Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaKomparasi

Wiper Frameless VS Konvensional

Masing-masing wiper blade memiliki keunggulan dan kekurangannya. Apa saja?
Komparasi
Senin, 27 Mei 2019 15:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Ketika berkendaraa dalam cuaca hujan seperti yang sering kita rasakan belakangan ini, kita harus tetap menjaga Agar pandangan pengemudi jelas dan jernih. Oleh sebab itu, part mobil seperti wiper blade untuk membersihkan permukaan kaca, sangat dibutuhkan baik pada windshield, maupun kaca belakang. 

Namun demikian, ternyata saat ini selain tipe dengan rangka, cukup banyak beredar wiper blade aftermarket yang menawarkan model tanpa rangka (frameless). Untuk memberi pencerahan untuk Anda, apa saja keunggulan dan kekurangan wiper blade jenis frameless jika dibandingkan dengan tipe konvensional? Berikut perbedaannya

Keunggulan

  1. Wiper frameless memiliki model yang lebih menarik jika dibandingkan dengan wiper konvensional yang menggunakan ‘tulang’. Hal ini pula yang menyebabkan mobil-mobil generasi modern menggunakan wiper jenis ini.
  2. Wiper frameless dibuat menggunakan bahan karet yang lentur dan lembut. Meski begitu, nyatanya karet tersebut sudah sangat kuat untuk membersihkan air di kaca mobil. Karena dibuat dengan bahan yang lembut, wiper blade model ini sangat aman dan karena tak ada batang besi yang keras, diklaim tidak akan menggores kaca ketika karet mulai menipis.
  3. Karena tidak menggunakan besi penyangga atau frame, maka wiper frameless tidak akan berkarat. Karat pada rangka wiper, selain merusak penampilan, juga dikhawatirkan menyebabkan noda pada kaca.

Kelemahan

  1. Produk yang lebih modern bukan berarti hadir tanpa kekurangan. Wiper frameless yang dibuat tanpa kerangka besi dianggap tidak lebih baik dari wiper konvensional untuk urusan menyapu air, Lama-kelamaan, hanya bagian tengah saja yang kuat menekan kaca. Tidak seperti wiper blade dengan rangka, yang memberi tekanan karet pada kaca dengan lebih merata. 
  2. Durasi pemakaian wiper framless disebut-sebut lebih cepat ketimbang wiper konvensional. Jika sering digunakan, maka karet akan mengendur, hal tersebut mempengaruhi kemampuan membersihkan air yang hasilnya menjadi lebih buruk karena tidak ditunjang dengan kerangka besi yang mampu menekan karet tersebut.
  3. Meski tampilannya lebih menawan, ternyata untuk membeli wiper model frameless Anda harus mengeluarkan kocek lebih dalam. Jika wiper model konvensional memiliki rentang harga Rp 30 – Rp 100 ribuan tergantung merek. Maka model wiper frameless dihargai hampir dua kali lipatnya, berkisar Rp 150-Rp 300 ribu tergantung merek.

"Penggunaan wiper saat ini sudah tergantung selera. Biasanya mobil sport atau mobil mewah, pemiliknya lebih suka dengan wiper frameless karena tampilannya. Sedangkan buat pengguna mobil seperti Kijang atau Jip, malah lebih suka yang model konvensional," ucap Yitno pentolan bengkel Putra Mirta di kawasan Pondok Pinang.


Tags Terkait :
Komparasi Wiper Tips
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait

Komparasi
Wiper Frameless VS Konvensional

Masing-masing wiper blade memiliki keunggulan dan kekurangannya. Apa saja?

7 tahun yang lalu


Tips
8 Langkah Merawat Mobil di Rumah Meski Jarang Digunakan

Ketika masa pandemi berlangsung banyak orang yang mengurangi kesibukan hariannya, oleh sebab itu sebaiknya Anda juga bisa merawat mobil sendiri di rumah. Begini langkah-langkahnya

4 tahun yang lalu


Komparasi
Komparasi Spesifikasi Xpander Cross VS Toyota Rush

Mitsubishi menawarkan Xpander Cross untuk bersaing di kelas Low Sport Utility Vehicle. Dengan tampilan baru yang lebih agresif, bagaimana perbandingannya dengan Rush?

6 tahun yang lalu


Komparasi
Komparasi Lengkap Mitsubishi Xpander VS Toyota Rush

Keduanya bersaing dalam hal mesin dan harga jual, selain itu dimensinya juga mirip-mirip. Lalu, bagaimana dengan impresi dan after salesnya?

7 tahun yang lalu


First Drive
FIRST DRIVE : Uji Ketangguhan Toyota All New Fortuner Di Gunung Merapi

Toyota meluncurkan All New Fortuner sebagai alat transportasi yang mampu mengakomodir penggunaan dua medan. Tak hanya aspal, performanya pun terbukti saat kami kendarai di jalur Gunung Merapi.

10 tahun yang lalu


Berita
BYD Atto 3 Generasi Baru Bakal Berpenggerak Roda Belakang

Dokumen MIIT ungkap BYD Atto 3 generasi baru RWD dengan motor belakang 200-240 kW, desain revisi lebih besar, baterai LFP, serta kecepatan maksimal 190 km/jam.

4 bulan yang lalu


Berita
Harga LEPAS E4 EV di Indonesia Rp339 Juta, Klaim Jarak Tempuh 600 Km

LEPAS Indonesia resmi meluncurkan LEPAS E4 EV di GIIAS 2026 dengan harga Rp339 juta. SUV listrik ini menawarkan jarak tempuh hingga 600 km (CLTC).

1 hari yang lalu


Berita
Perbandingan Dimensi dan Performa BAIC T1 vs BYD Atto 3, Mana Yang Lebih Baik?

Kabarnya dalam GIIAS 2026 nanti, harga BAIC T1 bakal dirilis dan diperkirakan Rp 300 jutaan. Dengan harga yang bersaing dengan BYD Atto 3, berikut perbandingan keduanya.

6 hari yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

7 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

8 jam yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

9 jam yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

9 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

11 jam yang lalu