OTODRIVER - Geely EX2 ternyata tidak hanya banyak diminati di Tiongkok, pasar mobil listrik Indonesia juga memberikan respon postif.
Sempat ditemui langsung bulan Maret 2026 yang lalu, Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, menyebutkan catatan pihaknya menujukan data pengiriman ke dealer atas unit Geely EX2 di kisaran angka 1.000 unit.
Label harga On The Road (OTR) yang disodorkan untuk wilayah DKI Jakarta per Juni 2026 adalah; Rp 239,9 juta untuk varian Geely EX2 Pro dan Rp 269,9 juta untuk varian EX2 Max.
Kedua varian tersebut berpenggerak roda belakang, varian EX2 Max pakai baterai LFP 30,12 kWh dengan klaim jarak tempuh 310 kilometer (CLTC). Varian Pro menggunakan baterai LFP 40,16 kWh yang jarak tempuhnya 410 kilometer (CLTC).
Dari sisi performa, baik Max dan Pro menggunakan motor listrik permanent magnet synchronous motor yang ditempatkan di roda belakang dengan daya 85 kW (114 hp) dan torsi 150 Nm. Mobil ini pun mampu digeber hingga kecepatan 130 km/jam.
Setiap pembeli EX2 akan mendapatkan wall charger dan portable charger, garansi kendaraan 5 tahun (150.000 km), garansi power battery, driving motor dan motor controller selama 8 tahun atau 150.000 km. Geely juga menyediakan layanan Emergency Roadside Assistance (ERA) selama 3 tahun tanpa batasan jarak.
Untuk harga Geely EX2 Pro dijajakan di Rp 239,9 juta dan EX2 Max di Rp 269,9 juta (OTR Jakarta).
Peningkatan volume perakitan untuk respon tingginya pesanan
Untuk menjaga momentum positif tadi, pihak Geely Auto Indonesia menambah kapasitas produksi Geely EX2 di fasilitas PT Handal Indonesia Motor, Purwakarta, Jawa Barat. Keputusan itu sebagai bagian dari upaya memenuhi permintaan konsumen yang terus tumbuh agar ketersediaan unit di jaringan penjualan bisa lebih terjaga. Selain itu, jumlah unit yang tersedia maksimal akan ikut mempercepat proses pengiriman kendaraan ke konsumen akhir.
Dalam keterangan resminya, Herlijoso kembali menerangkan total wholesales Geely EX2 di Indonesia hingga Mei telah mencapai lebih dari 4.900 unit. Peningkatan volume perakitan diklaim olehnya akan membuat rerata waktu inden EX2 di kisaran satu bulan.
Selain itu, pihaknya juga hadirkan warna baru Aether Green agar konsumen memiliki opsi tampilan yang lebih fresh.
Di lain pihak, PT Handal Indonesia Motor (HMI) yang jadi mitra manufaktur lokal bagi produk Geely, seperti diutarakan oleh President Director HMI, Denny Siregar, merupakan bukti bahwa manufaktur lokal siap mendukung percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.
Terlebih adanya dukungan pengetahuan dan teknologi dari pihak Geely, disebutkan oleh Denny nyata bisa memperkuat proses perakitan dan kendali mutu atas produk Geely agar konsumen di Indonesia mendapatkan kendaraan dengan standar kualitas global yang konsisten. (EW)
