Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Mercedes L-Series, Si Bagong Yang Legendaris

Si Bagong memikat pasar Indonesia dengan keiritan dan keistimewaan sasisnya
Truk
Minggu, 15 Maret 2020 12:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Mercedes-Benz punya tautan sejarah yang panjang dalam dunia transportasi Indonesia khususnya kendaraan komersial. Salah satunya hadir dari sosok truk L-Series yang sohor dikenal di tanah air dengan sebutan Mercy Bagong.

Julukan ‘Bagong’ diyakini muncul dari bentuk muka truk tersebut yang membulat dengan sepasang lampu utama yang membuatnya nampak bagaikan wajah tokoh wayang punakawan tersebut.

Di negeri asalnya, Jerman, truk ini disebut sebagai Kurz motorhaube (Short Bonnet)  yang merupakan truk dengan layout konvensional (mesin berada di depan kabin) yang dikategorikan sebagai truk kelas menengah. Selain wajahnya yang ‘aneh’ truk ini punya ciri dengan tiga bilah wiper dan sepasang sungut antena yang ditanam di bagian overfendernya. Sungut seperti antena ini, berfungsi untuk membantu pengemudi untuk melakukan estimasi jarak terutama saat truk masuk ke jalanan yang relatif kecil.

BACA JUGA

Kehadiran truk ini di Indonesia terjadi pada era 70-an, bersamaan dengan didirikannya PT Star Motor sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) sekaligus perakitan ‘three pointed star’ di Indonesia. Sebenarnya truk ini mulai diperkenalkan di pasar dalam negeri Jerman sejak 1959, oleh berbagai hal, kehadirannnya terlambat belasan tahun sampai di tanah air.

Saat dihadirkan di Indonesia, truk yang masuk dalam wujud CKD ini mendapatkan sambutan positif. Salah satu yang jadi daya tariknya adalah, keiritan bahan bakarnya dibandingkan dengan truk dengan layout sama asal Amerika Serikat bermesin bensin yang rakus bahan bakar. Faktor irit ini pun mampu menutup mata pasar saat itu, tentang kinerjanya yang lambat dan tarikannya kurang kuat.

Pada awalnya truk ini dibekali dengan mesin OM312, 4.850 cc dengan daya 100 hp. Namun pada tahun 1964 mesin yang dirasa underpower tersebut digantikan oleh mesin OM352, 6 silinder inline, 5.700 cc, direct injection. Kinerja membaik dengan kemampuan menghimpun daya 110 hp. Kemudian di akhir 60-an mesin ditingkatkan outputnya menjadi 126 hp/2800 rpm dan torsi 375 Nm/1500 rpm.

Walau bertenaga pas-pasan, namun berkat racikan rasio transmisi yang tepat menjadikan truk ini mampu dibebani dengan muatan yang sangat berat. Selain itu mesinnya pun tergolong bandel, tidak mudah overheat dan tentunya irit sehingga langsung jadi buah bibir di kalangan pengusaha dan supir truk saat itu.

Hal lain yang mendukung kesuksesan Si Bagong ini adalah kelenturan sasis yang memberikan kontribusi pada traksi ban yang lebih baik sehingga truk ini seolah tidak pernah kehilangan cengkeraman di berbagai kondisi jalan. Kelebihan lain dari sasisnya adalah kuat, kokoh dan tidak mudah retak.

Masa edarnya di Indonesia rampung di pertengahan 80-an dan walaupun saat ini sudah tergolong uzur, namun sesekali truk masih sering dijumpai di jalanan dengan berbagai tugas yang diembannya.

Walau sudah jadi sejarah, namun ternyata sampai saat ini Si Bagong masih diproduksi oleh Iran Khodro Diesel Company dengan nama Khawar.

Khawar, buatan Iran Khodro Diesel 

Tags Terkait :
Mercedes-benz L-Series 911
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Bus
Tiga Bus Kota Listrik Ini Siap Diadu untuk Rebut Mahkota 'Bus of the Year 2019' Eropa

Bus listrik Heuliez GX, bus Irizar ie-Tram dan Mercedes-Benz Citaro Light Hybrid seluruhnya pernah ditampilkan ke publik sekaligus menjadi premier (penampilan perdananya) di Busworld Koryrijk 2017.

8 tahun yang lalu


Bus
Bus Mercedes-Benz Citaro Jadi Shuttle Resmi Selama IAA Hannover

Dua unit bus Citaro untuk mengangkut pengunjung di ajang pameran kendaraan komersial IAA International Commercial Vehicle Show di Kota Hannover, Jerman yang berlangsung minggu ini.

9 tahun yang lalu


Bus
Ini Tiga Dealer Terbaik Mercedes-Benz Untuk Segmen Bus Dan Truk

DCVI umumkan dealer terbaik Mercedes-Benz bus truk 2025: PT Star Wagen Indonesia juara umum, Citrakarya Pranata sasis bus terlaris, Mas Auto Germania Axor unggul.

1 bulan yang lalu


Bus
Ternyata Hal Ini Jadi Alasan Bus Dan Truk Listrik Mercedes-Benz Belum Beroperasi Di Indonesia

Ekosistem isi ulang daya listrik kendaraan komersial belum siap

1 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Pelajar Sampai Pencari Kerja Diusulkan Gratis Naik Transjakarta

Sarana transportasi umum perlu lebih intensif melayani warga yang kondisi ekonominya belum memadai.

1 hari yang lalu

Truk
Biosolar B50 Resmi Diluncurkan, Sudah Tersedia di SPBU

Selain untuk mengurangi ketergantungan impor bahan bakar juga untuk mengurangi efek emisi rumah kaca.

1 hari yang lalu


Bus
Medium Bus Hino Terus Rambah Wilayah Sumatra

Kebutuhan medium dari operator bus nasional terus meningkat.

1 hari yang lalu


Truk
Toyota dan Isuzu Bikin Truk Hidrogen Berbasis Elf

Truk Hidrogen diklaim punya banyak keunggulan dibandingkan truk listrik.

1 hari yang lalu


Bus
Ini Bedanya Mengantuk dan Microsleep, Keduanya Bisa Mematikan

Masih jadi bahaya laten pengemudi bus maupun truk.

1 hari yang lalu