Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaKomparasi

Toyota bZ4X Touring vs BYD Sealion 7, Adu SUV Listrik AWD Rp 800 Jutaan

Toyota bZ4X Touring vs BYD Sealion 7 AWD harga Rp 800 jutaan dibandingkan dari sisi dimensi, baterai, tenaga, ground clearance, dan jarak tempuh SUV listrik dual motor.
Komparasi
Selasa, 11 Agustus 2026 09:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
bZ4X vs Sealion 7 (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Persaingan SUV listrik di Indonesia semakin panas. Bukan hanya di kelas kendaraan listrik dengan harga terjangkau, segmen SUV listrik premium dengan banderol Rp 800 jutaan kini juga mulai dipenuhi pemain baru.

BYD Sealion 7 yang kini dipasarkan seharga Rp 879 juta mendapatkan penantang baru dari Jepang, yakni Toyota bZ4X Touring. Model terbaru Toyota ini dijual Rp 889 juta.

Selisih harga keduanya hanya Rp 10 juta. Menariknya lagi, kedua SUV listrik ini sama-sama mengandalkan dua motor listrik dan sistem penggerak AWD (All-Wheel Drive).

Lantas, mana yang lebih unggul jika melihat spesifikasinya?

BACA JUGA

Dimensi

BYD Sealion 7 memiliki dimensi lebih besar. SUV listrik asal Tiongkok ini mempunyai panjang 4.830 mm, lebar 1.925 mm, tinggi 1.620 mm, serta wheelbase 2.930 mm.

Sementara Toyota bZ4X Touring memiliki panjang 4.690 mm dan lebar 1.860 mm, dengan wheelbase 2.850 mm.

Artinya, Sealion 7 lebih panjang 140 mm dan lebih lebar 65 mm dibandingkan rivalnya.

Namun, Toyota bZ4X Touring membalas dengan ground clearance yang jauh lebih tinggi, yakni 201 mm. Angka tersebut lebih besar dibandingkan BYD Sealion 7 Performance yang memiliki ground clearance 163 mm.

Keunggulan ini membuat bZ4X Touring lebih fleksibel ketika digunakan melewati jalan rusak, genangan, atau kondisi permukaan yang kurang ideal.

bZ4X Touring di GIIAS 2026 (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Baterai dan Jarak Tempuh

Untuk urusan energi, BYD Sealion 7 mengandalkan Blade Battery berkapasitas 82,56 kWh.

Varian Performance memiliki klaim jarak tempuh hingga 542 km berdasarkan standar NEDC (New European Driving Cycle). Standar ini perlu diperhatikan karena angka NEDC cenderung menghasilkan klaim jarak tempuh yang lebih tinggi dibandingkan pengujian WLTP yang lebih baru dan umumnya lebih realistis.

Sementara Toyota bZ4X Touring dibekali baterai berkapasitas 74,69 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 487 km berdasarkan standar WLTP (Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Procedure).

Dengan demikian, angka jarak tempuh 542 km milik Sealion 7 dan 487 km milik bZ4X Touring tidak bisa dibandingkan secara langsung, karena keduanya menggunakan standar pengujian yang berbeda.

WLTP merupakan prosedur pengujian yang lebih modern dibandingkan NEDC dan menggunakan siklus pengujian yang lebih beragam. Karena itu, angka WLTP umumnya lebih mendekati kondisi penggunaan sehari-hari, meskipun konsumsi dan jarak tempuh aktual tetap dipengaruhi gaya berkendara, kondisi jalan, suhu, penggunaan AC, serta kecepatan.

BYD Sealion 7 mendukung DC fast charging hingga 150 kW dan diklaim mampu mengisi baterai dari 30 hingga 80 persen dalam waktu kurang dari 30 menit.

Sementara Toyota bZ4X Touring diklaim mampu mengisi baterai dari 10 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 28 menit.

BYD Sealion 7 (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Performa dan Penggerak AWD

Pertarungan semakin menarik ketika membahas performa. Kedua mobil sama-sama menggunakan konfigurasi dua motor listrik dengan sistem penggerak AWD.

BYD Sealion 7 Performance menghasilkan tenaga gabungan sekitar 523 hp dan torsi 690 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam diklaim dapat ditempuh dalam 4,5 detik.

Sementara Toyota bZ4X Touring memiliki output tenaga hingga 448 hp dan torsi 537 Nm. Meski angka tenaga dan torsinya lebih kecil, Toyota mengklaim akselerasi 0-100 km/jam juga dapat ditempuh dalam waktu 4,5 detik.

Artinya, BYD Sealion 7 lebih unggul secara angka dalam hal tenaga dan torsi. Namun, catatan akselerasi keduanya di atas kertas sama.

Sistem AWD pada kedua mobil juga menjadi salah satu pembeda dibandingkan sejumlah SUV listrik lain di kelas harga serupa. Dengan motor listrik yang menggerakkan roda depan dan belakang, keduanya menawarkan distribusi tenaga ke empat roda untuk membantu traksi di berbagai kondisi permukaan jalan.

Tabel Komparasi BYD Sealion 7 vs Toyota bZ4X Touring

SpesifikasiBYD Sealion 7 PerformanceToyota bZ4X Touring
HargaRp 879 jutaRp 889 juta
Sistem penggerakAWDAWD
Motor listrikDual motorDual motor
Tenaga523 hp448 hp
Torsi690 Nm537 Nm
0-100 km/jam4,5 detik4,5 detik
Kapasitas baterai82,56 kWh74,69 kWh
Jarak tempuh542 km487 km
Standar pengujian jarak tempuhNEDCWLTP
DC fast chargingHingga 150 kW-
Klaim pengisian cepat30-80% kurang dari 30 menit10-80% sekitar 28 menit
Panjang4.830 mm4.690 mm
Lebar1.925 mm1.860 mm
Wheelbase2.930 mm2.850 mm
Ground clearance163 mm201 mm

Kesimpulan

Jika hanya melihat angka di atas kertas, BYD Sealion 7 tampil lebih agresif dengan kapasitas baterai lebih besar, tenaga dan torsi lebih tinggi, serta klaim jarak tempuh 542 km.

Namun, perlu dicatat bahwa angka jarak tempuh tersebut menggunakan standar NEDC, sedangkan Toyota bZ4X Touring menggunakan standar WLTP. Karena metode pengujiannya berbeda, klaim 542 km dan 487 km tidak bisa dibandingkan secara sepenuhnya setara.

Di sisi lain, Toyota bZ4X Touring menawarkan ground clearance 201 mm, jauh lebih tinggi dibandingkan Sealion 7. Hal ini membuatnya memiliki karakter SUV yang lebih siap menghadapi beragam kondisi jalan.

Dengan selisih harga hanya Rp 10 juta dan sama-sama menggunakan sistem penggerak AWD, pilihan keduanya kembali pada kebutuhan konsumen.

BYD Sealion 7 lebih menarik bagi konsumen yang mengejar performa, tenaga besar, dan kapasitas baterai lebih besar. Sementara Toyota bZ4X Touring menawarkan pendekatan berbeda melalui ground clearance tinggi serta karakter SUV yang lebih fleksibel untuk menghadapi berbagai kondisi jalan.(AW)


Tags Terkait :
Toyota BZ4X Touring BYD Sealion 7
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Mobil Listrik
Baterai Toyota BZ4X Belum Akan Dipasok Dari Dalam Negeri, Ini Penjelasannya

Baterai Toyota BZ4X belum dipasok lokal. Produksi baterai hybrid berbasis nikel di Karawang mulai semester II 2026 untuk HEV rakitan Indonesia.

4 bulan yang lalu


Berita
Fitur ADAS Xpeng G6 Canggih Di Luar Nalar

Xpeng menjadi salah satu merek baru yang hadir di Indonesia. Fitur mereka tergolong canggih untuk model di segmennya.

7 bulan yang lalu


Berita
Tidak Hanya Sekedar Merakit Mobil, Xpeng Juga Bikin Body Part di Indonesia

Xpeng sudah bikin bodi part lokal di Indonesia.

1 tahun yang lalu


Test Drive
BYD Sealion 7, SUV Listrik Berbobot 2,7 Ton Nan Sadis

BYD Sealion punya keunggulan dari sisi harga, fitur dan performa

1 tahun yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

3 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 3 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

4 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

5 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

6 jam yang lalu