Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityPikap

Pikap Elektrik Kurang Diminati Di Amerika?

Masalah klasik mobil listrik di Amerika serupa dengan Indonesia
Pikap
Minggu, 31 Juli 2022 16:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Paling tidak sudah ada tujuh nama pikap bertenaga listrik yang sudah dilansir di Amerika Serikat selama dua tahun ini. Sebut saja; Rivian R1T, Tesla Cybertruck, GMC Hummer EV, Bollinger B2, Ford Electric F-150, Lordstown Endurance, sampai Nikola Badger.

Namun begitu, sebenarnya pasar mobil baru di Negeri Paman Sam itu tidaklah terlalu menggembirakan untuk mobil listrik. Meskipun begitu, menurut kantor berita Bloomberg, pasar otomotif Amerika Serikat yang tahun 2025 akan ada 284 juta unit kendaraan, sudah melewati ‘masa kritis’.

Ya, penjualan mobil baru di Amerika Serikat tahun 2022 saja diperkirakan akan ada 17 juta unit. Negara bagian yang paling besar populasi mobilnya adalah California. Dan tren penjualan mobil bertenaga listrik sedang bergerak melewati 5 persen dari seluruh penjualan mobil baru.

Angka itu memang terlihat masih kecil, tetapi tren positif itu masih didominasi oleh konsumen yang berada di fase mencoba kinerja mobil listrik. Dengan beragam inovasi yang terus dikembangkan oleh pabrikan Amerika sendiri, tentu pabrika non Amerika juga tidak pasif, pasar akan terus diberi stimulus untuk menyerap lebih besar lagi mobil listrik.

BACA JUGA

Kendala yang masih sering dihadapi oleh pembeli mobil baru saat ada pilihan mobil listrik masih seputaran cerita klasik. Sebut saja; masih belum meratanya stasiun pengisian daya, harga mobil masif relatif tinggi, sampai masih rendahnya informasi detail soal mobil listrik di mata konsumen.

Lembaga riset JD Power dalam rilis terakhir di semester pertama 2022 juga menyebut bahwa data yang ada menyebutkan ada 34 persen responden belum memilih mobil bertenaga lsitrik sebagai mobil baru mereka. Salah satu alas an yang mengemuka adalah masih belum sesuainya kapasitas listrik di rumah mereka untuk bisa dibagi dengan pengisian daya sebuah mobil listrik.

Walaupun JD Power juga menyebutkan bahwa ada tren minat yang terus meningkat terhadap mobil listrik di konsumen Amerika Serikat.  


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #pikap #mobillistrik #EV #mobilbaru
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Musim Lebaran: Terminal Kalideres Cuma Buat Bus AKAP Yang “Sehat”

Langkah preventif menjaga keselamatan dan kenymanan perjalanan

2 tahun yang lalu


Berita
GIICOMVEC 2024: Hadir Beragam Teknologi ‘Hijau’

Akan hadir juga banyak penyedia suku cadang maupun peranti aftermarket

2 tahun yang lalu


Berita
Naik Harga, Tiket Bus AKAP Ke Jateng dan Jatim Jelang Natal

Tujuan ke Sumatera harga tetap

2 tahun yang lalu


Berita
Kepala Terminal Kampung Rambutan: Pemudik Jangan Terima Minuman Dari OTK

Selalu waspada setiap saat

2 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

16 jam yang lalu

Bus
Tarif Transjabodetabek Akan Naik Signifikan

Akan diawali tarif baru untuk rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta.

1 hari yang lalu


Truk
Peran Karoseri Bagi Mercedes-Benz Tak Hanya Identik Untuk Bus

Pasang bodi tambahan di atas sasis truk juga butuh penanganan khusus.

1 hari yang lalu


Bus
Indonesia Stop Impor Solar Bulan Juli 2026, Akan Diganti B50

Indonesia stop impor solar Juli 2026 diganti B50. Pemerintah akan menerapkan biodiesel 50 persen berbasis sawit mulai 1 Juli 2026 untuk memperkuat kemandirian energi nasional.

1 hari yang lalu

Bus
Ini Jumlah Bus di Seluruh Indonesia Bulan Juni 2026

Data per 1 Juni 2026 mencatat 313.385 unit bus di seluruh Indonesia. Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Jawa Timur menjadi tiga provinsi dengan populasi bus terbanyak.

1 hari yang lalu