Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Adiputro dan Laksana Balapan Bus Setrum

Paling tidak ada tiga karoseri yang sudah mampu membangun bus listrik
Bus
Kamis, 17 Agustus 2023 19:25 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Gelombang elektrifikasi otomotif tidak hanya menerpa segmen passenger car, kendaraan komersial juga tidak terhindar dari tren dunia ini. Mulai dari segmen van sampai truk sudah makin menampakan sosoknya.  

Kampiun karoseri asal Malang, Adiputro, di GIIAS 2023 selain memajang barisan Jetbus 5 juga menampilkan bus ‘masa depan untuk masa kini’. Ya, sebuah bus kota tenaga listrik milik KG Mobility (KGM)  yang berada di bawah naungan insititusi Indika Energy Group.

Bus monokok ini dimensinya, panjang 12 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 3,5 meter. Bodinya galvanis, kaca depan speknya laminated glass, sedangkan spesifikasi kaca samping adalah tempered fixed glass. Di kabin tersedia jok untuk 30 orang.  

BACA JUGA

Penggerak serta pembangkit daya buatan Edison yang asal Korea Selatan punya kapasitas 320.000 Watt, jarak tempuh sekali isi daya sejauh 350 kilometer. Ada juga opsi untuk diisi ulang dayanya, ultra-fast charging, sampai 400.000 Watt.

Nantinya bus listrik ini akan melintasi sejumlah jalur Transjakarta.

Selain Adiputro, kampiun karoseri yang bermarkas di Ungaran, Jawa Tengah, juga sudah bersiap membangun bus tenaga listrik. Kali ini merupakan pesanan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. yang juga merupakan pemegang merek bus asal Tiongkok, BYD. “Saat ini sudah ada sembilan unit yang berada di karoseri Laksana untuk dibangun bodinya,” ungkap Ludiatmo Soetomo, Chief Commercial Officer VKTR.

Dilanjutkan oleh Ludiatmo, pihaknya mengirimkan bus ke Laksana setelah sejumlah unit sebelumnya ditangani oleh karoseri Tri Sakti yang bermarkas di Magelang, Jawa Tengah. “Waktu itu yang datang unit bus dalam bentuk CBU, sementara yang sembilan unit kali ini akan dibangung dengan bus yang berbodi ‘tinggi’,” jelas Ludiatmo yang jadi pembicara di seminar “Hak-hak Konsumen & Kelengkapan Keselamatan Kendaraan” (16/8).

Pihak Laksana sendiri mengiyakan bahwa sembilan unit bus yang rencananya akan beroperasi di Transjakarta sudah masuk ke unit produksi mereka. “Pakai bodi Cityline 3,” ujar Candra Dewi, Brand & Marketing Communication Manager Laksana (17/8).

Bus Laksana Skyline 3, banyak dipakai sebagai armada Transjakarta dan feeder APTB


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia #giias2023
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Pikap
‘Toyota Rangga 'Jadi' Rilis Januari 2024?

Salah satu mobil ‘most anticipated’ di segmen pikap nasional

2 tahun yang lalu


Bus
Mercedes-Benz O 6600 H, Bus Mesin Belakang Pertama Di Dunia

Lokasi mesin belakang bikin penumpang lebih nyaman

2 tahun yang lalu


Truk
Truk Ford Ternyata Masih Dibuat di Turki, Rusia, Dan Tiongkok

‘Sayang’ mesinnya Euro 6, (masih) sulit masuk Indonesia

2 tahun yang lalu


Van
Renault Bento: Van Paling Kecil Di Dunia?

Tampilannya termasuk stylish

2 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Organda : Dukung B50 Tapi Minta Pasokannya Terjamin

Kelangkaan solar akhir-akhir ini semakin meresahkan para operator.

1 hari yang lalu


Van
Tarif Mikrotrans Diusulkan Rp2.000 dan Transjakarta Rp5.000

Selain untuk menekan subsidi juga sebagai cara menutup celah manipulasi data penumpang.

1 hari yang lalu


Pikap
Gran Max Penopang Penjualan Daihatsu Semester Pertama

Konsisten di segmen pembeli pertama mobil masih menjadi andalan Daihatsu mendulang keuntungan di Indonesia.

1 hari yang lalu


Truk
Truk Trailer Tesla Tabrakan Tak Jauh Dari Gigafactory, Dua Meninggal Dunia

Kecelakaan fatal Tesla Semi terjadi di Nevada dekat Gigafactory dan menewaskan dua orang. Truk diduga ditabrakkan oleh pengemudi yang tertidur serta masih dalam penyelidikan polisi.

1 hari yang lalu

Bus
Kemenhub Dorong Organda Terus Perluas Elektrifikasi Armada

Tapi biaya pengadaan kendaraan komersial tenaga listrik di Indonesia masih sangat tinggi

1 hari yang lalu