Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mengunjungi Markas Besar Xpeng, Sebuah Jendela Masa Depan

Kunjungan markas besar Xpeng Guangzhou ungkap ambisi pabrikan China di mobil EV canggih, eVTOL Aridge, dan robot humanoid Iron.
Berita
Sabtu, 25 April 2026 12:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Xpeng HQ (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER –Mengunjungi markas besar sebuah brand maka kita akan memahami fokus dan target yang tengah dikejar atau malah apa yang menjadi obsesi dari brand tersebut.

Kesempatan melakukan lawatan ke markas besar Xpeng di Guangzhou, China belum lama ini cukup memberikan gambaran seperti apakah brand yang didirikan pada 2014 silam ini.

Kita mengenal Xpeng sebagai salah satu pabrikan China dengan mobil-mobil canggihnya, namun di sudut lain kita juga melihat Xpeng sebagai sebuah pabrikan yang cukup ambisius. 

Selain industri automobile, pabrikan ini pun diketahui tengah mengejar lainnya, yang syarat dengan teknologi tinggi termasuk teknologi kecerdasan buatan atau Artificial intelegent (AI) yakni mobil terbang dan robot.

BACA JUGA

“Xpeng merupakan perusahaan yang memiliki pandangan jauh ke depan dan melihat aplikasi teknologi bukan hanya dari satu sisi saja namun pada hal yang lebih luas,” terang Senior Brand Director Xpeng Motor, Daniel Wu, saat ditemui di Guangzhou, belum lama ini.

Xpeng HQ (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Xpeng merupakan brand yang baru pada 2014 silam dan langsung terjun dalam peta bersaingan otomotif China. Sebagai pabrikan mobil, mereka punya obsesi dan ambisi yang cukup besar untuk menjadi yang terbaik dan terunggul dalam setiap segmennya.

GX di Xpeng HQ (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Merancang dan mengembangkan mobil dilakukan cukup intens oleh Xpeng, hal ini dapat disaksikan pada akselerasi dengan pertumbungan produk yang cukup agresif. 

Model-model banyak dimunculkan salah satunya adalah GX yang diluncurkan secara resmi di ajang China Auto 2026 atau yang dikenal juga sebagai Beijing Auto Show 2026.

SUV terbesar dan termewah Xpeng ini mengadopsi berbagai teknologi terkini, seperti steering by wire dan juga sistem kemudi otonom generasi terkini. 

Pada kesempatan ini kami ajak untuk menyaksikan proses perakitan berbagai produk mobil Xpeng. Dan perakitannya sudah banyak melibatkan robot dan teknologi AI, sehingga cukup efisien dan juga presisi.

 Pabrik Xpeng Di Guangzhou China(Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Ambisi Mobil Terbang Dan Robot

Dalam hal ini, mohon jangan mengartikan liar dalam sisi negatif. Keliaran ide dan visi Xpeng pun melebar ke teknologi lain, yakni mobil terbang.

Salah satu yang sangat mengobsesi brand ini adalah eVTOL atau electric Vertical Take-Off and Landing. Mereka pun membuat divisi mandiri untuk ini dengan label Aridge.

Tujuannya adalah membuat alat transportasi opsional untuk mengurai kemacetan jalanan dan juga mempersingkat waktu perjalanan khususnya di perkotaan.

Wujudnya lebih seperti drone dibandingkan dengan helicopter. Enam rotor elektriknya sanggup membawa 2 penumpang dalam misi penerbangan dalam perspektif baru.

Ground support ini termasuk bagian dari mobil terbang  Xpeng Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Pihak Aridge mengatakan bahwa mobil terbang mereka mampu terbang selama 20 menit dengan kecepatan 20-30 km/jam. 

Kendaraan yang terbuat dari rangkaian alumunium dan serta karbon ini bahkan akan mulai dikirimkan ke pelanggannya pada Oktober tahun ini juga. 

Dan menurut Wu, sudah ada 7 ribu pemesanan di China. Mobil terbang ini pun dijual di angka mulai 300 USD atau sekitar Rp 5,1 miliar.

Irion si Humaniod Robot Xpeng (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Keliaran selanjutnya adalah Robot humanoid (berwujud manusia). Wujudnya sebuah robot yang mampu bergerak luwes bergerak natural yang dengan gerakan seluwes manusia.

Xpeng menciptakan robot ini untuk mengintegrasikan AI, kendaraan cerdas, dan mobilitas masa depan ke dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya sebagai tenaga kerja manual. (SS)


Tags Terkait :
Xpeng HQ Guangzhou
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mengunjungi Markas Besar Xpeng, Sebuah Jendela Masa Depan

Kunjungan markas besar Xpeng Guangzhou ungkap ambisi pabrikan China di mobil EV canggih, eVTOL Aridge, dan robot humanoid Iron.

1 bulan yang lalu


Berita
Leapmotor D99 Hadir, MPV Penantang Denza D9 dan XPeng X9

Leapmotor D99 rilis akhir Mei sebagai MPV full size dengan panjang 5.280 mm, bobot 2.925 kg, serta varian EV 549 dk dan EREV berdaya jangkau 500 km.

3 hari yang lalu

Berita
Xpeng Lakukan Serah Terima 100 G6 Ke Konsumen

Xpeng Indonesia melakukan serah terima 100 unit Xpeng G6 kepada konsumen. Langkah ini memperkuat posisi merek di pasar kendaraan listrik Tanah Air dengan fokus pada pengalaman pelanggan.

1 minggu yang lalu


Berita
SUV Termewah XPeng GX Laris Dipesan 24.863 Unit Dalam Waktu 12 Jam

XPeng GX mencatat 24.863 pesanan dalam 12 jam pasca peluncuran SUV listrik premium dengan fitur AI dan kabin mewah enam penumpang.

1 minggu yang lalu

Berita
Layu Sebelum Berkembang, LiDAR Perangkat Canggih Yang Justru Mulai Ditinggalkan Sebelum Mendunia

Alasan LiDAR ditinggalkan Tesla Xpeng Volvo karena biaya tinggi, keterbatasan cuaca, dan perkembangan kamera berbasis AI. Produsen otomotif mulai beralih dari sensor laser ini.

1 minggu yang lalu

Berita
Xpeng Ungguli Tesla, Produksi Masal Robotaxi Segera Dimulai

Xpeng mengungguli Tesla dalam pengembangan Robotaxi dengan memanfaatkan model GX yang sudah ada, sehingga mampu memangkas biaya dan segera memulai produksi massal.

1 minggu yang lalu

Berita
XPENG Serius Menggarap Kendaraan Masa Depan, Ini Tujuannya

XPENG punya drone penumpang, robot humanoid, dan XPENG AeroHT Land Aircraft Carrier siap produksi di China Tour 2026. Visi ekosistem mobilitas otonom masa depan.

2 minggu yang lalu


Berita
Steering By Wire Cocok Untuk Mobil Otonom

Steering by Wire mobil otonom gantikan mekanis dengan sinyal elektronik untuk integrasi AI presisi, keamanan tinggi, dan respons cepat. Uji Xpeng P7.

2 minggu yang lalu


Terkini

Tips
Lampu Sein Jadi Bahasa Manuver Aman Di Jalan

Cara menggunakan lampu sein yang benar untuk manuver aman di jalan dijelaskan Training Director SDCI. Pahami jarak dan timing yang tepat saat berbelok, menyalip, atau keluar dari parkir.

2 jam yang lalu


Berita
Chery Resmikan Dealer Besar dan Terlengkap di Bandung

Chery resmikan dealer 3S Pasteur Bandung bersama Andalan Motors untuk memperkuat jaringan di Jawa Barat dengan fasilitas lengkap bagi kendaraan ICE, hybrid, dan EV.

3 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Ayla Tetap Jadi Andalan di Segmen Mobil Murah Indonesia

Harga Daihatsu Ayla 2025 berkisar Rp140 juta hingga mendekati Rp200 juta. Model ini tetap menjadi andalan Daihatsu di segmen LCGC berkat efisiensi bahan bakar dan platform DNGA.

4 jam yang lalu


Berita
BYD Minta Warganet Kasih Masukan Nama Untuk Sedan Mewah Terbaru Mereka

BYD minta nama sedan mewah terbaru kepada warganet melalui pemungutan suara di Weibo, dengan Great Han sebagai kandidat teratas untuk model BEV flagship.

5 jam yang lalu


Berita
Auto2000 Gaspol di Kejurnas Mandalika Festival of Speed 2026, Bidik Pertahankan Gelar Juara

Auto2000 pertahankan gelar Kejurnas Mandalika 2026 melalui GR Garage Racing Team di Kejurnas ITCR 1200 dan Agya OMR. Tim menargetkan hasil lebih baik setelah meraih 21 podium pada musim 2025.

7 jam yang lalu