Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Yuk, Mengenal Deretan Teknologi Elektrifikasi Pada Mobil Toyota

Toyota turut menghadirkan banyak pilihan kendaraan ramah lingkungan yang didukung sistem elektrifikasi. Diantaranya hybrid, plug in hybrid, battery electric vehicle (mobil listrik) serta fuel cell.
Mobil Listrik
Rabu, 10 Maret 2021 14:55 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Sebagai salah satu produsen mobil terbesar di dunia, Toyota turut menghadirkan banyak pilihan kendaraan ramah lingkungan yang didukung sistem elektrifikasi.

Diantaranya hybrid, plug in hybrid, battery electric vehicle (mobil listrik) serta fuel cell electric vehichle. Apa perbedaannya? Anton Jimmy Suwandi, Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) coba menjelaskan.

Hybrid

Pertama ada mobil Hybrid. Mobil ini mengombinasikan mesin bensin dan motor listrik. Mobil ini bisa digerakan oleh kedua penggerak tersebut, atau salah satunya saja.

Di Indonesia, terdapat banyak model hybrid. Seperti Corolla Cross Hybrid, CH-R Hybrid, Corolla Hybrid dan Camry Hybrid.

"Motor listrik tersebut digerakan oleh baterai. Kalau ada yang bilang hybrid itu mobil biasa, bukan karena punya baterai sebagai bagian elektrifikasi," urainya beberapa waktu lalu.

Plug In Hybrid

Selanjutnya ada Plug In Hybrid yang baru masuk ke Indonesia tahun lalu. Secara kinerja menurut Anton sama seperti hybrid, tetapi ada charging listriknya. Sehingga selain dapat diisi bensin, terdapat juga charging listrik untuk baterainya.

Daya baterainya lebih besar dan punya jangkauan jarak tempuh motor listrik lebih jauh. "Contohnya Prius Plug In Hybrid, hanya dengan motor listriknya bisa bergerak sejauh 60-70 km. Bisa dibilang ini satu level lebih tinggi dari hybrid," kata pria berkacamata itu.

Battery Electric Vehicle

Kemudian ada Battery Electric Vehicle (BEV), atau mobil listrik. Di mobil ini sudah tidak memiliki mesin bensin (konvensional) karena digerakan oleh motor listrik. Mobil ini memiliki kapasitas baterai lebih besar dari hybrid.

Di Indonesia, Toyota belum memasarkan mobil listrik secara umum saat ini. Namun ke depannya, Anton menyatakan jika Toyota dan Lexus siap menghadirkan mobil listrik ke tanah air.

"Beda penggunaannya dari versi hybrid. Mobil ini benar-benar harus menggunakan charging station. Jadi mementingkan infrastruktur juga. Berbeda dari hybrid dan plug in hybrid pergi ke mana pun bisa didukung SPBU. Kalau ini masih jarang SPKLU-nya," jelas Anton.

Fuel Cell

Terakhir ada Fuel Cell. Produk ini memang belum akan dipasarkan di Indonesia dalam waktu dekat. Pasar mobil Fuel Cell dari Toyota masih sebatas di Jepang dan Amerika.

Untuk teknologinya, mobil ini menggunakan bahan bakar berupa hidrogen. Emisi yang dihasilkan hanya air saja dengan teknologi khusus untuk mengubah energinya.

Penggeraknya berupa motor listrik dengan sokongan baterai. Daya baterai didapat dari hidrogen yang diubah dari energi kimia melalui fuel cell dan inverter menjadi energi listrik sebagai penunjang baterai tersebut. "Teknologinya berbeda dari BEV," pungkas Anton.


Tags Terkait :
Mobil Listrik Toyota Elektrifikasi Mobil Indonesia Mobil Listrik Indonesia
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
IIMS 2026 Sukses Catatkan Transaksi Rp 8,7 Triliun

Pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang dilaksanakan di Jakarta dari 5 sampai 15 Februari berhasil menarik 580.250 pengunjung dan membukukan transaksi hingga Rp8,7 triliun.

1 hari yang lalu


Berita
Konsumen Daihatsu Indonesia Belum Ke Arah Mobil Listrik Murni, Ini Alasannya

BEV dirasa belum bisa memfasilitasi target segmen Daihatsu.

1 hari yang lalu


Berita
Insentif EV Berubah, Industri Otomotif Tunggu Kepastian Kebijakan Baru

Industri otomotif Indonesia tunggu kepastian perubahan insentif EV 2026. Pemerintah tetap komitmen dukung EV meski hentikan PPN Ditanggung Pemerintah dan bea masuk.

1 hari yang lalu

Berita
BYD Bakal Buat SPKLU Berdaya 1.500 kW

BYD akan buat fasilitas yang mampu mendukung daya hingga 1.500 kW dengan arus 1.500 ampere.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Kolaborasi Ini Beri Kesempatan Mudik Yang Aman dan Berpenampilan Kinclong

Program ini hanya terbatas pada 18 pemenang saja

14 menit yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga WULING Terbaru (Februari 2026)

Di tengah gempuran merek asal Cina, terbukti merek Wuling masih eksis di Indonesia. Berikut daftar harga terbarunya.

2 jam yang lalu


Pikap
Gaikindo: Kapasitas Produksi Kendaraan Nasional 2,59 Juta Unit

Baru terpakai 1,3 juta unit per tahun, kapasitas perakitan kendaraan komersial juga masih belum maksimal.

10 jam yang lalu


Berita
Volvo EX30 Terdampak Recall, Ada Resiko Kebakaran Baterai

Langkah besar harus diambil oleh Volvo.

10 jam yang lalu


Berita
Toyota Land Cruiser FJ Bakal Hadir Di Thailand Bulan Depan

Toyota Land Cruiser FJ dijadwalkan meluncur di Thailand pada akhir Maret mendatang

11 jam yang lalu