Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Kona Electric Akan Dibikin di Indonesia?

Kona Electric akan jadi mobil listrik pertama bikinan Indonesia
Mobil Listrik
Senin, 16 November 2020 10:20 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Hyundai Kona Electric telah diluncurkan di Indonesia dalam beberapa waktu silam. Crossover EV ini merupakan mobil listrik ke dua Hyundai di Indonesia.

Saat ini kedua mobil ini diimpor utuh dari Korea Selatan. Namun ada kabar gembira, bahwasanya pada 2023 nanti, Kona EV akan dilabeli sebagai Made In Indonesia.

“Pada 2023 nanti Kona Electric akan dibikin di Indonesia, tepatnya di pabrik baru Hyundai di kawasan Cikarang,” terang rekan OtoDriver yang tidak bersedia disebut indentitasnya.

“Nantinya Indonesia akan jadi tempat pembiakan Hyundai. Saat ini ada setidaknya ada empat model yang sudah diketahui akan dibuat di Cikarang yakni Creta, Accent, satu model MPV dan Kona,” lanjutnya.

BACA JUGA

Baca juga : https://otodriver.com/berita/2020/hyundai-siapkan-lmpv-hajar-avanza-dan-xpander-hyucchhgder?preview=0823ihh2nbdiud678dsf76t213gj2h3g213

Berkaca pada perkembangan yang ada, Kona EV made in Indonesia ini merupakan versi facelift yang baru akan dijual ke pasar tahun depan.

Kona rakitan Indonesia, sebagian besar akan diproyeksikan untuk memenuhi pasar ekspor, namun sayangnya belum ada detail lebih lanjut tentang mobil ini.

Saat ini Kona Electric punya dua pilihan baterai yakni 39,2 kWh dengan jarak tempuh 305 km dan 64 kWh yang mampu berjalan hingga 484 km. Sedangkan untuk motor listriknya terdapat dua pilihan yakni 136 hp dan 204 hp. Kedua motor listrik tersebut punya torsi 395 Nm.

Apakah mobil ini akan jadi mobil listrik pertama bikinan Indonesia? Kita tunggu saja perkembangannya.


Tags Terkait :
Hyundai Kona EV
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mudik in Style 2026 : Mudik Pakai Hyundai Kona Electric, Lebih Murah Isi Listrik Daripada Bayar Tol

Mudik Hyundai Kona Electric Depok-Semarang 449 km: biaya listrik Rp170.000 vs tol Rp400.000, konsumsi 6,7 km/kWh, SPKLU lancar tanpa antrean.

1 hari yang lalu


Berita
Hyundai Punya Program Sewa Pakai Bagi Konsumen Perorangan

Banyak pilihan model mulai dari EV sampai ICE.

1 hari yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga HYUNDAI Terbaru (Maret 2026)

Hyundai menjadi salah produsen asal Korea Selatan yang tengah serius menggarap pasar otomotifnya di Indonesia.

1 hari yang lalu


Berita
China Siapkan Bahan Baterai Dari Plastik, Siap Gantikan Kobalt dan Lithium

China kembangkan baterai EV polimer gantikan kobalt lithium. Tahan suhu -70°C hingga 80°C, aman saat ditusuk, fleksibel, dan berkelanjutan dengan 250Wh/kg.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Changan Resmikan Dealer Mewah Di Bandung, Ini Lokasinya

Changan yang kini menjual Lumin dan Deepal mulai mendekatkan diri dengan konsumen di Jawa Barat melalui dealer barunya.

7 jam yang lalu


Berita
Pengguna Tembus 19 Juta, Chery Salah Satu Brand Dengan Pertumbuhan Paling Cepat

Chery

8 jam yang lalu


Berita
Fasilitas BYD Di Shenzhen Terbakar, Namun Jalur Produksi Aman

Kebakaran fasilitas BYD di Shenzhen terbatas pada area parkir kendaraan uji. Jalur produksi aman, api dipadamkan tanpa korban jiwa.

8 jam yang lalu


Berita
Usulan Pajak Kendaraan Turun Untuk Dongkrak Penjualan

Usulan penurunan pajak kendaraan dongkrak penjualan otomotif. Peneliti ITB: Pajak 40% terlalu tinggi, stimulus seperti saat Covid efektif gairahkan pasar lesu.

11 jam yang lalu


Bus
Busworld Southeast Asia, Janjikan Akan Banyak Desain Bus Baru

Busworld SEA 2026 pamerkan desain bus baru dari karoseri nasional seperti Adiputro, Laksana, dan Tentrem di JIEXpo Kemayoran, 20-22 Mei. Edisi terbesar dengan 1.500+ partisipan.

12 jam yang lalu