Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaFirst Drive

FIRST DRIVE: Chevrolet Colorado LT 2017

Beginilah impresi kami beroff-road dengan Chevrolet Colorado
First Drive
Jumat, 20 Oktober 2017 09:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

OtoDriver belum lama ini merasakan sensasi mengendari pick up double cabin dengan emblem merek Amerika Serikat, Chevrolet Colorado. Namun bukan sekedar mencobanya di jalan raya, akan tetapi kami juga blusukan di medan off-road.

Bicara secara tampilan eksterior, memang antara SUV-nya yaitu Trailblazer dan Colorado masih memiliki kemiripan. Namun yang membedakan adalah sejak kabin baris kedua hingga ke belakang, ini karena Colorado merupakan mengusung platform sebuah pick up sejati.

General Motor Indonesia menghadirkan dua varian yang dapat dites yaitu Colorado LT dan Colorado High Country. Memang, dari segi tampilan sebenarnya tipe LT terlihat jauh lebih sederhana tanpa berbagai macam aksesoris.

Berbeda dengan tipe High Country yang hadir dengan berbagai macam aksesoris seperti delapan titik sensor parkir, lampu depan dilengkapi DRL LED, pelek berukuran 18 inci, foot step, cargo cover untuk bak belakang, skid plate bumper depan serta adanya bumper belakang.

Tidak mau berlama-lama, kami langsung ambil kesempatan mencoba tipe LT karena APM ini tengah fokus untuk menjual mobil gagah ini sebagai armada fleet pertambangan, maka tile LT yang dikedepankan. Masuk ke dalam kabinnya, mobil ini terasa cukup sederhana namun memiliki tingkat fungsionalitas yang baik.

Dengan interior berbalut fabric berwarna kombinasi abu-abu terang dan gelap, harusnya jok jadi lebih mudah dibersihkan. Pengaturan jok pun dapat diatur dengan mudah sehingga posisi duduk bisa sesuai keinginan pengemudi.

Posisi duduk terasa layaknya sebuah sedan namun dengan 'postur' Colorado yang tinggi membuat pengemudi dapat mengontrol sisi depan dan samping dengan mudah. Namun untuk bagian ujung bak belakang agak sulit terpantau mengingat dimensi mobil ini cukup panjang.

Bagaimana performa mesinnya? Colorado di Indonesia hadir dengan dua pilihan mesin yaitu mesin diesel 2.800 cc common rail dengan Variable Geometry Turbocharger (VGT) sehingga menghasilkan tenaga 200 ps dengan torsi 500 Nm. Untuk tipe LT yang kami tes ini menggendong mesin diesel 2.500 cc Duramax empat silinder Fixed Geometry Turbo-Diesel bertenaga 163 ps dengan torsi 380 Nm.

Dalam sesi media test drive ini, OtoDriver tidak melakukan pengetesan akselarasi dan impresi saat digunakan di jalan raya. Akan tetapi Chevrolet menyuguhkan trek off-road agar bisa mengetahui kemampuan Colorado di lumpur basah serta licin. Maka mode four-wheel drive dengan rasio low gear pun segera kami aktifkan.

Untuk mengaktifan fitur tersebut juga sangat mudah, hanya dari dari sebuah switch yang berada di belakang tuas transmisi. Pengoperasiannya bisa sangat mudah karena sistem yang dianut adalah shift-on-the-fly sehingga memindahkan dari mode 2H ke 4H bisa dilakukan hingga kecepatan 120 km/jam.

Namun untuk mengaktifkan low gear, mobil harus dalam keadaan berhenti total dan transmisi dalam posisi netral. Barulah pengemudi dapat memutar switch ke posisi 4L dan menunggu sekitar 15 detik sampai lampu indikator di instrument cluster menyala.

Tenaga besar yang dihasilkan mesin diesel Colorado ini membuatnya terasa mudah untuk melibas segala medan off-road. Torsi yang besar di putaran rendah membuatnya memiliki kemampuan crawling yang sangat istimewa. Tanjakan maupun turunan dengan sudut kemiringan yang cukup besar pun mudah dilalui.

Untuk suspensinya, Colorado patut diacungi jempol karena kemampuan jarak main (travel) suspensinya selalu memaksimalkan tapak ban ke tanah untuk memberikan traksi terbaik. Tapi soal kenyamanan, ternyata karakter antara Colorado High Country dan LT memiliki rasa yang berbeda.

Colorado High Country bisa dibilang memberikan kenyamanan seperti sebuah SUV seperti Trailblazer namun memang tidak selembut Trailblazer. Ini karena penggunaan per daun untuk suspensi belakang. Suspensi yang identik dengan mobil komersial ini sengaja dipilih Chevrolet karena memang disasar peruntukannya untuk mengangkut beban berat di bagian bak.

Namun untuk tipe LT, suspensinya terasa lebih keras dibandingkan High Country. Memang sepertinya hal ini dilakukan oleh Chevrolet karena tipe LT difokuskan untuk fleet pertambangan yang tidak terlalu membutuhkan kenyamanan namun harus kuat dan mampu diisi dengan bobot yang lebih lebih ekstrim.

Kesimpulan

Chevrolet Colorado menjadi pilihan baru untuk konsumen yang mencari pikap dobel kabin. Untuk tipe High Country menjadi yang dobel kabin yang paling bertenaga di jajaran dobel kabin yang ada di Indonesia. Selain itu mobil ini tampil menjadi yang paling baru serta memiliki kemampuan off-road yang baik dan juga memberikan kenyamanan layaknya SUV seutuhnya. Namun sayangnya, Colorado High Country juga memiliki banderol yang paling mahal di kelasnya.

Kelebihan

Kekurangan

Spesifikasi

Harga : Rp 517 juta tipe High Country dan Rp 405 juta tipe LT

Kapasitas mesin : 2.800 cc Common rail dengan Variable Geometry Turbocharger (tipe High Country) dan 2.500 cc Duramax empat silinder Fixed Geometry Turbo-Diesel (tipe LT)

Tenaga maksimum : 200 ps dan 163 ps

Torsi maksimum : 500 Nm dan 380 Nm

Transmisi : Otomatis 6 percepatan dan Manual 5 percepatan

Penggerak : Four-wheel Drive


Tags Terkait :
Chevrolet Colorado
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Mazda Vision X-Coupe, Mobil Hybrid Dengan Mesin Rotary Turbo

CEO Mazda, Masahiro Moro dalam sambutannya di ajang pameran terbesar di Jepang itu mengatakan bahwa mobil ini merupakan coupe empat pintu yang stylish dan dirancang untuk tahun 2035.

3 minggu yang lalu


Mobil Listrik
BYD Sealion 7, Aerodinamis Setara Super Car

BYD Sealion 7 menjadi mobil yang cukup menantang dan patut diwaspadai rivalnya. Salah satu yang menonjol dari SUV pelahap setrum ini adalah faktor aerodinamikanya.

8 bulan yang lalu


Berita
Ini Berbagai Inovasi Pada Kunci Kontak Hingga Saat Ini

Ini kunci kontak punya cerita

1 tahun yang lalu


Berita
Lampu Pop Up, Obat Ganteng yang Kini Ditinggalkan

Sempat jadi obat ganteng

2 tahun yang lalu


Berita
Chevrolet Corvette SUV Adalah Sebuah EV Murni?

Corvette akan ikuti resep Mustang,namun akan lebih eksotik

2 tahun yang lalu


Berita
Camaro dan Escalade, Menyusul Hummer Jadi Sub-Brand GM?

Masih sekedar rumor belaka

2 tahun yang lalu

Berita
Ratusan Chevrolet Corvette C8 Siap Edar Hancur Digulung Tornado

Semua unit yang rusak harus dihancurkan

3 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Nissan Note e-Power Sabet Gelar Mobil Terbaik Jepang, Mengalahkan HR-V dan BRZ

Nissan Note e-Power berhasil mendapat penilaian tertinggi sebagai mobil terbaik di Jepang. Apa saja yang membuatnya unggul?

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Denza B5 SUV Sudah Bisa Dipesan? Ini Perkiraan Harganya

Diperkirakan Denza B5 akan datang di Indonesia pada Desember 2026

1 jam yang lalu


Berita
KIA PV5 Calon MPV Listrik Baru, Rilis Perdananya Kemungkinan Di GIIAS 2026

Akan menantang Wuling Darion dan Maxus Mifa7

5 jam yang lalu


Berita
Di IIMS 2026 PLN Gelar Promo Naik Daya Bagi Pengguna EV

Sudah terbangun lebih empat ribuan SPKLU di seluruh Indonesia dan akan terus bertambah.

6 jam yang lalu


Berita
Insentif EV Berubah, Industri Otomotif Tunggu Kepastian Kebijakan Baru

Industri otomotif Indonesia tunggu kepastian perubahan insentif EV 2026. Pemerintah tetap komitmen dukung EV meski hentikan PPN Ditanggung Pemerintah dan bea masuk.

6 jam yang lalu


Berita
Hyundai Luncurkan Program Subscribe di IIMS 2026, Langganan Ioniq 5 Mulai Rp15 Juta per Bulan

Hyundai luncurkan program Subscribe di IIMS 2026. Langganan Hyundai Ioniq 5 Rp15 juta per bulan mencakup servis, asuransi, dan fleksibilitas durasi.

19 jam yang lalu