Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaCrash Test

Apa Itu Fitur Active Safety dan Passive Safety Pada Mobil?

Tujuanya supaya mobil semakin mudah dikendarai dan aman.
Crash Test
Sabtu, 10 Agustus 2019 16:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Selain lebih efisien, faktanya seiring perkembangan teknologi mobil kian bertenaga dan mampu berlari lebih kencang. Tanpa bekal fitur keselamatan, mobil akan menjadi menjadi senjata mematikan di jalanan.

“Mobil modern dibekali dengan fitur keselamatan untuk melindungi pengemudi dan penumpang apabila terjadi tabrakan, setidaknya meminimalisasi adanya luka yang lebih fatal,” terang Gandhi Ahimsaputera, Product Knowledge Head PT Toyota Astra Motor (TAM) beberapa waktu silam.

Sebuah mobil modern dibekali dengan dua macam fitur keselamatan yakni active safety dan passive safety.

Active safety adalah fitur keselamatan yang bertujuan mencegah terjadinya kecelakaan, sedangkan passive safety adalah fitur keselamatan yang bertujuan melindungi penumpang di kabin saat terjadi kecelakaan.

“ABS (Anti-lock Braking System) termasuk contoh dari active safety yang mampu mengantipasi roda mengunci saat pengereman mendadak, sehingga mobil mampu melakukan manuver dengan aman. Ada juga,  Brake Asist (BA) yang membantu pengemudi menambah daya pengereman pada saat keadaan darurat sehingga titik pengereman menjadi lebih pendek,"papar Gandhi.

Fitur-fitur seperti EBD (Electronic Brake-force Distribution), Traction Control (TC), Vehicle Stability Control (VSC) atau Hill-start Assist Control (HAC) digolongkan sebagai active safety. “Fitur active safety inilah yang membantu pengemudi dalam menguasai mobilnya dan mencegah terjadinya kecelakaan,” jelas Gandhi.

Sedangkan untuk passive safety merupakan fitur pelindung saat terjadi kecelakaan, terdiri atas seatbelt atau sabuk pengaman, SRS Airbags (Supplemental Restraint System) hingga pre-tension and force limiter pada seatbelt. Selain itu sistem keselamatan anak-anak, ISOFIX yang merupakan piranti yang passive safety yang saat ini disematkan sebagai standar khusus untuk penumpang bayi. Wilayah passive safety termasuk juga konstruksi kerangka kendaraan.


Tags Terkait :
Keselamatan Safety
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Penyebab Kecelakaan Bus dan Truk Tak Sesederhana Rem Blong, Ini Penjelasan KNKT

KNKT ungkap rem blong hanyalah gejala akhir dari kelalaian teknis. Hino dan KNKT dorong inspeksi harian demi keselamatan bus dan truk di jalan raya

9 bulan yang lalu


Berita
Human Error di Jalan Masih Jadi Penyebab Utama Kecelakaan Bus dan Truk, Apa Solusinya?

Human error masih penyebab utama kecelakaan bus truk di Indonesia, ungkap KNKT. Solusi: pelatihan pengemudi, perawatan kendaraan, dan sistem operasional.

3 minggu yang lalu


Berita
Investigasi Kemenhub dan KNKT Ungkap Penyebab Terbakarnya Jetour T2 Dalam Kecelakaan Di Jagorawi

Kecelakaan yang melibatkan Jetour T2 di ruas Tol Jagorawi diselidiki oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan juga Kementerian Perhubungan.

2 bulan yang lalu


Truk
Kenapa Kecelakaan Truk Akibat Rem Blong Masih Saja Terjadi?

Bukti tidak ada penanganan serius soal kelaikan teknis truk di jalan.

7 bulan yang lalu


Terkini

Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

3 jam yang lalu


Berita
Indomobil Expo 2026, Sambut Akselerasi Era EV

Indomobil Expo 2026, fokus pada mobil listrik

3 jam yang lalu


Berita
Ketuk Palu! Mobil Listrik Tetap Dapat Insentif Pajak Dan Tetap Bebas Ganjil Genap

Pemprov DKI Jakarta tetap mempertahankan insentif berupa pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) bagi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

7 jam yang lalu


Berita
iCar V27 REEV, SUV Sakti Dari Chery

Spesifikasi iCar V27 REEV Chery: mid-SUV berdimensi 5.055 mm, jarak tempuh 1.200 km CLTC, tenaga hingga 455 hp AWD, towing 1.600 kg, dan offroader tangguh.

8 jam yang lalu


Berita
Denza D9 2026 Pakai Heyuan Platform, Bikin Kabin Lebih Lega

Denza D9 2026 mengandalkan platform baru yang bikin kabin terasa lebih lega dan punya ruang penyimpanan tambahan.

9 jam yang lalu