Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Pegawai Swasta Juga Nantinya Wajib Naik Transjakarta

Perlunya semakin diperkuat moda angkutan yang melintasi pemukiman.
Bus
Sabtu, 14 Juni 2025 09:30 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Bus listrik Transjakarta terus ditambah armada dan rutenya. (Foto: SAG)


BUS-TRUK - Gubernur Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyebutkan bahwa saat ini pihaknya sedang mengkaji kebijakan agar pegawai swasta di Jakarta juga wajib menggunakan Transportasi umum seperti Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Sekarang ini ada permintaan dari pihak swasta (untuk naik angkutan umum). Apakah kemudian sudah saatnya swasta pada hari Rabu juga naik kendaraan transportasi publik. Saya sedang kaji itu,” kata Pramono saat dijumpai di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara, pekan ini (12/6). Seperti dikutip dari Antara. 

Sebelumnya, Pramono sempat mengumumkan bahwa peraturan Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib naik transportasi umum setiap Rabu berhasil meningkatkan 100 ribu penumpang Transjakarta. Kebijakan itu tertuang dalam Instruksi Gubernur (Ingub) Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 6 Tahun 2025.

BACA JUGA

“Kemarin hasil evaluasi kami dan juga laporan dari Dirut Transjakarta, ketika ASN hari Rabu kita minta untuk naik transportasi umum, kenaikan Transjakarta dari 1,3 menjadi 1,4 juta penumpang. Artinya ada kenaikan 100 ribu,” ujarnya.

Dijelaskannya lagi, kenaikan itu dinilai karena jumlah ASN di Jakarta sebanyak 62 ribu orang. Artinya, menurut Pramono, jika jumlah kenaikan mencapai 100 ribu penumpang, maka keluarga dari para ASN juga diperkirakan ikut menggunakan transportasi umum.

Hingga saat ini, peraturan tersebut diketahui masih terus dilanjutkan. Di Balai Kota Jakarta sendiri, setiap hari Rabu anggota keamanan akan berjaga di depan pagar dan melarang kendaraan pribadi masuk.

Program ini diketahui bertujuan untuk menekan angka kemacetan hingga polusi di Jakarta. Ke depannya, Pramono mengatakan Pemprov Jakarta akan terus meningkatkan layanan transportasi umum.

Telah dicanangkan juga target angka pengguna transportasi umum naik lima hingga 10 persen setiap tahunnya.

Baca juga: Krisis Pengemudi Bus Kompeten, TransJakarta Bikin Sekolah Mengemudi

Baca juga: Pemerintah DKI Jakarta Akan Bangun Banyak Taman Parkir Di Wilayah Penyangga Agar Nyaman Menunggu Angkot

Besaran Subsidi Penumpang Transjakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dalam kesempatan yang sama juga membeberkan bahwa Pemerintah Provinsi Jakarta selama ini memberikan subsidi Rp 11.500 per penumpang yang menggunakan layanan Transjabodetabek.

Subsidi ini diberikan untuk menekan harga tiket transportasi antar kota yang seharusnya Rp 15.000 per orang.

"Jadi sekarang ini setiap orang kita subsidi Rp 11.500. Karena memang harga tiket transportasi di Jabodetabek itu seharusnya Rp 15.000 setiap penumpangnya," urainya lebih lanjut. 

Meskipun untuk mendukung operasional layanan Transjabodetabek yang kini menjangkau wilayah penyangga seperti Bogor, Depok, Alam Sutera, maupun area Bekasi memang memberikan beban terhadap APBD Jakarta.

Kendati demikian, Gubernur Jakarta tetap berkomitmen untuk mengembangkan transportasi di dalam kota Jakarta, yakni dari koefisien luas bangunan (KLB) dan pengembangan berbasis transportasi atau Transit Oriented Development (TOD).

Lebih lanjut, Pramono juga menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta saat ini tengah menyiapkan secara matang perluasan layanan Transjabodetabek menyusul tingginya animo masyarakat.

Ditegaskannya juga, dibukannya rute-rute Transjabodetabek tidak akan diiringi pengurangan jalur yang dilewati Transjakarta di wilayah kota Jakarta sendiri. (EW) 

Armada pendukung Transjakarta juga perlu ditambah secepatnya jika ada kewajiban pegawai swasta naik Transjakarta. (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Tags Terkait :
Transjakarta Transjabodetabek
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Bus
50 Unit Bus Transjakarta Edisi Vintage Resmi Mengaspal 

Ke-50 bus Transjakarta livery Vintage ini ini menggunakan mesin Mercedes-Benz OH 1626 dengan maksimum gross vehicle weight (GVW) 16 ton dan ditenagai mesin diesel dengan turbo intercooler 260 HP.

9 tahun yang lalu


Bus
Membangkitkan Memori Lama Lewat Livery Vintage di Armada Transjakarta

Kembalikan kenangan masa jaya bus PPD dengan tampilan bus vintage pada bus Transjakarta. Sosok bus bergaya klasik ini diperkenalkan pada khalayak di Monas, Rabu (19/10) lalu.

9 tahun yang lalu


Berita
‘SMK’, Standar Antisipasi Kecelakaan Angkutan Massal Di Jabodetabek

Langka proaktif menjamin keselamatan di jalan raya

2 tahun yang lalu


Bus
Dua Puluh Tahun Transjakarta: Arena Uji Kuat Sasis Tronton

Sempet dicibir kini malah butuh lebih banyak armada

2 tahun yang lalu


Terkini


Truk
Di GIIAS 2026 Ada Isuzu Giga Yang Bisa Menyapu Jalan

Salah satu contoh fleksibilitas fungsional dari produk Isuzu.

1 hari yang lalu


Truk
Fuso Karoseri Award 2026: Konsistensi Menjaga Mutu Produk Berstandar Pabrikan

Karoseri merupakan salah satu ujung tombak di eksosistem kendaraan niaga.

1 hari yang lalu


Bus
DCVI Anggap Operator dan Mitra Karoseri Seperti Keluarga

Ditambah upaya konsisten menjaga pelayanan purna jual agar operasional para operator tetap terjaga.

1 hari yang lalu


Bus
Juragan 99 Sepakat Boyong Puluhan Unit Bus Di GIIAS 2026

Juragan99 Trans pesan 31 unit Volvo B11R GIIAS 2026 melalui PT Indotruck Utama. Perusahaan juga sepakat bangun dua unit double decker berbasis sasis Scania K450CB untuk layanan AKAP premium.

1 hari yang lalu


Bus
PO Bagong Borong 61 Unit Bus Hino Di GIIAS 2026

Dilakukan untuk penambahan armada serta peremajaan unit.

1 hari yang lalu