Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Kiprah Speedometer Digital Pertama Di Dunia, Nyaris Melumpuhkan Aston Martin

Speedometer digital pertama Aston Martin Lagonda Series 2 (1976) nyaris lumpuhkan produksi akibat kendala dashboard, meski raup 76 pesanan.
Berita
Senin, 6 April 2026 11:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Aston Martin Lagonda Series 2 (Foto :astonmartin)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Speedometer digital saat ini cukup jamak ditemui. Bahkan bisa dikatakan bahwa lebih dari 50% mobil menggunakan jenis speedometer yang menyuguhkan informasi dalam wujud visual berupa grafik ataupun gambar.

Inovasi ini dipelopori oleh Aston Martin Lagonda Series 2, sebuah saloon supermewah yang diperkenalkan pada 1976 di London Motor Show.

Mobil ini langsung mendapat atensi dengan berbagai teknologi yang disodorkan dan juga desain yang cukup berani. 

Namun di balik kehebohan itu, ternyata Lagonda Series 2 ini sebenarnya belum siap untuk ditampilkan pada khalayak. Model yang dipajang bahkan belum bisa dikendarai alias dummy.

BACA JUGA
Speedometer digital ala Aston Martin Lagonda Series 2 (Foto : astonmartin)

Walau demikian khalayak menyambutnya dengan penuh antusias dan rasa ingin tahu yang sangat besar.

Salah satu yang paling menonjol dari mobil ini adalah desain interior dengan menggunakan cluster digital dan dilengkapi dengan tombol sentuh. Sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya. 

Tampilan angka-angka digital pada dasbor ini menjadikan Lagonda Series 2 tampil melebihi zamannya. Beberapa menyebut bahwa penerapan teknologi baru itu terinspirasi dari NASA.

Tombol sentuh Aston Martin Lagonda Series 2 (Foto : astonmartin)

Dari tampilan luar, desain eksteriornya pun tergolong radikal dengan tarikan garis bodi kaku dan tajam. Bagian depannya dilengkapi dengan lampu pop up yang tengah menjadi trend baru di masa itu. 

Walaupun merupakan sedan 4 pintu, namun ia punya atap yang landai dan rendah. Desain luarnya yang disebut sebagai wedge shape membuatnya cukup berbeda dengan model Lagonda sebelumnya. 

Desain Aston Martin Lagonda Series 2 (Foto : astonmartin)

Mengutip dari thedrive.com, Aston Martin sukses menyihir pasar saat itu dan bahkan mereka mendapatkan 76 pesanan untuk mobil yang belum siap produksi itu.

Keberhasilan menggaet pasar ini ibarat mimpi buruk. Aston Martin mengerahkan upayanya untuk segera berada di jalur produksi mengalami kesulitan dalam mengoperasikan semua data ke dalam wujud tampilan digital. 

Kendala R&D di bagian dashboard ini mengancam gagalnya seluruh proyek. Singkatnya Aston Martin saat itu terancam lumpuh salah satunya dikarenakan proyek Lagonda Series 2 ini.

Dengan terseok-seok akhirnya sajian digital pada dashboard dan fitur tombol sentuh bisa teratasi dan deliveri baru bisa dilaksanakan pada 1979. 

Harga Lagonda Series 2 pun jauh lebih mahal dari Ferrari 400 dan Maserati Kyalami tetapi lebih murah daripada Rolls-Royce Corniche.

Keluhan demi keluhan mengenai dasbor ‘canggih’ itu pada akhirnya memaksa Aston Martin realistis. Memasuki awal 1980 semua perangkat speedometer digital dan tombol sentuh ditanggalkan. 

Problem yang selama ini membelenggu pun hilang. Mobil yang dibekali dengan mesin V8 5.340 cc yang diakurkan dengan transmisi 3 speed otomatis Torqueflite dari Chrysler tetap diproduksi hingga 1985. 

Namun tetap saja dibanderol sangat mahal dan menjadi besutan orang-orang kaya terutama di Inggris, Timur Tengah dan Amerika. (SS)

Interior Aston Martin Lagonda Series 2 (Foto : astonmartin)

Tags Terkait :
Aston Martin Pelopor Speedometer Digital
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Aston Martin 1965 ini Dijual Seharga RP 14 Miliar!

Jika Anda seorang pengumpul mobil klasik dan penikmat kendaraan yang bersejarah, mungkin salah satu platform DB5 asli Aston Martin sudah cukup langka ini bisa memikat mata Anda. 

6 tahun yang lalu


Berita
Mobil Bekas James Bond ini Dilelang Seharga RP 85 Miliar

Ini adalah Aston Martin DB5 yang digunakan oleh James Bond pada film Goldfinger.

6 tahun yang lalu


Berita
Tuksedo Studio Bali: Bisa Bangun Mobil ’80-an Asalkan…

Setiap mobiil harus bisa dibangun serta dirawat dengan kondisi maupun ketersediaan suku cadang yang tesedia di Indonesia

1 tahun yang lalu


Berita
Aston Martin Owners Club Indonesia Sarapan di Suasana Kemerdekaan

Acara ini dibuat sekaligus mengambil tema dan moment persatuan dan kesatuan Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 72.

8 tahun yang lalu


Terkini

Berita
HUT ke 5 Kagama 4x4 Adventure, Tetap Setia Dengan Semboyan Guyup, Rukun dan Berguna Bagi Sesama

Wadah berkumpulnya alumni Universitas Gadjahmada (UGM) lintas fakultas dan angkatan yang memiliki minat pada kendaraan 4x4 yakni Kagama 4x4 Adventure merayakan hari jadinya ke 5.

2 jam yang lalu


Berita
Update Harga BBM 1 Juli 2026, Pertamax Turbo Hingga Pertamina Dex Turun

Harga BBM per 1 Juli 2026 mengalami penyesuaian. Berikut updatenya.

3 jam yang lalu


Berita
CBU Dari Thailand, Deepal S05 Bisa Dipesan Mulai Rp 500 Jutaan

Changan Indonesia membuka pemesanan Deepal S05 dengan estimasi harga Rp 500 jutaan. Model CBU asal Thailand ini hadir dalam varian BEV dan REEV.

4 jam yang lalu


Tips
Ini Kata Pakar Soal Pemakaian B50 Yang Patut Diperhatikan

Harus lebih peduli terhadap kondisi mesin.

16 jam yang lalu


Truk
Truk Lagi-Lagi Rem Blong di Bekasi, Hilangkan Nyawa Sia-Sia

Perawatan kendaraan menjadi salah satu pangkal masalah.

20 jam yang lalu