Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

FT UI Dan Petrosea Rilis Bus Listrk Pertama Hasil Konversi

Mayoritas komponen utama hasil rancangan lokal
Bus
Selasa, 26 Desember 2023 13:05 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Untuk kesekian kalinya Universitas Indonesia lewt Fakultas Teknik bisa menghadirkan kendaraan ramah lingkungan. Baik yang versi konsep atau purwarupa maupun yang sudah bisa langsung dioperasikan.

Salah satunya sebuah bus yang atas dukungan PT Petrosea Tbk. bisa dikonversi menjadi berdaya listrik. "Kolaborasi FTUI dengan industri, PT Petrosea Tbk, merupakan kesempatan yang baik bagi kami untuk menunjukkan komitmen dalam mendorong penurunan emisi dengan penggunaan teknologi ramah lingkungan, seperti bus listrik," kata Dekan FTUI Prof. Dr. Heri Hermansyah di Depok, Jawa Barat bebrapa waktu lalu (18/12).

Proyek kali ini, seperti dilansir Antara, bukan sekadar konversi, karena menurut Heri pihaknya juga berhasil memasang sistem kontrol produksi anak bangsa yang pertama di Indonesia. Hal ini merupakan jawaban FTUI terhadap tantangan kemandirian teknologi Indonesia serta mendukung transformasi hijau.

Konversi kendaraan listrik merupakan inovasi “reverse engineering” yang dilakukan dengan mengganti mesin berbahan bakar minyak (BBM) pada kendaraan, dengan motor listrik.

Proses ini dilakukan dengan tetap menjaga keamanan dan kinerja kendaraan. Tim RCAVe UI berhasil mengintegrasikan sistem penggerak listrik dengan memperhatikan kekuatan konstruksi dan lokasi pusat massa kendaraan untuk menjaga optimalitas pengendalian.

BACA JUGA

Sementara itu Vechicle Development Expert FTUI Dr-Ing. Mohammad Adhitya, mengatakan penyempurnaan dilakukan pada beberapa hal, seperti tata letak komponen baru, integrasi sistem penggerak listrik dengan sistem kendali bus, serta teknik menjaga agar penyaluran daya mesin (motor) listrik menjadikan pengereman dan kemampuan berbelok optimal.

 "Selain itu juga, bagaimana mengonversi bus agar tetap sesuai dengan daya dukung jalan yang ada di Indonesia menjadi final ingredient dari produk akhirnya,” katanya.

Bus listrik Petrosea-UI telah mengimplementasikan perangkat EV terintegrasi dengan protokol komunikasi CAN SAE-J1939, protokol standar untuk kendaraan berat bertenaga listrik. Namun, tantangan utama terletak pada ketiadaan standar parameter PGN-SPN untuk protokol komunikasi ini.

Hingga saat ini, belum ada perangkat integrasi universal yang dapat diterapkan pada berbagai kendaraan listrik. Perangkat integrasi yang dikenal sebagai Vehicle Control Unit (VCU) pada bus listrik atau pada kendaraan listrik secara umum, biasanya dirancang secara spesifik untuk model perangkat EV tertentu.

Di Indonesia, sebagian besar bus listrik masih bergantung pada integrator dari luar negeri, yang membatasi kemampuan pengembangan mandiri. Namun, tim UI berhasil melakukan integrasi mandiri pada Bus Listrik Petrosea-UI, memungkinkan kustomisasi perangkat EV tanpa bergantung pada tenaga ahli asing.

Head of Electric Vehicle (EV) PT Petrosea Tbk Sahala Sigalingging, ST, MSc., menekankan komitmen Petrosea terhadap ESG dan dekarbonisasi. “Petrosea berkomitmen penuh pada aspek Environmental, Social, and Governance (ESG). Inisiatif EV merupakan langkah nyata dalam mendukung dekarbonisasi, sejalan dengan strategi 3D (Diversifikasi, Digitalisasi, Dekarbonisasi) Petrosea.

Upaya tersebut merupakan bagian proses Petrosea menuju “net zero emissions” yang akan membutuhkan dukungan dan sinergi penuh dari seluruh pemangku kepentingan baik internal maupun eksternal,” pungkas Sahala.

Baca juga: India (Akhirnya) Bisa Bikin Bus ‘AKAP’ Tenaga Listrik Pertama

Baca juga: Hitachi Bangun 1.000 Bus Listrik Untuk Pasar Inggris


Tags Terkait :
Buslistrik Ftui Petrosea
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Harapan Besar Konversi Bus Listrik

Pemerintah tidak boleh tinggal diam

1 tahun yang lalu


Bus
FT UI Dan Petrosea Rilis Bus Listrk Pertama Hasil Konversi

Mayoritas komponen utama hasil rancangan lokal

2 tahun yang lalu


Bus
Industri Karoseri Nasional Siap Dukung Produksi Bus Listrik (2)

Berharap impor bus listrik utuh bisa dihindari

1 tahun yang lalu


Berita
BKPM Hibah Bus Listrik Ke UGM

Bagian dari memasyarakatkan kendaraan ramah lingkungan di kampus

1 tahun yang lalu


Bus
Blue Bird Bikin 180 Bus Listrik Di Los Angeles

Semuanya bertenaga listrik

2 tahun yang lalu


Berita
Perdana, Di Medan Ada Bus Kota Tenaga Listrik

Uji coba akan berlanjut dengan pengadaan koridor baru dan 515 unit bus tambahan

2 tahun yang lalu


Bus
Akhirnya, Bus Listrik Dapat Insentif Dari Pemerintah

Salah satu syaratanya, harus memenuhi TKDN 40 persen

1 tahun yang lalu


Berita
BusWorld Southeast Asia 2024: Ajang Pemanasan Sebelum GIIAS

Akan tampil sejumlah kejutan dari sejumlah karoseri

1 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Hari Ini Saja, Naik Transjakarta Bayar Rp1 Untuk Semua Rute

Tarif Rp1 Transjakarta semua rute hari ini berlaku untuk BRT dan Non BRT, rayakan Hari Angkutan Nasional 2026 hingga 23.59 WIB.

1 hari yang lalu


Pikap
Daihatsu Gran Max Masih Kuasai Pasar Pikap Ringan Nasional

Daihatsu Gran Max kuasai pasar pikap ringan 2025 dengan 56% pangsa Low Pick Up (14.849 unit) dan 92% Low Semi Commercial hingga Mei.

2 hari yang lalu


Bus
Uji BBM B50 Akan Selesai Bulan Depan, Diberlakukan Juli 2026

Hasil sementara pengujian menunjukan potensi pemakaian yang positif.

3 hari yang lalu


Bus
Ini Tiga Dealer Terbaik Mercedes-Benz Untuk Segmen Bus Dan Truk

DCVI umumkan dealer terbaik Mercedes-Benz bus truk 2025: PT Star Wagen Indonesia juara umum, Citrakarya Pranata sasis bus terlaris, Mas Auto Germania Axor unggul.

3 hari yang lalu


Truk
Auto2000 Ubah Toyota Dyna Jadi Klinik Berjalan

Auto2000 ubah Toyota Dyna jadi klinik berjalan MOKES2000 untuk layanan kesehatan dasar dan edukasi medis di wilayah terpencil. Program CSR target 14 kegiatan 2026.

6 hari yang lalu