Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Ini Arti Kode Sasis Bus Hino, Volvo, Golden Dragon, dan Scania

Spesifikasi demi muluskan performa bisnis pemilik bus
Bus
Sabtu, 30 Juli 2022 18:45 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Sedikit berbeda dalam memilih mobil pribadi, memilih kendaraan komersial jamaknya lebih melihat soal spesifikasi teknis. Karena hal itu akan membantu calon pembeli dalam merencanakan rencana usahanya.

Dimensi, daya angkut, kapasitas mesin, sampai ketersediaan suku cadang akan jadi hal-hal yang sangat diperhatikan oleh calon pembeli kendaraan komersial. Tentu saja termasuk calon pembeli sasis bus.

Jika sasis bus Mercedes-Benz dikenal dengan kode-kode seperti OH 1626 ataupun OC 500 RF 2542 maka pabrikan lain seperti Volvo, Scania, maupun Hino juga punya kode tersendiri untuk menengarai produk buatan mereka.

Volvo B11R lebih bisa ‘dibaca’ sebagai penegasan tentang kapasitas dapur pacunya yang sebesar 11.000 cc dengan 6 silinder ditambah turbocharger. Diklaim bisa hasilkan ptensi daya puncak sampai 430 daya kuda.

BACA JUGA

Sementara itu, rekan senegaranya, seri sasis Scania K410IB yang juga populer ini lebih menegaskan soal potensi besaran daya maksimal sebesar 410 daya kuda dari mesin 6 silinder berkapasitas 13.000 cc. Baik Volvo maupun Scania  menggunakan sasis model space frame.  

Sementara itu nama besar lain seperti MAN (Maschinenfabrik Augsburg-Nurenberg) yang berasal dari Jerman memang punya gaya yang lain lagi dalam penyematan seri sasisnya. Seri MAN R37 tidak bisa secara gamblang diketahui spesifikasi teknis maupun performanya kecuali mencari tahu secara khusus.

MAN R37 dibekali mesin seri D2676 Common-rail dan berkapasitas 12.419 cc. Mesin dari pabrikan yang termasuk kerajaan otomotif Volkswagen AG diklaim bisa hasilkan potensi daya puncak sebesar 460 daya kuda.

Pabrikan dari Tiongkok yang masih eksis di arena transportasi bus adalah Golden Dragon. Produk jagoannya diberi seri XML6127D53, dikenal punya kenayaman setara bus buatan Erooa namun dengan label harga di bawah bus merek Jepang.

Mesinnya berlabel Yuchai YC6L 330-30 dengan kapasitas 8.424 cc. Dapur daya yang dilengkapi turbocharger plus intercooler itu diklaim bisa keluarkan daya maksimal sampai 230 PS.

Kampiun kendaraan niaga dari Jepang seperti Hino termasuk gamblang menjelaskan spesifikasinya pada penamaan seri sasinya. Seperti produk terbarunya Hino RN 285. Dapur pacunya berkode J08E-VT (7.684 cc), ada 6 silinder in-line direct injection ditambah turbocharged aspirated sehingga diyakini mampu hasilkan tenaga puncak sampai 285 PS.


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Toyo Tire Rilis Ban ‘Terbaik’ Untuk Pikap Listrik

Tahun 2024 pasar Amerika Serikat dapat jatah pertama di dunia

2 tahun yang lalu


Pikap
Suzuki Super Carry “X Limited”, Pikap Tak Lagi ‘Culun’

Konsepnya “Tough and Fearless”

2 tahun yang lalu


Van
Nah, Daihatsu Atrai Sedang Tes Jalan Nih?

Atau akan hadir sebagai 'All New' Luxio tahun depan?

2 tahun yang lalu


Pikap
Toyota Hilux Rangga Didukung 50 Karoseri

Sebagai salah satu strategi ‘grebek pasar’, seluruh pesanan bodi harus terakomodir

2 tahun yang lalu


Terkini

Pikap
Bak Kuping, Desain Pikap Klasik yang Bertahan Puluhan Tahun Sebelum Akhirnya Punah

Tonjolan rumah roda di luar bak membuat pikap klasik Amerika tampil unik. Inilah bak kuping, desain yang dulu jadi standar sebelum akhirnya hilang dari pasaran.

9 jam yang lalu


Truk
Lagi-Lagi, Truk Rem Blong Makan Korban Jiwa

Manajemen perawatan kendaraan dan kemampuan mengemudi masih dianggap remeh.

9 jam yang lalu


Truk
Boomerang Suspension, Suspensi Unik Truk Inovasi Dari Brazil

Bentuknya mirip bumerang dan fungsinya menjaga roda tetap menapak di medan ekstrem. Inilah Boomerang Suspension, inovasi unik Engesa yang tak pernah jadi standar industri truk.

12 jam yang lalu

Truk
Mengapa Truk Pakai Ban Ganda di Belakang? Ternyata Sudah Ada Sejak Lebih dari Seabad Lalu

Truk besar hampir selalu punya dua ban di tiap sisi roda belakang. Ternyata konfigurasi ini sudah dipakai sejak 1908 dan lahir dari kebutuhan mengangkut beban lebih berat.

1 hari yang lalu


Bus
Ramp Check Bus Libur Nataru 2026 Sudah Mulai Dilakukan

Musim Nataru 2025 ada pengurangan kecelakaan angkutan darat secara signifikan.

1 hari yang lalu