axor Baru: Makin Nyaman, Makin Ekonomis

Baca juga: Memahami Kode Sasis Truk dan Bus Mercedes-Benz di Indonesia

Spion depan kaca untuk memantau kondisi setengah lingkaran wilayah depan truk

Tidak semua truk punya kelengkapan kaca spion dan sensor deteksi area pandang, harap selalu waspada


Tags Terkait :
Truk Bus Mercedes-benz Dcvi Blindspot Safetdriving Defensivedriving
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Cermati Titik Buta Di Samping Truk

Selalu berinisiatif untuk menjauh jika memungkinkan

2 tahun yang lalu


Truk
‘Area Kematian’ Sebuah Truk Adalah Di Bagian Belakangnya (1)

Jangan pernah anggap remeh area tersebut

2 tahun yang lalu


Berita
Actros Baru, Tanpa Kaca Spion Namun Pandangan Ke Belakang Malah Tambah Luas

Teknologi memberikan kemudahan bagi penggunanya. Seperti MirrorCam pada Actros baru ini. Itu baru salah satu dari berbagai inovasi teknologi yang cukup banyak di Tracktor Head Mercedes-Benz Ini.

5 tahun yang lalu


Truk
Mercedes-Benz Trucks Rangsek Pedalaman Kalimantan Barat

Terus perkuat posisi sebagai kendaraan andal angkut berat dan ringan.

1 minggu yang lalu


Truk
DCVI Tampilkan Evolusi Mercedes-Benz Trucks di Mining Indonesia 2026

Kehadiran tersebut menjadi gambaran perkembangan kendaraan niaga Mercedes-Benz dari masa ke masa dalam mendukung ekonomi di Indonesia.

1 bulan yang lalu


Truk
Peran Karoseri Bagi Mercedes-Benz Tak Hanya Identik Untuk Bus

Pasang bodi tambahan di atas sasis truk juga butuh penanganan khusus.

4 bulan yang lalu


Bus
DCVI Terus Bina Teknisi Muda Spesialis Kendaraan Komersial

Sebagai bagian dari konsistensi pelayanan purna jual yang berstandar global.

4 bulan yang lalu

Bus
Penjualan Mercedes-Benz Bus Naik, DCVI Serah Terima Puluhan Bus di Busworld

Sekaligus perkuat kemitraan lebih erat dengan pihak karoseri nasional.

4 bulan yang lalu


Terkini

Pikap
Bak Kuping, Desain Pikap Klasik yang Bertahan Puluhan Tahun Sebelum Akhirnya Punah

Tonjolan rumah roda di luar bak membuat pikap klasik Amerika tampil unik. Inilah bak kuping, desain yang dulu jadi standar sebelum akhirnya hilang dari pasaran.

2 jam yang lalu


Truk
Lagi-Lagi, Truk Rem Blong Makan Korban Jiwa

Manajemen perawatan kendaraan dan kemampuan mengemudi masih dianggap remeh.

2 jam yang lalu


Truk
Boomerang Suspension, Suspensi Unik Truk Inovasi Dari Brazil

Bentuknya mirip bumerang dan fungsinya menjaga roda tetap menapak di medan ekstrem. Inilah Boomerang Suspension, inovasi unik Engesa yang tak pernah jadi standar industri truk.

5 jam yang lalu

Truk
Mengapa Truk Pakai Ban Ganda di Belakang? Ternyata Sudah Ada Sejak Lebih dari Seabad Lalu

Truk besar hampir selalu punya dua ban di tiap sisi roda belakang. Ternyata konfigurasi ini sudah dipakai sejak 1908 dan lahir dari kebutuhan mengangkut beban lebih berat.

1 hari yang lalu


Bus
Ramp Check Bus Libur Nataru 2026 Sudah Mulai Dilakukan

Musim Nataru 2025 ada pengurangan kecelakaan angkutan darat secara signifikan.

1 hari yang lalu