Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Tesla Tutup Pabrik Sementara, Siap-Siap Inden Lama

Tesla terpaksa menutup pabrik mereka di China akibat pasokan suku cadang yang terhenti. Imbasnya, pemesanan unit terbaru akan mengalami kemunduran.
Mobil Listrik
Selasa, 10 Mei 2022 15:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Tesla mau tidak mau harus menghentikan produksi di pabrik Shanghai, China, mulai Senin (9/5) karena masalah pasokan suku cadang.

Seperti dilansir Reuters, penangguhan tersebut terjadi tiga minggu setelah produsen mobil asal Amerika Serikat itu melanjutkan sebagian produksi di pabrik Shanghai pada 19 April menyusul penutupan pabrik selama 22 hari mengikuti kebijakan karantina COVID-19 di China.

Masih belum jelas kapan masalah pasokan dapat diselesaikan dan kapan Tesla dapat melanjutkan produksi, kata sumber yang menolak disebutkan namanya. Saat ini Shanghai berada di minggu keenam karantina.

Di antara pemasok Tesla yang menghadapi masalah yaitu pembuat wire harness Aptiv. Pemasok itu harus menghentikan pengiriman pasokan ke pabrik Tesla dan General Motors setelah kasus positif COVID-19 ditemukan di antara karyawannya, kata sumber pada Senin. Sementara itu, pihak Tesla belum berkomentar lebih lanjut.

Sebelumnya, Reuters melaporkan bahwa Tesla memiliki target untuk meningkatkan produksi di pabrik Shanghai menjadi 2.600 mobil per hari mulai 16 Mei. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengembalikan produksi ke tingkat sebelum pemberlakuan karantina.

Gangguan pada pabrik Tesla di Shanghai telah menjadi salah satu konsekuensi tertinggi dari tindakan China untuk mengendalikan wabah COVID-19 terbesarnya, yang juga telah mengurangi konsumsi, termasuk penjualan kendaraan.

Pada pekan lalu, Asosiasi Otomotif China memperkirakan penjualan mobil di China turun 48 persen pada April mengingat pabrik-pabrik ditutup karena peraturan karantina COVID-19. Sementara itu, pihak berwenang Shanghai telah memperketat aturan karantina di seluruh kota yang diberlakukan lebih dari sebulan lalu di pusat komersial dengan populasi 25 juta.


Tags Terkait :
Tesla Shanghai
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Denza Bakal Ciptakan Supercar, Bertenaga 1.000 Hp

Denza gelar kampanye penamaan supercar Denza Z tenaga 1000 hp untuk varian hardtop, convertible, dan track-focused. Pengujian di Nürburgring sedang berlangsung.

3 minggu yang lalu


Berita
Denza N9, Akan Jadi SUV Pertama Denza di Indonesia?

Denza N9 nampak sudah berstatus coming soon di website Denza

3 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Maxus Pertimbangkan Bawa eTerron 9, Rival Tesla Cybertruck Ke Indonesia

Ada wacana untuk membawa pikap listrik eTerron9 ke Indonesia, tapi masih dalam tahap studi.

9 bulan yang lalu


Berita
Tesla Model Y Facelift Mulai Didistribusikan Di China, Seperti Ini Bocorannya

Tesla Model Y versi terbaru dengan nama Juniper mulai didistribusikan di Cina.

1 tahun yang lalu


Berita
Awalnya Dilarang Masuk Komplek Pemerintahan, Kini Tesla Model Y Bakal Jadi Mobil Pemerintah China

Tesla awalnya dilarang untuk masuk komplek pemerintahan di China. Namun kesepakatan baru telah membuat produsen asal Amerika Serikat ini berdamai dengan pemerintah China.

1 tahun yang lalu

Berita
Tesla dan BYD Bakal Berbagi Baterai Yang Sama, Ini Buktinya

Tesla dipastikan akan menggunakan baterai yang sama dengan BYD di pasar China.

1 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Bukannya Bersaing, Pabrikan Mobil Listrik Nomor 1 dan 2 di Dunia Malah Bekerja Sama Dalam Hal ini

Tesla kali ini menjalin kemitraan dengan unit pembuatan baterai BYD, FinDreams dalam upaya untuk memperluas bisnis penyimpanan energinya di China.

1 tahun yang lalu


Berita
Ini Alasan Mengapa Mobil Listrik Asal China Lebih Murah Dari Yang Lain

Berbicara mobil listrik, Tiongkok menguasai pasar secara global. Salah satu penyebab mobil mereka laris ialah harga jualnya yang terjangkau. Mengapa bisa murah?

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
DI AUTO CHINA 2026, ICAR V27 REEV SETIR KANAN DITAMPILKAN

Debut iCar V27 REEV setir kanan di Auto China 2026 tandai ekspansi global ke pasar right-hand drive, termasuk Indonesia dengan standar keselamatan bintang lima.

2 jam yang lalu


Berita
Chery QQ 2026 Hadir Sebagai Mobil Listrik Modern, Siap Tantang Geely EX 2 dan Aion UT Di Indonesia

Harga Chery QQ 2026 EV diperkirakan Rp130-170 juta. Mobil listrik modern dengan desain futuristik, jarak tempuh 420 km, dan fitur ADAS, segera masuk Indonesia.

22 jam yang lalu


Berita
Mengunjungi Markas Besar Xpeng, Sebuah Jendela Masa Depan

Kunjungan markas besar Xpeng Guangzhou ungkap ambisi pabrikan China di mobil EV canggih, eVTOL Aridge, dan robot humanoid Iron.

23 jam yang lalu


Berita
Mengenal Changan CS75 Plus HEV, Calon Penantang Chery Tiggo 8 CSH

Spesifikasi Changan CS75 Plus HEV: SUV hybrid medium dengan teknologi iDE-H, mesin 1.5L turbo 148 PS, motor listrik 241 PS, efisiensi termal 44,28%.

1 hari yang lalu


Berita
Melihat Lebih Dekat All-New C-Class Electric, Standar Baru Segmen Sedan Listrik Premium

Peluncuran global All-New Mercedes-Benz C-Class Electric digelar di Seoul. Sedan listrik premium ini tawarkan desain futuristik, range 762 km WLTP, MBUX Hyperscreen, dan akselerasi 4 detik.

1 hari yang lalu