OTODRIVER – Pekan ini (9/7/2026), Nissan merilis secara resmi Tekton yang pada periode awal akan diarahkan untuk pasar India terlebih dahulu. Kemudian akan masuk ke pasar Timur Tengah dan Afrika.
Meski begitu pihak Nissan, dikutip dari laman resminya, menyebutkan bahwa Tekton akan jadi produk yang menegaskan visi jangka panjangnya sembari memanfaatkan kemitraan strategis untuk memperluas jangkauan, membangun lini produk yang lebih kuat dan beragam.
Dikembangkan bersama Renault, untuk pasar domestik India dan juga untuk pasar ekspor, Tekton merupakan SUV yang semua proses desain hingga produksi dilakukan di Chenai, India.
Konsep produknya menggabungkan karakter Patrol, berteknologi terkini, potensi performa yang terbaik, tingkat kenyamanan maksimal, berisi fitur-fitur cerdas, standar keamaman terbaik di kelasnya, dan mudah dioperaskan sebagai kendaraan harian.
Mengadopsi fitur bantu kemudi yang terhubung langsung dengan platform Google diklaim menjadikan Tektron sebagai SUV paling effortless saat ini saat dikendarai.
Mengandalkan basis platform C-segment
Tekton secara teknis dibangun di atas platform C-segment yang biasa terpilih saat membuat kendaraan ukuran menengah atau compact, mayoritas berupa sedan. Identitas yang umum punya rentang panjang 4,3 sampai 4,5 meter.
Toyota Corolla, Honda Civic, sampai Ford Focus adalah sebagian contoh mobil yang memakai platform C-segment. Banyak diklaim bisa mengedepankan soal konsumsi BBM yang efisien, praktis dalam pengoperasian, maupun punya ketersediaan ruang kabin yang baik.
Kolaborasi dengan pihak Renault ditandai lewat adopsi platform andalan yang bernama CMF-B. Kepanjangannya adalah Common Module Family, terpakai untuk sejumlah produk dalam naungan aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi.
Secara dimensi, Tekton sosoknya lebih besar dibandingkan X-Trail. Meskipun begitu mesin yang bisa digendong ternyata berspesifikasi ekonomis, tersedia dua opsi 1.000 cc turbocharged dan 1.300 cc turbocharged.
Untuk versi 1.300 cc diklaim bisa hasilkan tenaga puncak sampai 160 daya kuda, torsi puncaknya bisa ke angka 280 Nm.
Kelengkapan peranti keamanannya termasuk memadai, enam airbag, Adaptive cruise Control, Autonomous Emergency Braking, Lane Keep Assist, maupun Blind Spot Warning.
Ada beberapa varian yang tersedia; Visia (MT), Visia Plus, Ascenta, _Connecta, Tekna, dan Tekna Plus. Harga penawaran jika dikonversi ke mata uang Indonesia mulai Rp199-Rp352 jutaan. (EW)
