Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Melihat Lebih Dekat Produksi Baterai EV Hyundai Yang Terbesar Di ASEAN

Saat ini HLI Green Power merupakan pabrik battery cell kendaraan listrik terbesar dan pertama di Asia Tenggara.
Mobil Listrik
Kamis, 15 Mei 2025 13:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Pabrik baterai EV. (Foto: Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Hyundai Kona Electric merupakan EV yang sudah dirakit di Indonesia. Tak hanya itu, baterainya pun sudah diproduksi di dalam negeri.

Dalam acara Hyundai EV Ecosystem, kami berkesempatan mengunjungi pabrik pembuat baterainya yakni HLI Green Power yang ada di Karawang, Jawa Barat, Rabu, (14/05/2025).

Selain itu, awak media juga lanjut melihat ekosistem produksi EV Hyundai lainnya yakni Hyundai Energy Indonesia (HEI) yang berperan sebagai tempat battery cell assembly yang diproduksi HLI sebelum dipasangkan pada Kona Electric yang dirakit di Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI).

Pabrik baterai EV (Foto : Otodriver)

Kembali ke HLI sebagai produsen baterai. Di tempat inilah baterai dibuat dari bahan baku utamanya yakni nikel, mangan dan kobalt untuk diproses menjadi lembaran baterai cell.

BACA JUGA

“HLI Green Power berkomitmen menjalankan proses produksi berstandar global untuk menghasilkan sel baterai bagi kendaraan listrik Hyundai,” ungkap Chief Executive Officer PT HLI Green Power, Ki Chul Hong saat dijumpai di Karawang.

Professional Cell Technology Team PT HLI Green Power, Ubaidah Jarrah mengungkapkan fasilitas ini mampu memproduksi hingga 120 ribu unit sel baterai per hari. Sementara kapasitas maksimalnya dalam setahun bisa mencapai 32.640.000 sel per tahun.

“Di lokasi ini, HLI mengolah mulai dari raw material, lalu diproses menjadi anoda dan katoda hingga menjadi lempengan baterai sel,” lanjut Jarrah.

Secara umum, produksi sel baterai di HLI Green Power meliputi tiga proses utama: electrode manufacturing, cell assembly, dan formation. Electrode manufacturing adalah tahap di mana katode dan anode dicampur, dilapisi (coating), dan dipadatkan melalui roll pressing untuk membentuk elektrode yang pipih.

Elektrode ini kemudian melalui teknik slitting, nothing dan drying hingga menyerupai bentuk awal sel baterai. Lalu, cell assembly adalah proses penyusunan elektrode menggunakan teknik advanced zigzag stacking untuk menyesuaikan bentuk dan struktur baterai.

Selanjutnya, pada tahap formation, baterai distabilkan melalui proses pengisian dan pelepasan daya yang disertai pengeluaran gas dan inspeksi kualitas.

Dalam menempatkan diri sebagai pemain global, HLI Green Power tak hanya membuat baterai untuk konsumsi dalam negeri saja, bahkan 98 persen produknya diekspor untuk memenuhi kebutuhan baterai Hyundai di luar negeri. Saat ini produk baterai cellnya dikirim ke Korea Selatan dan India.

“Baterai pack yang kami produksi ini untuk memenuhi kebutuhan Hyundai dan juga Kia,” sambungnya.

Jarrah mengatakan bahwa 2 persen sisanya digunakan untuk kebutuhan domestik yakni pada Hyundai Kona Electric. Ia menambahkan bahwa pada Kona Electric menggunakan 216 battery cell untuk tiap unitnya.

Saat ini HLI Green Power merupakan pabrik battery cell kendaraan listrik terbesar dan pertama di Asia Tenggara. (SS)


Tags Terkait :
Hyundai Kona Electric HLI Green Power
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mudik in Style 2026 : Mudik Pakai Hyundai Kona Electric, Lebih Murah Isi Listrik Daripada Bayar Tol

Mudik Hyundai Kona Electric Depok-Semarang 449 km: biaya listrik Rp170.000 vs tol Rp400.000, konsumsi 6,7 km/kWh, SPKLU lancar tanpa antrean.

1 bulan yang lalu


Berita
Hyundai Punya Program Sewa Pakai Bagi Konsumen Perorangan

Banyak pilihan model mulai dari EV sampai ICE.

1 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Hyundai Elexio OE Segera Meluncur, Hasil Kolaborasi Hyundai Dengan BAIC

Elexio EO dibangun di atas platform EV milik Hyundai E-GMP dan menjadi produk EV kolabarasi pertama yang menyandang label Hyundai. Simak bocoran spesifikasinya.

6 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Bolehkah Menyalakan AC atau Infotainment Saat Mobil Listrik Dalam Kondisi Charging?

Melakukan charging saat EV kondisi 'on' aman dilakukan. Ini penjelasannya

7 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Alasan Changan Berani Menghadirkan REEV Pertama Di Indonesia

Changan Deepal S05 REEV pertama di Indonesia diperkenalkan sebagai solusi elektrifikasi adaptif. CEO Changan Indonesia paparkan alasan teknologi ini sesuai kebutuhan pasar dan infrastruktur lokal.

3 jam yang lalu


Berita
Mercedes-AMG GT 4-Door Debut Dunia, Intip Kehebatannya

Mercedes-AMG GT 4-Door listrik debut dunia sebagai generasi kedua berbasis platform AMG.EA dengan dua varian GT55 dan GT63 yang menawarkan tenaga hingga 1.169 PS.

4 jam yang lalu


Berita
7 Seater VinFast Meluncur Dengan Harga Tak Sampai 500 Juta

Harga VinFast VF MPV 7 di Indonesia dimulai dari Rp 345 juta OTR Jakarta dengan opsi baterai berlangganan. MPV listrik 7 seater ini diproduksi di pabrik Subang dan memiliki jangkauan 450 km.

5 jam yang lalu


Komparasi
Komparasi Spesifikasi BYD M6 DM vs Chery Tiggo 8 CSH

Komparasi spesifikasi BYD M6 DM vs Chery Tiggo 8 CSH PHEV menyoroti perbedaan dimensi, performa hybrid, dan karakter kendaraan MPV serta SUV keluarga.

6 jam yang lalu


Berita
Bocoran Harga BYD M6 DM-i, Diprediksi Lebih Murah Dari Wuling Darion

Harga BYD M6 DM-i vs Wuling Darion: BYD tawarkan harga indikasi Rp310-380 juta untuk M6 DM-i PHEV, lebih rendah dari Darion mulai Rp449 juta.

16 jam yang lalu