Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Bodi “Combi” Laksana, Satu Model Bus Dua Kelas Fasilitas

Bisa jadi opsi menambah penumpang segmen premium
Bus
Selasa, 15 Agustus 2023 13:10 WIB
Penulis : Erie W. Adji


BACA JUGA

Tahun 2022, bertepataan saat gelaraan GIIAS, karoseri Laksana memboyong tiga unit model yang kemudian dikenal sebagai “Combi”. Salah satunya yang kini mengaspal bersama PO Sinar Jaya dengan nama resmi “Legacy Suites Combi Family Class”. Jika belum berubah masih menlayani rute Jakarta-Yogyakarta.

Pada unit milik Sinar Jaya tersebut, kabinnya terdiri dari dua kompartemen kelas. Bagian depan ada konfigurasi kursi 2-2 dengan kelengkapan reclining seat pada  kedua sisi. Kemudian pada kompartemen kedua ada barisan bilik “Suites Class” yang merupakan area ‘sleeper’.

Desain unik waktu itu, kendati meski separuh konfigurasinya adalah kabin dengan barisan kursi formasi 2-2, namun pada area ‘sleeper’ punya daya tampung 15 orang.  

Stefan Arman, Technical Director Laksana, menyebutkan bahwa desain ‘Combi’ merupakan desain yang fleksibel. “Cocok bisa digunakan untuk (bus) pariwisata dan juga bus regular,” bukanya. Sejurus kemudian diterangkannya lagi,”Untuk (bus) pariwisata bisa menawarkan experience berwisata yang unik dimana penumpang dapat mencoba posisi duduk dengan dua experience yang berbeda.”

Untuk membangun bus dengan desain ‘Combi’ juga tidak ada batasan, bisa untuk bus ukuran sedang maupun besar. Seperti yang pernah dihadirkan pihak Laksana saat GIIAS 2022 dengan nama “Individual Series” pada bus ukuran sedang.

Desain "Combi" dari Laksana pada bus ukuran sedang di GIIAS 2022

 

Saat GIIAS 2023 pihak Laksana bahwa melangkah lebih jauh lagi dengan desain kombinasi ini. Ada dua unit yang kabinnya punya karakter ganda. Bahkan salah satunya yang berbasis Hino kompartemen depannya ada empat ‘kamar’ dengan kombinasi area ‘sleeper’ di belakangnya.

Sejurus kemudian dipungkaskan oleh Arman bahwa desain ‘Combi’ merupakan solusi lengkap bagi operator bus dalam menyediakan pilihan pelayanan dalam satu unit yang sama,“Untuk (bus) reguler saya kira bisa dijadikan sebuah bus yang dapat mengakomodasi penumpang yang ingin berkendara dalam posisi rebahan, namun dengan suites combi ini dapat juga menampung penumpang yang relatif lebih banyak dari bus yang full suites class.”

Baca juga : Laksana Legacy SR3 Double Decker Diboyong Harapan Jaya Untuk Rute Jakarta-Surabaya

Baca juga : Mau Beli Bus Double Decker? Segini Harganya…


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia #giias2023
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Toyo Tire Rilis Ban ‘Terbaik’ Untuk Pikap Listrik

Tahun 2024 pasar Amerika Serikat dapat jatah pertama di dunia

2 tahun yang lalu


Pikap
Suzuki Super Carry “X Limited”, Pikap Tak Lagi ‘Culun’

Konsepnya “Tough and Fearless”

2 tahun yang lalu


Van
Nah, Daihatsu Atrai Sedang Tes Jalan Nih?

Atau akan hadir sebagai 'All New' Luxio tahun depan?

2 tahun yang lalu


Pikap
Toyota Hilux Rangga Didukung 50 Karoseri

Sebagai salah satu strategi ‘grebek pasar’, seluruh pesanan bodi harus terakomodir

2 tahun yang lalu


Terkini

Pikap
Bak Kuping, Desain Pikap Klasik yang Bertahan Puluhan Tahun Sebelum Akhirnya Punah

Tonjolan rumah roda di luar bak membuat pikap klasik Amerika tampil unik. Inilah bak kuping, desain yang dulu jadi standar sebelum akhirnya hilang dari pasaran.

3 jam yang lalu


Truk
Lagi-Lagi, Truk Rem Blong Makan Korban Jiwa

Manajemen perawatan kendaraan dan kemampuan mengemudi masih dianggap remeh.

3 jam yang lalu


Truk
Boomerang Suspension, Suspensi Unik Truk Inovasi Dari Brazil

Bentuknya mirip bumerang dan fungsinya menjaga roda tetap menapak di medan ekstrem. Inilah Boomerang Suspension, inovasi unik Engesa yang tak pernah jadi standar industri truk.

6 jam yang lalu

Truk
Mengapa Truk Pakai Ban Ganda di Belakang? Ternyata Sudah Ada Sejak Lebih dari Seabad Lalu

Truk besar hampir selalu punya dua ban di tiap sisi roda belakang. Ternyata konfigurasi ini sudah dipakai sejak 1908 dan lahir dari kebutuhan mengangkut beban lebih berat.

1 hari yang lalu


Bus
Ramp Check Bus Libur Nataru 2026 Sudah Mulai Dilakukan

Musim Nataru 2025 ada pengurangan kecelakaan angkutan darat secara signifikan.

1 hari yang lalu