Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Komparasi Penggerak dan Baterai Mitsubishi XForce HEV vs Toyota Yaris Cross HEV vs Honda HR-V e:HEV

Segmen Compact SUV hybrid di Indonesia kini semakin ramai. Simak perbandingan dari pemain terkuat di kelasnya.
Berita
Kamis, 23 Juli 2026 09:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
XForce terbaru. (Foto : Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Segmen Compact SUV hybrid di Indonesia kini semakin ramai. Mitsubishi akhirnya ikut meramaikan persaingan melalui XForce HEV yang langsung berhadapan dengan dua rival kuat, yakni Honda HR-V e:HEV dan Toyota Yaris Cross HEV.

Meski sama-sama mengusung mesin bensin yang dipadukan motor listrik, ketiga model tersebut memiliki pendekatan yang berbeda dalam menyalurkan tenaga ke roda. Ada yang lebih mengutamakan karakter layaknya mobil listrik, ada pula yang lebih fokus pada efisiensi bahan bakar.

Toyota Yaris Cross Hybrid dikenal dengan konsumsi bahan bakar yang sangat irit. (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Mitsubishi XForce HEV mengandalkan mesin bensin 1.600 cc MIVEC berkode 4A92 yang menghasilkan tenaga 107 PS dan torsi 134 Nm. Mesin tersebut dipadukan motor listrik bertenaga 116 PS dengan torsi 255 Nm. Angka torsinya menjadi yang terbesar di antara ketiga kompetitor.

Sistem hybrid yang digunakan merupakan pengembangan terbaru Mitsubishi. Dalam sebagian besar kondisi berkendara, terutama pada kecepatan rendah hingga menengah, roda digerakkan oleh motor listrik. Sementara mesin bensin lebih banyak berfungsi sebagai generator untuk mengisi baterai. Mesin baru akan ikut menggerakkan roda secara langsung saat melaju pada kecepatan tinggi atau ketika dibutuhkan tenaga lebih besar. Karakter tersebut membuat akselerasi awal XForce HEV terasa responsif layaknya mobil listrik.

BACA JUGA

Di sisi lain, Honda HR-V e:HEV mengandalkan mesin 1.500 cc liter Atkinson Cycle yang menghasilkan tenaga 106 PS dan torsi 127 Nm. Pendampingnya adalah motor listrik dengan tenaga mencapai 131 PS serta torsi 253 Nm.

Meski torsinya sedikit di bawah XForce HEV, tenaga motor listrik HR-V e:HEV justru menjadi yang terbesar di kelas ini. Sistem e:HEV milik Honda juga mengadopsi konsep electric-first, di mana motor listrik menjadi sumber penggerak utama dalam mayoritas kondisi berkendara. Mesin bensin lebih sering bertugas sebagai pembangkit listrik dan baru terhubung langsung ke roda saat mobil melaju konstan di kecepatan tinggi. Hasilnya, karakter berkendara HR-V e:HEV terasa halus sekaligus responsif.

Sementara itu, Toyota Yaris Cross HEV mengandalkan mesin 1.500 cc Dynamic Force Hybrid berkode 2NR-VEX yang menghasilkan tenaga 91 PS dan torsi 121 Nm. Mesin tersebut dipadukan motor listrik bertenaga 80 PS dengan torsi 141 Nm, menghasilkan tenaga sistem gabungan sekitar 111 PS. Sumber energinya berasal dari baterai Lithium-ion berkapasitas 0,7 kWh yang ditempatkan di bawah bangku belakang sehingga tidak mengurangi ruang bagasi.

HONDA HR-V RS. (Foto : Otodriver/Andhika Fahlevi)

Berbeda dengan Mitsubishi dan Honda, Toyota tetap mempertahankan Toyota Hybrid System (THS) yang menggunakan mekanisme power split device dengan transmisi e-CVT. Sistem ini mengombinasikan kerja mesin bensin dan motor listrik secara otomatis sesuai kebutuhan, sehingga lebih mengedepankan efisiensi bahan bakar dibanding mengejar performa. Karena itu, di atas kertas output Yaris Cross HEV memang menjadi yang paling kecil dibanding dua rivalnya, namun sistem hybrid Toyota telah terbukti menawarkan konsumsi BBM yang sangat efisien serta karakter berkendara yang halus.

Jika dibandingkan secara langsung, Mitsubishi XForce HEV mengusung baterai lithium-ion 1,1 kWh. Honda HR-V e:HEV dibekali baterai lithium-ion 1,05 kWh. Sementara Toyota Yaris Cross HEV mengandalkan baterai lithium-ion 0,7 kWh. (AW)


Tags Terkait :
Mitsubishi XForce Toyota Yaris Cross Honda HR-V
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

4 bulan yang lalu


Berita
Destinator Jadi Mobil Hybrid Mitsubishi Setelah XForce HEV

Destinator akan dihibridkan

5 bulan yang lalu


Berita
Mitsubishi Destinator Akan Dapatkan Asupan Mild Hybrid?

Mitsubishi Destinator Mild Hybrid Electric Vehicel bakal hadir di Indonesia di 2027

6 bulan yang lalu


Berita
Mitsubishi Dapat 3.212 SPK Di GIIAS 2026 New Xforce HEV dan Destinator Jadi Duet Penopangnya

Percapaian tersebut melampaui target yang sudah ditetapkan sebelumya

17 jam yang lalu


Terkini

Berita
Daihatsu Sigra Ujung Tombak Perolehan SPK Di GIIAS 2026

Sacara umum penjualan di GIIAS hampir berbagi rata ditopang oleh kendaraan penumpang dan komersial

3 jam yang lalu


Komparasi
Selisih Rp19 Juta, Mazda 6e dan BYD Seal Performance Punya Karakter Berbeda

Mazda 6e resmi meramaikan persaingan mobil listrik di Indonesia.

5 jam yang lalu


Berita
PHEV Kurang Diminati DIbandingkan EV?

Tren kendaraan elektrifikasi di Indonesia menunjukkan bahwa mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) masih lebih diminati konsumen dibandingkan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

6 jam yang lalu


Berita
Ada Alasan Mengapa Toyota Land Cruiser 70 Jepang Menutupi Lampu Belakangnya

Detail unik ala Jepang yang membuat Land Cruiser 70 Series alami 'kebutaan' di bagian belakang

8 jam yang lalu


Berita
Mitsubishi Dapat 3.212 SPK Di GIIAS 2026 New Xforce HEV dan Destinator Jadi Duet Penopangnya

Percapaian tersebut melampaui target yang sudah ditetapkan sebelumya

17 jam yang lalu