Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityPikap

Bursa Mesin Mitsubishi L300, 4D56T Vs 4N14. Pilih Yang Mana?

Mitsubishi memiliki beberapa mesin yang bisa dijadikan pilihan, namun tampaknya mesin 4D56T lebih realistis untuk kondisi pasar Indonesia.
Pikap
Kamis, 16 Januari 2020 08:15 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Era penggunaan Biosolar B30 sudah mulai bergulir sejak awal tahun 2020 ini, sedangkan ketok palu untuk aplikasi standar emisi Euro 4 akan digulirkan tahun 2021 mendatang.

Beberapa pabrikan sudah menyiapkan startegi untuk menghadapi dua hal ini, terutama untuk menyesuaikan sertifikasi Euro 4. Salah satunya Isuzu, yang akan menjejalkan mesin Traga versi Filipina yang berteknologi common-rail dan tentunya berstandar emisi Euro 4. Menurut pihak Isuzu, akan ada beberapa penyesuaian pada mesin Traga jika nanti standar emisi ini diterapkan.

Namun dari pihak Mitsubishi yang juga bermain pada segmen Traga justru belum angkat bicara. Seperti kita tahu, bahwa dengan L300, pabrikan Tiga Berlian ini masih menjadi penguasa kelas kendaraan Cabin On Engine (COE) bermesin diesel, dengan rapor penjualan 24.956 unit (data Gaikindo sampai Oktober 2019), atau hampir lima kali lipat dari rekor jualan Traga (4.396 unit ) di periode yang sama.

BACA JUGA

“Sampai detik ini kami belum bisa memberikan keterangan apapun tentang rencana Mitsubishi terhadap L300 di Indonesia,” terang  Jerry Amran, Head of Media & Corporate Relations Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Bungkamnya MMKSI ini tak bisa membendung spekulasi tentang bursa calon mesin yang akan dijejalkan pada sang legenda kendaraan kerah biru ini. Kemungkinan menggunakan mesin 4N14 seperti halnya L300 Filipina atau mesin lain seperti yang diandalkan oleh Triton, yakni 4D56T.

Dari spesifikasi, 4N14 mampu menoreh daya 97,85 dk/3.500 rpm dan torsi 200 Nm/1.000-3.500 rpm (spesifikasi Mitsubishi Filipina). Sementara, mesin 4D56T punya banyak varian, namun spekulasi kita fokus ke tipe yang digunakan oleh kasta terendah Triton yakni HDX single cabin ataupun double cabin yang kami rasa pas digunakan pada L300.

Pada dasarnya mesin ini punya standar emisi Euro 4, namun kemudian mengadopsi standar Euro 2 untuk menyesuaikan dengan kondisi bahan bakar di Indonesia. Generasi Triton HDX terbaru saat ini menggunakan mesin berdaya 79dk/4.000 rpm dan torsi 200Nm/1.500-3.500 rpm. Mungkin jika dikembalikan ke standar Euro 4 dan disesuaikan dengan Biodiesel B30 akan ada perbedaan spesifikasi, tetapi kita gunakan spesifikasi dari brosur yang ada saat ini.

Jika dari kemampuan mengayuh performa, keduanya punya perbedaan yang lumayan besar pada output tenaganya, namun nyaris sama dalam hal torsi. Perlu diingat bahwa volume 4N14 hanya 2.200 cc, sedangkan 4D56T 2.500 cc. Mesin L300 Pinoy boleh saja lebih modern, namun menurut pendapat kami tetap saja, mesin 4D56T masih akan jadi pilihan yang realistis untuk di Indonesia.

Memang, mesin 4D56T tergolong mesin gaek, namun mesin ini sudah terbukti andal dan terpercaya, sedangkan mesin 4N14 masih tergolong ‘bocah anyar’ dalam ring. Tabiatnya belum banyak diketahui oleh banyak kalangan, begitupun dengan daya tahannya.

Salah seorang narasumber kami yang di Banjar Baru, Kalimantan Selatan, yang akrab dengan L300 ataupun Triton mengatakan, dirinya berharap Mitsubishi Indonesia akan gunakan mesin 4D56T. “Mesin ini terbukti bandel bahkan pada Triton yang sudah common-rail. Orang bengkel sudah cukup familiar dan kami bisa bertukar sparepart antara L300 dan Triton,” terang pria berkacamata minus ini. “Ujung-ujungnya bisa lebih ekonomis,” kekehnya menutup pembicaraan.

L300 Filipina gunakan mesin baru 4N14

Tags Terkait :
Mitsubishi L300 Mesin Diesel
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Pikap
Mitsubishi Sanggup Partisipasi Penuhi Kebutuhan Pikap Untuk KopDes Merah Putih

Mitsubishi menyatakan sanggup penuhi kebutuhan Kopdes apabila dilibatkan

3 bulan yang lalu

Van
Opel Zafira Yang Legendaris Itu Kini Jadi Melar

Bisa dijadikan kendaraan penumpang maupun angkut barang

3 bulan yang lalu


Van
Mitsubishi Versa Van, Calon Pengganti L300?

Peluang pasar van ukuran mid-size di Indonesia terbilang besar

3 bulan yang lalu

Bus
Ternyata Begini Spek Cairan Radiator Coolant Buat Bus dan Truk

Di sisi lain, dirinya menjelaskan jika coolant mesin heavy duty umumnya menggunakan sistem wet sleeve (selongsong basah) yang memerlukan perlindungan ekstra dari korosi.

8 bulan yang lalu


Van
Mercedes-Benz MB100 AMG: Van Paling Langka Saat Ini?

Tidak diketahui jumlah pastinya yang sudah diproduksi

1 tahun yang lalu


Berita
Toyota Hilux Rangga, Pilih Varian Yang Mana?

Toyota Hilux Rangga telah menyapa pasar nasional. Mobil niaga ringan yang dibangun di atas platform IMV-0 dan hadir dalam dua opsi yakni tipe Standard dan High.

1 tahun yang lalu


Pikap
Inilah Beda Sasis Toyota Rangga VS Toyota Champ

Keduanya satu platform yang sama

1 tahun yang lalu


Pikap
Setelah Toyota Rangga Hadir, Apakah Toyota Hilux Punah?

Keduanya memakai platform serupa

1 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Truk Lagi-Lagi Rem Blong di Bekasi, Hilangkan Nyawa Sia-Sia

Perawatan kendaraan menjadi salah satu pangkal masalah.

1 jam yang lalu


Bus
Organda: Transportasi Umum Indonesia Darurat BBM

Terkendala soal barcode sampai tersendatnya pasokan solar menjadi masalah yang tak terpecahkan hingga sekarang.

1 hari yang lalu

Bus
Jangan Lengah Saat Menyewa Bus Pariwisata Di Musim Liburan

Pastikan selalu armada sewaan dalam kondisi laik jalan dalam hal teknis maupun administrasi agar terhindar dari potensi kecelakaan.

1 hari yang lalu


Truk
Steinwinter Supercargo 20.40, Truk Berdesain Radikal Yang Tak Pernah Diproduksi Masal

Steinwinter Supercargo 20.40 adalah truk konsep semi-trailer berdesain radikal yang diperkenalkan pada 1983 namun tak pernah diproduksi masal karena kendala visibilitas.

1 hari yang lalu

Bus
Antisipasi Musim Liburan, Lokasi Ramp Check Bus Tidak Hanya di Terminal

Instansi terkait akan melakukan ramp check di berbagai titik termasuk di rest area dan pool bus.

1 hari yang lalu