Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Bukannya Bersaing, Pabrikan Mobil Listrik Nomor 1 dan 2 di Dunia Malah Bekerja Sama Dalam Hal ini

Tesla kali ini menjalin kemitraan dengan unit pembuatan baterai BYD, FinDreams dalam upaya untuk memperluas bisnis penyimpanan energinya di China.
Mobil Listrik
Jumat, 7 Juni 2024 15:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Sebagai produsen mobil listrik nomor satu dan nomor dua di dunia, BYD dan Tesla malah tidak ingin bersaing, melainkan menjalin kerja sama yang menguntungkan kedua belah pihak.

Seperti halnya yang dilakukan Tesla kali ini, di mana produsen asal Amerika Serikat tersebut menjalin kemitraan dengan unit pembuatan baterai BYD, FinDreams, dalam upaya untuk memperluas bisnis penyimpanan energinya di China.

Menurut laporan LatePost,, FinDreams pada bulan Maret lalu sepakat menjadi pemasok produk penyimpanan energi untuk pabrik Tesla yang ada di area Lingang, Pudong, Shanghai. FinDreams dilaporkan akan memasok sel penyimpan energi ke pabrik Tesla di Shanghai mulai kuartal pertama tahun depan.

Sementara seperti dilansir CnEVPost, fasilitas produksi Tesla di Shanghai yang disebut Megafactory, kini bertugas membuat Megapack, sistem penyimpanan energi untuk perkantoran dan pabrik, serta Powerwall untuk rumah.

BACA JUGA

Pabrik penyimpan energi Tesla di Shanghai dirancang memiliki kapasitas tahunan 40 GWh dan hingga 8 GWh di antaranya diperkirakan berasal dari pasokan FinDreams.

Megafactory di Shanghai diperkirakan mulai berproduksi pada kuartal pertama 2025 dengan produksi Megapack sampai 10.000 unit per tahun dan hampir 40 GWh penyimpanan energi.

Menyimpan baterai

Shanghai Lingang Economic Development Group (Lingang Group) menjadi pelanggan pertama Megapack buatan pabrik Tesla di China. Grup itu memesan delapan set Megapacks dari Tesla menurut laporan LatePost.

Bisnis penyimpanan energi merupakan bisnis BYD yang perkembangannya paling cepat saat ini, dengan penjualan FinDreams pada 2023 mencapai 28,4 GWh , meningkat 136 persen dari tahun sebelumnya.

CATL dan FinDreams merupakan dua pemain top dalam pasar sel baterai penyimpanan energi global dengan pangsa berturut-turut lebih dari 35 persen dan 13 persen pada 2023 menurut laporan yang mengutip data dari InfoLink. CATL juga merupakan pemasok sel penyimpanan energi untuk Tesla. (AB)


Tags Terkait :
Tesla BYD
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Xpeng Pastikan Hadirkan SUV Baru Untuk Indonesia Tahun Ini

Xpeng G9 rilis Indonesia 2026 dikonfirmasi sebagai SUV kedua setelah G6 dengan dimensi lebih besar dan upgrade ADAS berbasis AI.

1 minggu yang lalu


Berita
CBU Dari Thailand, Deepal S05 Bisa Dipesan Mulai Rp 500 Jutaan

Changan Indonesia membuka pemesanan Deepal S05 dengan estimasi harga Rp 500 jutaan. Model CBU asal Thailand ini hadir dalam varian BEV dan REEV.

3 minggu yang lalu


Berita
Denza N9 SUV Lawan BMW X7 Terpergok Dalam Pengujian, Berikut Bocoran Spesifikasinya

Denza N9 spesifikasi vs BMW X7 terungkap saat prototipe SUV PHEV tiga baris diuji di Australia dengan setir kanan, tenaga gabungan 680 kW, dan akselerasi 0-100 km/jam dalam 3,7 detik.

1 bulan yang lalu


Berita
Beda Dengan di Luar Negeri, Leapmotor B10 Dijual Tanpa LIDAR di Indonesia Karena Alasan Ini

Leapmotor B10 tanpa LIDAR di Indonesia karena infrastruktur belum memadai untuk mengoperasikan teknologi tersebut secara optimal.

1 bulan yang lalu


Berita
Sebelum Ke Indonesia, Intip Spesifikasi BYD Atto 3 Facelift Yang Akan Meluncur di Malaysia

BYD Atto 3 facelift peluncuran Malaysia dijadwalkan 5 Juni. SUV listrik ini hadir dengan pembaruan desain eksterior dan interior serta peningkatan spesifikasi performa.

1 bulan yang lalu


Berita
BYD Atto 3 Terbaru Telah Dipesan 30.000 Unit Hanya Dalam Waktu Satu Minggu

BYD Atto 3 terbaru dipesan 30000 unit satu minggu setelah peluncuran di China. SUV listrik ini dilengkapi baterai Blade 2.0 dengan jarak tempuh hingga 630 km.

1 bulan yang lalu


Berita
MG 4X Resmi Dirilis Di Cina

MG 4X peluncuran resmi di Cina dilakukan SAIC Motor. SUV listrik kompak ini menggunakan platform Nebula dengan penggerak roda belakang dan jarak tempuh hingga 610 km.

1 bulan yang lalu


Berita
Layu Sebelum Berkembang, LiDAR Perangkat Canggih Yang Justru Mulai Ditinggalkan Sebelum Mendunia

Alasan LiDAR ditinggalkan Tesla Xpeng Volvo karena biaya tinggi, keterbatasan cuaca, dan perkembangan kamera berbasis AI. Produsen otomotif mulai beralih dari sensor laser ini.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi XForce Dapatkan Upgrade Suspensi, Ini Hasilnya

Mitsubishi melakukan revisi pada suspensi XForce, sehingga kini jadi lebih nyaman dan empuk.

2 jam yang lalu


Berita
Changan Siapkan 15 Model Baru Untuk Pasar Indonesia

Changan rencana 15 model elektrifikasi baru Indonesia. Perusahaan akan memperluas lini BEV, HEV, PHEV, dan REEV secara bertahap di pasar lokal.

3 jam yang lalu


Berita
Perbandingan Dimensi dan Performa BAIC T1 vs BYD Atto 3, Mana Yang Lebih Baik?

Kabarnya dalam GIIAS 2026 nanti, harga BAIC T1 bakal dirilis dan diperkirakan Rp 300 jutaan. Dengan harga yang bersaing dengan BYD Atto 3, berikut perbandingan keduanya.

4 jam yang lalu


Berita
Di GIIAS 2026 Astra Finance Layani Pembelian Semua Merek Mobil

Targetkan 4.500 SPK dengan berbagai penawaran paling komperhensif dan terlengkap.

8 jam yang lalu


Berita
Komparasi Penggerak dan Baterai Mitsubishi XForce HEV vs Toyota Yaris Cross HEV vs Honda HR-V e:HEV

Segmen Compact SUV hybrid di Indonesia kini semakin ramai. Simak perbandingan dari pemain terkuat di kelasnya.

9 jam yang lalu