Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Pabrikan Transmisi Ikut Bikin Bus Listrik

Penguasa teknologi otomotif makin agresif
Bus
Kamis, 12 Januari 2023 16:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Untuk kesekian kalinya, agresivitas menyonsgong kendaraan listrik maunpun mobil tanpa sopir alias autonomous vehicle bisa disebut luar biasa. Dalam lima tahun terakhir tidak hanya pabrikan mobil atau motor yang sudah eksis, tetapi juga begitu banyak pabrikan suku cadang ikutan menyongsong era baru di dunia otomotif itu.

Salah satunya ZF yang bernama lengkap ZF Friedrichshafen AG., pabrikan Jerman yang dikenal sebagai raksasa transmisi ini juga sudah menyiapkan mobil masa depan yang dihadirkan masa kini. Bekerja sama dengan penyedia jasa transpotasi asal Amerika, Beep.

Bukan lagi sekadar konsep, karena kendaraan angutan penumpang yang tanpa pengemudi ini dilansir resmi saat gelaran Consumer Electronics Show alias CES di Las vegas, AS, awal tahun ini (5-8/1). Ini merupakan salah satu pameran paling bergengsi bagi pemain teknologi termutakhir.

“Bisa melayani perjalanan dalam kota dengan berbagai variasi kondisi lalu lintas” begitulah klaim atas kendaraan terbaru ini. Itu karena ada teknologi autonomous “Level 4” yang terbilang tinggi tingkatannya. Ya, karena pada tingatan teknologi ini mobil bisa dibilang mampu ‘berkiri sendiri’ atas beragam situasi yang berada di sekitarnya tanpa butuh bantuan manusia. Bahkan termasuk jika ada kendala teknis sekalipun.

BACA JUGA

Kedua belah pihak sudah mencanangkan aka nada BEEp dalam jumah ribuan unit kendaraan yang serupa angkot kalau di Indonesia. Ada dua piliha baterai, 50 dan 100 kWh sebagai sumber dayanya. Daya jelajah maksimalnya 128 kilometer, kecepatan maksimal 40 km/jam. Dan kakasitas bangkunya antara 22 sampai 37 tempat duduk.

Agar lebih mudah diakses oleh penyandang disabilitas, ada modul yang bisa dilewati kursi roda. Termasuk saat berada di dalam kendaraan.

Keraguan akan performa mobil angkutan manusia tanpa sopir ini ditepis jauh oleh pihak ZF dan Beep. Paling tidak, ada teknologi buatan ZF sendiri yang bernama ZF yang bernama ProConnect yang terhubung dengan semua sistem pada jaringan digital pada infrastruktur transportasi di Amerika. Ditambah teknologi ZF yang lain yag bernama ProAI, sebuah sistem supercomputer yang berisikan nyaris semua hal yang berkaitan dengan proses maupun protokol transportasi.


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Van
Toyota GranAce Makin Mewah Dengan Partisi dan TV 24 Inci

Digarap dalam waktu tiga bulan

2 tahun yang lalu

Berita
Musim Lebaran: Terminal Kalideres Cuma Buat Bus AKAP Yang “Sehat”

Langkah preventif menjaga keselamatan dan kenymanan perjalanan

2 tahun yang lalu


Berita
GIICOMVEC 2024: Hadir Beragam Teknologi ‘Hijau’

Akan hadir juga banyak penyedia suku cadang maupun peranti aftermarket

2 tahun yang lalu


Berita
Naik Harga, Tiket Bus AKAP Ke Jateng dan Jatim Jelang Natal

Tujuan ke Sumatera harga tetap

2 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Penjualan Mercedes-Benz Bus Naik, DCVI Serah Terima Puluhan Bus di Busworld

Sekaligus perkuat kemitraan lebih erat dengan pihak karoseri nasional.

18 jam yang lalu

Bus
Interior Bus Pariwisata Makin Mewah Sekaligus Nyaman

Karena permintaan layanan bus non reguler makin meningkat.

1 hari yang lalu


Bus
Soal Penyimpanan Solar B50 Di SPBU Masih Perlu Diwaspadai

Potensi kondensasi di kondisi cuaca pancaroba sangat dikhawatirkan.

1 hari yang lalu


Bus
Bodi Grantour Semakin Banyak Populasinya

Bodi Grantour Hino Bus 115 SDBL semakin populer di kalangan operator pariwisata, menjawab kebutuhan armada medium dengan desain nyaman dan efisien.

1 hari yang lalu


Truk
Warisan Mesin Horizontal Truk Pertama Mercedes-Benz

Posisi mesin horizontal diyakini bisa menyalurkan tenaga lebih maksimal sekaligus lebih efisien konsumsi energinya

4 hari yang lalu