Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Perjalanan Menggunakan Bus AKAP Semakin Diminati, Ini Buktinya

Ditjen Hubdar mencatat 1,7 juta perjalanan bus AKAP pada Januari-Juni 2026 yang diawasi digital melalui TOS di 115 terminal tipe A.
Bus
Jumat, 19 Juni 2026 18:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Jumlah bus AKAP terus bertambah seiring meningkatnya peminat perjalanan darat (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


BUS-TRUCK - Berdasarkan data Electronic Registration Identification asuhan Korlantas Polri tertanggal 1 Juni 2026, jumlah bus di 38 Provinsi seluruh Indonesia sebanyak 313.385 unit. 

Dari jumlah tersebut, berdasarkan catatan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), pada periode Januari-Juni 2026 sudah terjadi 1,7 juta perjalanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di seluruh Indonesia. 

Jutaan perjalan itulah yang telah diawasi oleh Kemenhub melalui Ditjen Hubdar secara digital guna memastikan kelaikan kendaraan dan keselamatan penumpang. Sebagaimana diungkapkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, pekan ini (15/6/2026). 

Sejurus kemudian Aan, seperti dikutip dari Antara, menjabarkan bahwa pihaknya terus memperkuat pengawasan terhadap penyelenggaraan angkutan orang guna memastikan aspek kelaikan kendaraan dan kepatuhan operator.

BACA JUGA

Ratusan ribu unit bus di seluruh Indonesia itu diawasi secara digital melalui pemanfaatan aplikasi Terminal Online System (TOS) yang penerapannya sudah mencakup 115 Terminal Penumpang Tipe A di seluruh Indonesia.

Aan mengatakan pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi TOS memungkinkan petugas melakukan pengawasan angkutan umum secara lebih efektif.

Tiga besar pelanggaran bus AKAP yang ditemukan yaitu ketidaksesuaian trayek, KIR dan ijin operasional yang kadaluwarsa(Foto : ilham)

Baca juga:  Untuk Kesekian Kalinya, Kantuk Sopir Bus Berujung Petaka

Baca juga: Laka Fatal Bus ALS Di Sumsel Bukti Ramp Check Masih Formalitas

Masih ada ratusan ribu pelanggaran 

Berdasarkan hasil pengawasan pada TOS periode 1 Januari hingga 12 Juni 2026, layanan AKAP yang terpantau berangkat melalui Terminal Tipe A (TTA) mencapai 1.709.993 kali perjalanan dan layanan AKAP yang datang sebanyak 1.759.161 kali perjalanan.

Selain itu, Kemenhub mencatat jutaan layanan bus AKAP tersebut sudah mengangkut 22.769.512 penumpang berangkat dan 21.790.578 penumpang datang melalui TTA.

Melalui pemantauan secara digital tadi, prosesnya diyakini lebih efektif dan dapat mengidentifikasi berbagai pelanggaran yang berpotensi mempengaruhi keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya. Adapun dari hasil pengawasan terhadap kendaraan yang berangkat dari 115 TTA, Ditjen Perhubungan Darat menemukan sebanyak 989.176 kali perjalanan (57,85 persen) terindikasi melakukan pelanggaran dan 720.817 kali perjalanan (42,15 persen) dinyatakan tidak melanggar.

Sementara itu, dari bus AKAP yang datang, tercatat sebanyak 1.011.044 kali perjalanan (57,47 persen) terindikasi melakukan pelanggaran dan 748.117 kali perjalanan (42,33 persen) dinyatakan tidak melakukan pelanggaran. (EW)

Pengawasan terhadap bus Pariwisata juga perlu diperketat karena frekuensi mobilitasnya juga tinggi. (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Tags Terkait :
Bus Akap
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Transjabodetabek Akan Buka Rute Sampai Bandung dari Blok M

3 hari yang lalu

Truk
Skyworth Z9, Head Tractor Otonom Pertama Yang Dipasarkan Secara Umum

Satu operator bisa menjalankan sampai 18 unit kendaraan.

1 minggu yang lalu


Bus
Mitsubishi MR470, Salah Satu Perintis Desain Bus Bodi Monokok

Konsepnya hadir sebagai bus yang efisien dalam pengoperasian dan perawatan.

2 minggu yang lalu


Bus
Kemenhub: Kecelakaan Bus Tertinggi Ketiga Nasional

Perusahaan otobus makin dituntut menerapkan standar pelayanan dan operasional armada sesuai regulasi nasional.

1 bulan yang lalu


Terkini

Truk
Boomerang Suspension, Suspensi Unik Truk Inovasi Dari Brazil

Bentuknya mirip bumerang dan fungsinya menjaga roda tetap menapak di medan ekstrem. Inilah Boomerang Suspension, inovasi unik Engesa yang tak pernah jadi standar industri truk.

2 jam yang lalu

Truk
Mengapa Truk Pakai Ban Ganda di Belakang? Ternyata Sudah Ada Sejak Lebih dari Seabad Lalu

Truk besar hampir selalu punya dua ban di tiap sisi roda belakang. Ternyata konfigurasi ini sudah dipakai sejak 1908 dan lahir dari kebutuhan mengangkut beban lebih berat.

1 hari yang lalu


Bus
Ramp Check Bus Libur Nataru 2026 Sudah Mulai Dilakukan

Musim Nataru 2025 ada pengurangan kecelakaan angkutan darat secara signifikan.

1 hari yang lalu


Truk
Iveco Kini Dimiliki Oleh Tata Motors

Pabrikan Italia itu perlu sokongan investasi baru untuk bertahan dan berkembang dan pabrikan India itu butuh penguasaan teknologi yang lebih mutakhir

1 hari yang lalu


Bus
Hyundai Sediakan Bus Listrik Untuk Kelas Berjalan Buat Siswa SMP

Merupakan bagian dari kegiatan global dalam hal pembelajaran soal teknologi termutakhir.

1 hari yang lalu