Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Toshiba Sukses Ujicoba Bus Listrik dengan Teknologi Baterai Pengisian Cepat di Bandara Haneda

Dalam pengujian bus listrik ini, Toshiba mengembangkan teknologi pengisian ulang cepat baterai wireless berkapasitas 44 kW.
Bus
Jumat, 24 Maret 2017 12:35 WIB
Penulis : ZCH1708


BACA JUGA

Toshiba Corporation mengumumkan hasil pengujian lapanggan bus listrik dengan teknologi pengisian cepat baterai wireless.

Pengujian yang dilakukan bekerja sama dengan Universitas Waseda ini berhasil membuktikan bahwa dengan mengoperasikan bus listrik ini, emisi karbon pada gas buang kendaraan bisa diturunkan hingga 60 persen. Ikut mendukung uji bus listrik ini Kementerian Lingkungan Jepang. Kementerian ini memiliki program riset dan pengembangan teknologi rendah karbon.

TOSHIBA

Dalam pengujian bus listrik ini Toshiba mengembangkan teknologi pengisian ulang cepat baterai wireless berkapasitas 44 kW. Baterai akan langsung kembali terisi saat bus sedang parkir di titik pengisian ulang baterai. Bus listrik yang diuji ini telah dikustomisasi dengan SCiB, teknologi baterai inovatif dari Toshiba.

Pada saat tes tersebut, bus listrik telah dioperasikan sebagai bus reguler melayani kebutuhan maskapai penerbangan All Nippon Airways di Kota Kawasaki dan di Bandara Haneda, Tokyo sejak bulan Februari 2016 sampai Januari 2017. Besaran penurunan gas CO2 dihitung oleh Profesor Yushi Kamiya di laboratorium Fakultas Sains dan Teknik Univesitas Waseda.

istimewa

Teknologi pengisian baterai secara cepat dan nirkabel di bus listrik ini memanfaatkan teknologi magnetik resonansi yang bekerja di frekuensi 85 kHz yang saat ini sedang diusulkan menjadi standar internasional.

Metode pengisian dengan magnetik resonansi dianggap lebih bagus ketimbang metode pengisian induksi elektromagnetik.

Papan pengisian ulang di teknologi hasil inovasi Toshiba ini masih bisa bekerja efektif meski saat proses pengisian baterai, posisinya tidak presisi dengan batas toleransi hingga 20 cm lebar dan 10 cm panjang.

istimewa

Baterai SCiB yang diinstal di bus listrik ini juga terbukti bandel dan bisa diandalkan karena terbukti masih bisa bekerja meski sudah melampaui angka 15.000 pengisian ulang.

Karenanya, bus listrik ini bakal cocok dioperasikan untuk kebutuhan angkutan shuttle di lokasi objek wisata atau di bandara.


Tags Terkait :
Bus Listrik Toshiba Corporation Baterai SCiB Bandara Haneda Universitas Waseda
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Transjakarta Akan Operasikan 10.000 Bus Listrik Sampai 2030

2 minggu yang lalu


Bus
Transjakarta Operasikan 10 Ribu Bus Listrik Sampai 2030

Angkutan umum bermesin konvensional masih jadi polutan terbesar

11 bulan yang lalu


Truk
Bus Dan Truk Penyumbang Polutan Terbesar Di Indonesia, Beralih Ke EV Bisa Jadi Solusi?

Bus dan Truk ternyata menjadi penyumbang polusi terbesar saat ini. Ini faktanya.

1 tahun yang lalu


Bus
Transjakarta Siap Diperluas Hingga Transjabodetabek

Jangkau wilayah lebih luas dengan standar yang sama sehingga banyak penumpang yang tak lagi ketergantungan dengan kendaraan pribadi.

1 tahun yang lalu


Bus
Damri Jamin Kelancaran Armadanya Selama Libur Nataru

Lewat pemantauan secara digital untuk semua rute di seluruh Indonesia

1 tahun yang lalu


Berita
Pemerintah Daerah Perlu Bikin terobosan Angkutan Massal

Jika tidak ingin menghadapi masalah kemacetan di jalan yang kompleks

1 tahun yang lalu


Berita
Bus Kota Listrik Akhirnya Beroperasi di Surabaya

Pengoperasian dengan skema BTS

1 tahun yang lalu


Berita
TransJakarta: Stop Pengadaan Bus Baru Mesin Diesel

Tahap awal untuk bus ukuran besar

1 tahun yang lalu


Terkini

Bus
MAN Bikin Tes Bus Kota Tanpa Sopir di Jalur Harian

Pihak MAN menyebut bus tanpa pengemudi adalah tren masa depan

11 jam yang lalu


Bus
Sora Bus Hidrogen Versi Terbaru Kolaborasi Toyota dan Isuzu

Teknologi hidrogen dipadukan teknologi kendaraan listrik dalam satu paket bus kota.

1 hari yang lalu


Bus
Jarak Tempuh Jadi Kendala, Juragan 99 Trans Tunggu Bus Listrik Bisa Tempuh 900 Km

Menurutnya, kebutuhan jarak tempuh bus untuk rute yang dijalankan Juragan 99 Trans saat ini mencapai minimal 900 km.

1 hari yang lalu


Bus
Juragan 99 Trans Buka Trayek Bogor-Yogyakarta, Tiket Mulai Rp 458 Ribu

Layanan perdana rute tersebut mulai beroperasi pada Sabtu (10/10) dengan menggunakan bus double decker yang dilengkapi tiga pilihan kelas, yakni sleeper, business, dan private.

1 hari yang lalu

Bus
Mitsubishi MR470, Salah Satu Perintis Desain Bus Bodi Monokok

Konsepnya hadir sebagai bus yang efisien dalam pengoperasian dan perawatan.

1 hari yang lalu