Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Sejarah Cab Over Engine alias Kendaraan Tanpa Hidung

Truk COE mulai diterima saat perang dunia II merebak, karena mampu angkut lebih banyak tanpa menambah panjang total kendaraan.
Truk
Senin, 13 April 2020 15:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Cabin Over Engine atau Forward Control (FC) yang jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia sebagai kendaraan dengan format kabin di atas mesin. Saat ini COE banyak digunakan pada jenis truk atau kendaraan komersial ringan seperti Mitsubishi L300, Isuzu Traga, Suzuki Carry, Daihatsu Gran Max.

Model ini banyak diminati karena mampu menyuguhkan bak yang lebih panjang yang artinya mampu membawa muatan lebih besar dari versi kendaraan bermoncong atau yang dikenal sebagai Normal Control (NC). Selain itu kendaraan COE punya pandangan yang lebih luas.

Panjang yang sama, tetapi kemampuan angkut yang lebih banyak, inilah menggerakkan Autocar, salah satu pabrikan truk asal Amerika untuk mengenalkan dengan format ‘engine under the seat’ pada 1899.

BACA JUGA

Konsep dari Autocar inilah yang kemudian dilabeli sebagai leluhur COE di dunia, walau truk asal Pittsburgh, Pennsylvania Amerika Serikat ini, tidak bisa langsung tenar karena dianggap kurang nyaman dan ketika itu dianggap punya posisi mengemudi yang aneh.

Kendati demikian, Sternberg, salah satu pabrikan asal Wisconsin, membuat truk berdasarkan konsep yang ditawarkan oleh Autocar. Sayangnya nasibnya pun tak terlalu baik dan hanya mampu menjual 7 unit truk, dari 1907 hingga 1914.

Walau demikian, sedikit demi sedikit, ide COE mulai diterima oleh khalayak saat itu. Salah satunya pihak militer Amerika yang membutuhkan truk yang lebih pendek karena mampu menghemat ruang pada saat pengiriman dan mampu mengangkut muatan lebih banyak.

Autocar bisa dikatakan bisa menikmati ‘jerih payah’ COE saat membuat truk untuk Angkatan Bersenjata AS pada awal 30-an dan kemudian berlanjut hingga Perang Dunia II berlangsung. Model yang terkenal adalah Model U yang hadir pada 1933.

Modern Cab Over Engine muncul pasca perang dan desainer Viktor Schreckengost dan Ray Spiller, saat  merancang truk cab-over engine untuk White Motor Company pada tahun 1932.

Schreckengost inilah yang kemudian mematenkan keunggulan COE terutama tentang keunggulan dalam hal daya angkut.

Autocar truck COE pada Perang Dunia II

Tags Terkait :
COE Cabin Over Engine Truk Tak Berhidung
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Truk
Sejarah Cab Over Engine alias Kendaraan Tanpa Hidung

Truk COE mulai diterima saat perang dunia II merebak, karena mampu angkut lebih banyak tanpa menambah panjang total kendaraan.

6 tahun yang lalu


Berita
Mengapa Truk Tanpa Hidung Lebih Populer?

Tak hanya muatan yang lebih besar, namun banyak hal lain yang membuat COE lebih populer di beberapa wilayah termasuk Indonesia

6 tahun yang lalu


Berita
Hino 600 : Truk Berhidung Yang Langka

Hino tercatat sebagai pabrikan Jepang terakhir yang masih membuat truk dengan bonnet. Produk ini hanya dijajakan untuk pasar Amerika saja.

6 tahun yang lalu


Truk
International Sightliner, Truk Langka Yang Bintangi Film Real Steel

Truk ini tergolong tidak laku pada zamannya dan menjadikannya sebagai salah satu truk paling langka

6 tahun yang lalu


Terkini

Bus
DCVI Anggap Operator dan Mitra Karoseri Seperti Keluarga

Ditambah upaya konsisten menjaga pelayanan purna jual agar operasional para operator tetap terjaga.

1 jam yang lalu


Bus
Juragan 99 Sepakat Boyong Puluhan Unit Bus Di GIIAS 2026

Juragan99 Trans pesan 31 unit Volvo B11R GIIAS 2026 melalui PT Indotruck Utama. Perusahaan juga sepakat bangun dua unit double decker berbasis sasis Scania K450CB untuk layanan AKAP premium.

9 jam yang lalu


Bus
PO Bagong Borong 61 Unit Bus Hino Di GIIAS 2026

Dilakukan untuk penambahan armada serta peremajaan unit.

1 hari yang lalu


Van
Semua Unit Farizon Bisa Isi Ulang Listrik di Jaringan Arista

Sebagai bagian dari pelayanan lengkap bagi pemilik armada.

1 hari yang lalu

Bus
Bus Fuso Dibuat Lebih Panjang Untuk Bidik Peluang Besar Industri Pariwisata

Dirinya mengatakan peluncuran Canter Extra Long Bus FE 84G BCL dilakukan sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan transportasi wisata sekaligus mengikuti regulasi pemerintah yang terus berkembang.

1 hari yang lalu