OTODRIVER - Honda terus menggoda publik dengan detail terbaru dari Super-One jelang peluncurannya di pasar Jepang akhir tahun ini.
Sejumlah pembaruan eksterior dan interior kini mulai diungkap, termasuk kehadiran warna hero baru bernama Boost Violet Pearl.
Seperti dilansir dari Paultan.org (15/2), warna ungu ini disebut terinspirasi dari fenomena blue jets, yakni kilatan petir langka yang menyambar ke atas menuju atmosfer, bukan ke bawah ke permukaan bumi.
Sentuhan warna ini jelas menjadi identitas kuat bagi Super-One sebagai model yang tampil beda di segmen mobil kompak listrik.
Honda juga memastikan pelek versi produksi akan berdiameter 15 inci, satu inci lebih kecil dibandingkan prototipe tahun lalu. Meski ukurannya mengecil, desain delapan palang two-tone tetap dipertahankan, lengkap dengan detail sirip menyerupai heat sink. Motif serupa juga bisa ditemukan pada area air intake depan, mempertegas kesan sporty dan fungsional.
Secara keseluruhan, desain Super-One masih sangat setia dengan mobil konsepnya. Basis bodi diambil dari Honda N-One e:, namun dengan fender lebih berotot dan postur “bulldog stance” dengan roda berada di tiap sudut bodi yang terinspirasi dari Honda City Turbo II.
Masuk ke kabin, arsitektur dasarnya masih berbagi dengan N-One e:, tetapi jok depan kini terlihat memiliki penopang samping (bolster) lebih tebal untuk meningkatkan dukungan saat bermanuver.
Lingkar kemudi dilengkapi tombol Boost berwarna ungu senada eksterior. Saat ditekan, sistem akan mengoptimalkan output motor listrik depan sekaligus menghadirkan simulasi perpindahan gigi tujuh percepatan, mirip seperti yang diterapkan pada Honda Prelude terbaru.
Panel instrumen digital 7 inci juga punya tampilan khusus, menampilkan suhu baterai, power meter, hingga tachometer untuk putaran mesin “virtual”. Menariknya, Super-One menjadi mobil kompak pertama Honda yang dibekali sistem audio Bose dengan delapan speaker.
Untuk spesifikasi teknis, Honda memang belum merilis data resmi. Namun bocoran yang sempat muncul di situs Honda Singapura menyebutkan tenaga 95 PS dan torsi 162 Nm. Angka ini berada di antara N-One e: (64 PS/162 Nm) yang dibatasi regulasi kei car, dan Honda e yang punya output 154 PS dan 315 Nm.
Soal jarak tempuh masih menjadi misteri. Namun mengingat waktu pengisian cepat DC 20–80 persen diklaim sama, yakni 30 menit seperti N-One e:, besar kemungkinan baterainya tetap berkapasitas 29,6 kWh.
Dengan tenaga lebih besar, bukan tidak mungkin jarak tempuh Super-One akan sedikit lebih pendek dari klaim WLTP N-One e: yang mencapai 295 km. (AW)
