Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Ini Tenaga Empat Sasis Bus ‘Tronton’ Paling Terkenal

Mana yang paling bertenaga?
Bus
Jumat, 15 September 2023 17:05 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Jika merunut dari gelaran GIIAS 2023 yang lalu, barisan bus dengan spesifikasi sasis double axle bertengger di tiga booth karoseri papan atas seperti Tentrem, Laksana, dan Adiputro. Sasis model ini berbungkus bodi bus double decker maupun high decker.

Sebagai gambaran, terlepas dari persoalan prestis, secara teknis peruntukan sasis double axle, sering juga disebut dual axle, sebenarnya spesifik berkaitan dengan kebutuhan operasional dari operator bus. Secara sederhana, adanya kebutuhan pengangkutan orang dan barang yang lebih banyak serta jarak tempuh yang sangat jauh memerlukan topangan sasus yang sesuai.

Adanya penopang bodi dengan roda yang lebih banyak membuat soal distribusi bobot dari bus lebih merata. Laju kendaraan akan lebih stabil saat muatan dalam kondisi maksimal. Hanya saja, bus dengan sasis double axle ‘kurang lincah’ dalam bermanuver jika dibandingkan dengan bus single axle.  

BACA JUGA

Nah, karena memang peruntukannya untuk menghela beban yang berat tentu pembangkit daya bus bersasis tronton juga bertenaga besar. Seperti pada empat sasis tronton yang terpopuler saat ini di pasar Indonesia. Salah satunya adalah Volvo B11R, mesinnya berkapasitas 10.800 cc dengan potensi daya puncak 430 daya kuda.

Kemudian kampiun Swedia lainnya, Scania, konon mendapat pesanan yang tidak sedikit pasca gelaraan GIIAS 2023. Model yang banyak dipilih adalah K4101B dengan mesin berkapasitas 13.000 cc yang mampu keluarkan potensi daya puncak 410 daya kuda. Bisa meminum bahan bakar Biodiesel B30. Estima harga per sasis untuk awal tahun 2023 di kisaran Rp 1,8 miliar.

Baik sasis Volvo maupun Scania sama-sama memakai suspensi udara.

Mesin Volvo B11R, punya karakter tenaga yang 'spontan'

Begitu juga untuk sasis buatan Jerman lainnya yaitu Mercedes-Benz OC 500 RF 2542, juga memakai suspensi udara. Dan untuk dapur pacunya, memakai mesin berkode OM 458 LA Euro 3 dengan kapasitas 11.967 cc. Besaran tenaga puncaknya adalah 422 daya kuda (1.900 rpm).

Mercedes-Benz OC 500 RF 2542 akan segera muncul 'suksesornya'? 

Begitu menyebut nama MAN R37, angka 460 daya kuda (1.900 rpm) sebagai tenaga puncak dari mesin berkapasitas 12.419 cc yang berkode D2676. Secara teori mesin ini bisa membuat laju bus menyentuh angka 200 km/jam. Konon saat ini harga sasisnya saja sudah bergerak di angka Rp 2 miliaran.

Sebenarnya ada satu lagi penyedia sasis ronton, kali ini asal Tiongkok. Ya, sasis Golden Dragon bertipe XML 6145 D13 sejatinya merupakan sasis jenis triple axle. Bermesin Wichai, 9.210 cc, dengan tenaga maksimum 375 daya kuda. Namun ada yang unik, ada pengaturan daya puncak dari mesin sesuai kebutuhan dengan tiga opsi; 375, 335, atau 290 daya kuda.

Baca juga: Mengenal Teknologi Air Suspension Pada Bus

Baca juga: Apa Itu Sasis ‘Space Frame’


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Toyo Tire Rilis Ban ‘Terbaik’ Untuk Pikap Listrik

Tahun 2024 pasar Amerika Serikat dapat jatah pertama di dunia

2 tahun yang lalu


Pikap
Suzuki Super Carry “X Limited”, Pikap Tak Lagi ‘Culun’

Konsepnya “Tough and Fearless”

2 tahun yang lalu


Van
Nah, Daihatsu Atrai Sedang Tes Jalan Nih?

Atau akan hadir sebagai 'All New' Luxio tahun depan?

2 tahun yang lalu


Pikap
Toyota Hilux Rangga Didukung 50 Karoseri

Sebagai salah satu strategi ‘grebek pasar’, seluruh pesanan bodi harus terakomodir

2 tahun yang lalu


Terkini

Pikap
Bak Kuping, Desain Pikap Klasik yang Bertahan Puluhan Tahun Sebelum Akhirnya Punah

Tonjolan rumah roda di luar bak membuat pikap klasik Amerika tampil unik. Inilah bak kuping, desain yang dulu jadi standar sebelum akhirnya hilang dari pasaran.

3 jam yang lalu


Truk
Lagi-Lagi, Truk Rem Blong Makan Korban Jiwa

Manajemen perawatan kendaraan dan kemampuan mengemudi masih dianggap remeh.

3 jam yang lalu


Truk
Boomerang Suspension, Suspensi Unik Truk Inovasi Dari Brazil

Bentuknya mirip bumerang dan fungsinya menjaga roda tetap menapak di medan ekstrem. Inilah Boomerang Suspension, inovasi unik Engesa yang tak pernah jadi standar industri truk.

6 jam yang lalu

Truk
Mengapa Truk Pakai Ban Ganda di Belakang? Ternyata Sudah Ada Sejak Lebih dari Seabad Lalu

Truk besar hampir selalu punya dua ban di tiap sisi roda belakang. Ternyata konfigurasi ini sudah dipakai sejak 1908 dan lahir dari kebutuhan mengangkut beban lebih berat.

1 hari yang lalu


Bus
Ramp Check Bus Libur Nataru 2026 Sudah Mulai Dilakukan

Musim Nataru 2025 ada pengurangan kecelakaan angkutan darat secara signifikan.

1 hari yang lalu