Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Turbo, Teknologi Tua yang Masih Fleksibel Mengikuti Perkembangan dan Kebutuhan Zaman

Turbo merupakan salah satu keajaiban teknologi di dunia otomotif yang masih relevan hingga saat ini
Berita
Senin, 7 September 2026 13:10 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
turbo (Foto :otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Saat ini turbo merupakan perangkat yang banyak digunakan pada mobil-mobil modern, baik itu pada mesin bensin ataupun diesel.

Insinyur asal Swiss, Alfred J. Büchi merupakan tokoh yang mematenkan turbo pada 1905. Butuh waktu hampir 60 tahun sejak pertama kali dipatenkan hingga turbo akhirnya disematkan pada mobil produksi massal.

Mengutip dari saemobilius.sae.org, sebelumnya turbo terlebih dulu digunakan pada mesin diesel berukuran besar, salah satunya untuk kapal, dan kemudian digunakan pada mesin pesawat terbang.

Prinsip kerjanya yakni memanfaatkan energi dari gas buang untuk memutar turbin yang kemudian mengompres udara masuk ke mesin. Udara yang lebih padat memungkinkan mesin membakar lebih banyak bahan bakar dan menghasilkan tenaga lebih besar.

BACA JUGA

Dengan demikian, turbo bisa memberikan peningkatan tenaga yang signifikan tanpa harus memperbesar kapasitas mesin secara ekstrem.

1962 Oldsmobile F85 Jetfire(Foto : markondez)

Mobil Turbo Pertama Bukan untuk Kencang

Masuk pada dekade 60-an, turbo mulai dilirik oleh industri otomotif. Pada 1962, Oldsmobile F-85 Jetfire tercatat sebagai mobil pertama yang diproduksi massal dengan asupan turbo.

Oldsmobile memilih turbo bukan semata-mata untuk membuat mobil lebih kencang. Saat itu mereka ingin mendapatkan tenaga lebih besar dari mesin V8 berkapasitas relatif kecil tanpa harus menambah ukuran dan bobot mesin.

Penampakan mesin turbo pada Oldsmobile Jetfire (Foto : markondez)

Basisnya menggunakan mesin V8 215 cu.in. atau sekitar 3.500 cc berbahan aluminium. Turbo kemudian digunakan untuk memaksa lebih banyak udara masuk ke mesin sehingga tenaga meningkat menjadi 215 hp dan torsi 406,75 Nm. Jika tanpa turbo, ia hanya mencetak daya 185 hp dan torsi 311,8 Nm.

Oldsmobile menghadirkan turbo bukan supaya mobilnya kencang. Turbo berukuran kecil dipilih agar respons cepat dan torsi besar tersedia pada rentang putaran yang sering digunakan saat berkendara sehari-hari. Efeknya, mobil akan lebih bertenaga dan lebih efisien.

Pada tahun yang sama, Chevrolet juga mengadopsi teknologi ini pada Corvair Monza Spyder yang menggunakan mesin 6 silinder boxer.

Chevrolet Corvair Monza Spyder  (Foto : otodriver)

Walau demikian, baik Oldsmobile ataupun Chevrolet menghadapi sejumlah tantangan. Respons mesin belum seperti yang diharapkan dan pengendalian boost juga masih menjadi pekerjaan rumah tersendiri.

Namun melalui kedua mobil inilah terjadi transfer teknologi turbo untuk mobil penumpang.

Mulai Identik dengan Mobil Kencang

Memasuki era 1970-an, turbo mulai mendapatkan tempat istimewa di dunia motorsport. Kemampuannya untuk menghasilkan daya besar pada mesin kecil mulai dilirik oleh dunia motorsport.

Salah satu contohnya adalah dunia Formula 1, yang kemudian memasuki era turbo pada akhir 1970-an dan semakin berkembang pada 1980-an.

Di mobil jalan raya, Porsche menjadi salah satu merek yang berhasil membuat turbo begitu lekat dengan mobil performa tinggi.

Porsche 911 Turbo generasi pertama diperkenalkan pada 1974, dan sejak itu embel-embel Turbo perlahan berubah menjadi simbol performa.

1974 Porsche 911 turbo, potret mobil kencang dengan teknologi turbocharger (Foto : otodriver)

Perkembangan dan Kebutuhan

Dari masa ke masa, prinsip kerja turbo tidak berubah. Namun, yang berubah adalah target penggunaannya. Pada mobil modern terutama mobil keluarga, fungsi turbo kembali seperti era Oldsmobile Jetfire dan Chevy Corvair, yakni lebih menargetkan downsizing kapasitas dan menggunakan mesin berkapasitas kecil tersebut untuk mendapatkan kinerja yang lebih besar. Semisal mesin 1.500 cc turbo bisa punya kinerja setara dengan mesin 2.000 cc naturally aspirated.

Hal ini berlaku baik di mesin bensin ataupun diesel. (SS)


Tags Terkait :
Turbo Sejarah Turbo
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Turbo, Teknologi Tua yang Masih Fleksibel Mengikuti Perkembangan dan Kebutuhan Zaman

Turbo merupakan salah satu keajaiban teknologi di dunia otomotif yang masih relevan hingga saat ini

5 jam yang lalu


Berita
Nissan Siapkan Terano, Balik Lagi Ke Ladder Frame dan Berteknologi PHEV

Jangan bayangkan Terano baru ini seperti model lama yang pernah hadir di Indonesia

1 hari yang lalu


Berita
Toyota Hapus Mesin V6 Bensin Land Cruiser 300, Diganti Hybrid

Toyota Land Cruiser bensin dihentikan penjualannya di Jepang, varian hybrid hadir sebagai pengganti posisinya

5 hari yang lalu

Berita
Sejarah Berulang, Mesin Bensin Kembali Jadi Opsi di Land Cruiser

Land Cruiser 300 HEV menyuguhkan potongan sejarah masa silam dengan sodorkan pilihan mesin bensin

3 minggu yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

2 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 3 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

3 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

4 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

5 jam yang lalu