Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityPikap

Suzuki Carry 1000, Si Legenda Pikap Bermesin Seliter

Carry 1000 hadir selama 22 tahun dan mengandalkan mesin 'bandel' tipe F10A berkapasitas seliter (1.000 cc) yang legendaris dan banyak digunakan pada produk Suzuki lainnya.
Pikap
Rabu, 18 Maret 2020 17:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Boleh dikatakan bahwa sosok yang satu ini merupakan salah satu  kisah sukses Suzuki di Indonesia, di mana secara penjualan produk ini jadi tulang punggung Suzuki Indonesia selama bertahun-tahun. Nama aslinya adalah Carry ST100 namun lebih akrab disebut sebagai Carry 1000 di kuping lokal.

Kiprahnya mulai pada 1984, menggantikan posisi ST80 'Trungtung' bermesin dua langkah, yang berjasa membuka segmen pikap bagi Suzuki di Indonesia. Nama 'Bagong' disematkan pada kendaraan ini lantaran sepasang lampu bundar besar dan 'gril' melintang di tampilan depannya.

Suzuki ST100 memakai mesin F10A yang sebelumnya sudah dikenal kebandelannya sejak Jimny SJ410 dijajakan pada 1982, hal ini menjadi salah satu komoditi iklan yang membuat Carry 1000 diterima dengan baik di pasaran Indonesia.

BACA JUGA

Mesin 4 silinder, OHC berkapasitas 970 cc ini, mampu menggelontorkan daya 44 hp/5.300 rpm dan torsi 75Nm/3.200 rpm. Tenaga dan toris ini disalurkan melalui transmisi full synchromesh 4 percepatan, yang lantas putarannya diteruskan ke gardan belakang.

Alhasil, performa Carry 1000 pun cukup memuaskan dan boleh dikatakan bahwa merupakan yang terbaik di jamannya. Meski torsi puncaknya tergolong di bawah rival yang juga di kategori 1.000 cc, namun berjumlah 3 silinder. Tetapi, dengan jumlah silinder yang jamak ini, justru memberikan keunggulan, yaitu minim getaran dan konsumsi bahan bakar yang hemat. Ditambah, mesin F10A tergolong mesin yang minim perawatan. 

Dari segi suspensi, Carry menggunakan suspensi McPherson pada bagian depan dan per daun di bagian belakang. Generasi awal ini menggunakan rem tromol pada bagian depan dan belakang tanpa booster rem.

Carry 1000 'Bagong'

Tak hanya laris manis sebagai kendaraan pikap, versi minibus Carry 1000 pun banyak diminati oleh kalangan karoseri seperti Adi Putro, Tugas Anda, Gadjahmada dan lain sebagainya.

Pada 1986, Suzuki mengupgrade sistem rem dengan menambahkan booster, selain itu opsi yang varian lebih mewah pun hadir dengan lampu berbentuk trapesium yang dijual berdampingan dengan Carry Bagong. Hanya saja model model lampu trapesium ini hanya bertahan 6 bula, karena kurangnya peminat. Varian ini sebagian besar digunakan sebagai bahan karoseri minibus.

Carry Trapesium, sepi peminat dan kebanyakan untuk minibus

Tepat pada 1988, perubahan besar muncul dengan hadirnya perubahan desain pada bagian interior dan eksterior. Model baru yang diberi nama Suzuki Carry Extra, ini menggunakan lampu kotak dan desain bumper baru, sedangkan pada bagian interior nampak desain baru pada dasbor plus hadirnya tachometer sebagai standar.

Selain itu, kabin dibuat lebih lega, sehingga kaki penumpang dapat lebih 'selonjoran', ketimbang pada Carry 'Bagong'.  Pembaruan lain, yaitu menggunakan rem cakram berventilasi pada roda depan.

Namun, sumber penggeraknya, masih tetap mengandalkan F10A, dengan hasil output yang direvisi menjadi 47hp dan torsi 76 Nm. Begitu pula dengan penyalur daya mesinnya, transmisi manual 5 percepatan menjadi andalan.

Perubahan terbesar hadir pada 2005 dengan menggunakan sistem injeksi elektronik multi-point buatan Bosch, yang menggantikan sistem karburator. Selain memiliki emisi gas buang lebih baik, mesin ini pun lebih bertenaga, menjadi 50 hp dan torsi 78 Nm.

Setelah 22 tahun berkiprah,  atau hanya setahun mesin lebih segar yang menggunakan sistem injeksi, Suzuki Carry 1000 harus dipurnatugaskan.

Dengan dihapusnya Carry 1000, maka berakhir pula kiprah mesin F10A di Indonesia. Salah satu yang membuat mesin ini cukup digemari di Indonesia, selain sparepart melimpah, murah meriah dan satu lagi, mesin ini punya desain unik pada kepala silindernya, apabila timing belt putus, tak perlu khawatir klep akan bengkok terhantam piston.

Sampai saat ini Carry 100 masih dianggap sebagai salah satu pikap yang dapat diandalkan dan masih nampak berkeliaran menunaikan tugasnya sebagai pengangkut barang.


Tags Terkait :
Suzuki Carry 1000 F10A
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Setelah 11 Tahun Tak Ganti Model, Inilah Bocoran Suzuki Carry Terbaru

Sebagai permulaan Suzuki Eeco model terbaru akan masuk dapur produksi pada akhir Juli 2022 kemudian akan meluncur di pasar domestik India pada Oktober-November tahun ini.

4 tahun yang lalu


Pikap
Maruti Suzuki Luncurkan Carry Bi-Fuel Yang Punya Perangkat Safety Lebih Lengkap

Mobil pikap ini masuk dalam Mission Green Million Suzuki di India

6 tahun yang lalu


Berita
Setelah Jepang, BYD Racco Akan Hadir di Dua Negara Ini

Setelah debut di Jepang, BYD mulai memperluas pemasaran mobil listrik mungil Racco ke negara lain yang menggunakan sistem setir kanan (RHD).

1 hari yang lalu

Berita
Suzuki Bawa Tiga Model Hybrid di Bandung dan 10 Konsumen Dapat Suzuki Burgman Street 125 EX

Selain membawa unit terbaru, Suzuki juga menawarkan promo menarik selama gelaran GIIAS termasuk hadiah motor.

1 hari yang lalu


Berita
Di Indonesia Jadi Mobil Angkut Cabai, di Filipina Suzuki Carry Asal Indonesia Jadi Mobil Patroli Polisi

Suzuki Carry di Filipina dijadikan kendaraan patroli polisi

3 minggu yang lalu


Berita
Suzuki Hadirkan Beragam Sales Program Menarik di GIIAS 2026, Mulai dari DP Ringan hingga Promo Aftersales

Suzuki menghadirkan promo Suzuki GIIAS 2026 dengan DP ringan serta berbagai program aftersales, termasuk diskon suku cadang dan voucher selama pameran di ICE BSD City.

1 bulan yang lalu


Berita
5 Hal Yang Bikin Suzuki Tetap Kompetitif Untuk Dimiliki

Suzuki menawarkan biaya kepemilikan Suzuki kompetitif melalui efisiensi bahan bakar, biaya servis berkala terjangkau, harga suku cadang, serta jaringan layanan yang luas di Indonesia.

1 bulan yang lalu


Pikap
Daihatsu Gran Max Masih Kuasai Pasar Pikap Ringan Nasional

Daihatsu Gran Max kuasai pasar pikap ringan 2025 dengan 56% pangsa Low Pick Up (14.849 unit) dan 92% Low Semi Commercial hingga Mei.

4 bulan yang lalu


Terkini

Bus
MAN Bikin Tes Bus Kota Tanpa Sopir di Jalur Harian

Pihak MAN menyebut bus tanpa pengemudi adalah tren masa depan

10 jam yang lalu


Bus
Sora Bus Hidrogen Versi Terbaru Kolaborasi Toyota dan Isuzu

Teknologi hidrogen dipadukan teknologi kendaraan listrik dalam satu paket bus kota.

1 hari yang lalu


Bus
Jarak Tempuh Jadi Kendala, Juragan 99 Trans Tunggu Bus Listrik Bisa Tempuh 900 Km

Menurutnya, kebutuhan jarak tempuh bus untuk rute yang dijalankan Juragan 99 Trans saat ini mencapai minimal 900 km.

1 hari yang lalu


Bus
Juragan 99 Trans Buka Trayek Bogor-Yogyakarta, Tiket Mulai Rp 458 Ribu

Layanan perdana rute tersebut mulai beroperasi pada Sabtu (10/10) dengan menggunakan bus double decker yang dilengkapi tiga pilihan kelas, yakni sleeper, business, dan private.

1 hari yang lalu

Bus
Mitsubishi MR470, Salah Satu Perintis Desain Bus Bodi Monokok

Konsepnya hadir sebagai bus yang efisien dalam pengoperasian dan perawatan.

1 hari yang lalu