OTODRIVER - Persaingan kendaraan listrik di Indonesia semakin menarik dengan hadirnya Lepas E4 yang diposisikan sebagai SUV listrik kompak bergaya modern. Di sisi lain, GAC Aion UT menawarkan format hatchback dengan kabin lapang, sementara MG S5 EV tampil sebagai SUV listrik dengan orientasi pengendaraan yang lebih matang.
Ketiganya menyasar konsumen yang menginginkan mobil listrik praktis untuk penggunaan harian, namun dengan pendekatan yang berbeda.
Dimensi: MG S5 EV Paling Bongsor, Aion UT Punya Wheelbase Terpanjang
Dari sisi ukuran, MG S5 EV menjadi yang terbesar di antara ketiganya. SUV listrik asal Inggris tersebut memiliki panjang 4.476 mm, lebar 1.849 mm, tinggi 1.621 mm, dan wheelbase 2.730 mm. Ukuran tersebut membuatnya menawarkan proporsi SUV yang lebih matang.
Menariknya, Aion UT yang berstatus hatchback justru memiliki wheelbase 2.750 mm, lebih panjang dibanding MG S5 EV. Dengan panjang bodi 4.270 mm, lebar 1.850 mm, dan tinggi 1.575 mm, Aion UT menjanjikan ruang kabin yang sangat lega untuk kelasnya.
Sementara itu, Lepas E4 dibekali dengan panjang 4.420 mm, lebar 1.817 mm, dan tinggi 1.635 mm dengan jarak sumbu roda mencapai 2.700 mm.
Performa: Lepas E4 Unggul Tenaga, MG S5 EV Menawarkan Penggerak Belakang
Aion UT tersedia dengan pilihan motor listrik hingga 201 hp. Untuk varian standar, tenaga yang dihasilkan mencapai 134 hp dengan torsi 145 Nm. Penggeraknya menggunakan konfigurasi roda depan (FWD).
MG S5 EV mengandalkan motor listrik bertenaga 168 hp dan torsi 250 Nm. Keunggulan utamanya terletak pada penggunaan penggerak roda belakang (RWD), konfigurasi yang relatif jarang ditemui pada kendaraan listrik di kelas harga menengah.
Sementara Lepas E4 menggunakan motor listrik paling bertenaga, yakni 215 hp dan torsi 275 Nm dengan penggerak roda depan. Artinya model ini paling bertenaga namun terasa generic dengan format penggerak roda depannya.
Baterai dan Jarak Tempuh: Lepas E4 dan Aion UT berjarak tempuh jauh
Aion UT menawarkan dua pilihan baterai LFP berkapasitas 44,12 kWh hingga 60 kWh. Untuk varian standar, jarak tempuh yang diklaim mencapai 400 km dan baterai 60 kWh mencapai 500 km. Selain itu, kemampuan pengisian cepat DC dari 30-80 persen hanya membutuhkan sekitar 24 menit.
MG S5 EV menggunakan baterai LFP berkapasitas 49 kWh pada varian dasar dengan jarak tempuh hingga 340 km. Meski kapasitas baterainya lebih kecil dibanding Aion UT varian tertinggi, karakter SUV dan penggerak belakang menjadi nilai jual tersendiri.
Untuk Lepas E4, spesifikasi baterai memiliki kapasitas 65,05 kWh dengan jarak tempuh klaimnya mencapai 500 km yang menjadikannya EV dengan jarak tempuh fleksibel. (AW)
