Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Tanggapan Mitsubishi Tentang Pemerintah Subsidi Mobil Ramah Lingkungan di Indonesia

Rencana pemerintah memberikan subsidi hingga Rp 80 juta untuk mobil listrik ditanggapi dengan positif oleh berbagai pihak termasuk pabrikan-pabrikan besar. Berikut rencana Mitsubishi
Mobil Listrik
Minggu, 25 Desember 2022 06:45 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Rencana pemerintah memberikan subsidi hingga Rp 80 juta untuk mobil listrik ditanggapi dengan positif oleh berbagai pihak termasuk pabrikan-pabrikan besar.

Salah satunya adalah Mitsubishi yang menyambut pernyataan tersebut dengan positif.

General Manager of Marketing Communication & PR Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (PT MMKSI) Intan Vidiasari mengatakan pihaknya menyambut baik rencana pemerintah untuk memberikan subsidi kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

"Semakin banyak insentif yang bisa didapatkan oleh kendaraan listrik, maka semakin besar pula untuk konsumen dapat memiliki kendaraan listrik. Semua kebijakan pemerintah, didukung oleh Mitsubishi," kata Intan.

Lebih lanjut, Intan menilai langkah subsidi tersebut akan lebih baik jika pabrikan juga dapat mendukungnya dengan produksi mobil listrik di dalam negeri atau lokalisasi.

Misalnya saja, kendaraan ramah lingkungan Mitsubishi, Outlander PHEV yang telah dipasarkan di Indonesia, masih merupakan produk impor yang didatangkan dari Jepang.

"Outlander PHEV masih impor dari Jepang. Ke depannya mungkin elektrifikasinya bisa kita lokalisasi atau seperti apa, sehingga bisa mempermudah konsumen untuk memiliki kendaraan listrik yang disubsidi," ujar Intan.

Selain mempercepat waktu tunggu kendaraan agar bisa diterima pelanggan, opsi lokalisasi juga dinilai mampu menekan harga mobil listrik yang masih tergolong tinggi di Indonesia. Untuk Outlander PHEV misalnya, masih berada di kisaran Rp 800 jutaan, meskipun sudah turun harga dari Rp 1,1 miliar.

"Untuk mobil listrik, dengan persaingan dengan mobil listrik murah lain, mungkin masih agak sulit (menjual mobil listrik di Indonesia walaupun dengan adanya subsidi pemerintah). Kecuali kita bisa mulai lokalisasi di sini (mungkin dapat membuat harganya lebih murah)," kata Intan.


Tags Terkait :
Mitsubishi Outlender PHEV
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Destinator Jadi Mobil Hybrid Mitsubishi Setelah XForce HEV

Destinator akan dihibridkan

1 hari yang lalu


Berita
Mitsubishi Destinator Akan Dapatkan Asupan Mild Hybrid?

Mitsubishi Destinator Mild Hybrid Electric Vehicel bakal hadir di Indonesia di 2027

1 hari yang lalu


Berita
Daftar Harga MITSUBISHI Terbaru (Maret 2026)

Daftar harga Mitsubishi terbaru Maret 2026 naik pada semua model dibanding November 2025. Destinator baru mulai Rp 397 juta, Pajero Sport hingga Rp 789 juta.

1 hari yang lalu

Berita
Nambah Rp 0, Bisa Dapat Edisi Khusus Mitsubishi Xforce

Ada beberapa tambahan fitur tanpa harus nambah biaya

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Catat Waktu Diskon Tarif Tol Untuk Hindari Macet Arus Balik

Diskon untuk menekan penumpukan arus kendaraan di jalur tol.

9 jam yang lalu


Berita
Hyundai Punya Program Sewa Pakai Bagi Konsumen Perorangan

Banyak pilihan model mulai dari EV sampai ICE.

10 jam yang lalu


Tips
Awas Jika Ada Bunyi Yang Aneh Di Kaki-Kaki Mobil Anda

Pemeriksaan kaki-kaki secara cermat wajib dilakukan secara berkala.

11 jam yang lalu


Berita
Belum Diumumkan Kapan Peluncurannya, Wuling Geber Persiapan Produksi Eksion

Wuling tengah persiapkan produksi Eksion secara lokal.

12 jam yang lalu


Tips
Waspada, Ini Wilayah Lelah Yang Rawan Kecelakaan Di Tol Trans Jawa

Ingat, microsleep tanda awal kelelahan ringan tapi bisa mematikan dampaknya

1 hari yang lalu