Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Duel SUV BAIC BJ41 Vs iCar V27 AWD

BAIC BJ41 vs iCar V27 AWD REEV: Perbandingan SUV off-road range extender. BAIC 540 hp ladder frame bobot 2,6 ton, iCar 455 hp monokok range 1.500 km.
Berita
Sabtu, 9 Mei 2026 18:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
BAIC BJ40e alias BJ41 (Foto : Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Range Extender Electric Vehicle (REEV) atau bisa disebut sebagai Extended Range Electric Vehicle (EREV) menjadi varian hybrid baru yang bakal mewarnai dunia otomotif Indonesia.

Changan dengan Deepal SO5 REEV saat ini diketahui sebagai mobil pertama dari jenis ini yang dipasarkan di Indonesia. Namun ke depannya, semakin banyak mobil-mobil seperti ini yang bakal hadir.

Dua nama dikatakan tengah melakukan ancang-ancang untuk masuk yakni BAIC dengan BJ41 dan iCar dengan V27.

Kebetulan keduanya didapuk sebagai kendaraan yang dibekali dengan fitur untuk mendukung kemampuan off-roadnya. Perlu diketahui bahwa walau mobil ini benar-benar berbeda, namun keduanya memiliki kesamaan yakni digerakkan oleh motor listrik (electric driven) dan juga berpenggerak 4 roda.

BACA JUGA

“Kami ingin segera membawa unit BJ40e ini ke Indonesia begitu versi setir kanannya tersedia. Diharapkan bisa terealisasi sekitar akhir tahun 2027 atau awal 2027. Kami nanti akan membawanya sebagai BJ41,” tutur Chief Executive Officer (CEO) BAIC Indonesia, Johnnathan Salim, beberapa waktu silam. 

Sedangkan untuk iCar V27, nampaknya akan hadir lebih dulu. “Kita akan bawa dan jual di Indonesia pada GIIAS akhir Juli 2026 nanti,” terang Country Director iCar Indonesia, Mark Yang saat ditemui di Beijing beberapa waktu lalu.

Dengan demikian, dalam waktu tak lama lagi pasar dalam negeri akan punya varian Range Extender yang mampu diajak menjejalah berbagai ragam medan.

Berikut spesikasi teknis dari BAIC BJ41 dan iCar V27

iCar V27 REEV setir kanan di Beijing Auto Show 2026 (Foto : Otodriver/Soni Riharto)

Mesin dan penggerak

Sebagai mobil dengan mahzab Extender Range, artinya ia memiliki mesin bakar yang digunakan sebagai generator dan juga motor listrik untuk menggerakkan keempat rodanya.

BAIC BJ41 memiliki sebuah mesin 1.500 cc turbo dan dua motor listrik  yang masing-masing ditempatkan pada roda depan dan belakang. Tenaga gabungan tercatat di angka 403 kW (540 hp) dan torsi 655 Nm. Uniknya BJ41 ini punya mesin yang diletakkan longituginal alias memanjang.

iCar V27 punya dua varian yakni AWD dan RWD. Namun dalam komparasi ini kita gunakan versi AWDnya.

Mesin bakar 1.500 cc turbo hadir sebagai generator bagi untuk pengisian baterainya dan kemudian disalurkan ke dua motor listrik yang ditempatkan di bagian depan dan belakang. Tenaga gabungannya di 335 kW (455 hp) dengan torsi 505 Nm. Mesin ini ditempatkan secara melintang (transversal).

Di atas kertas BAIC BJ41 unggul, namun perlu diketahui bahwa ia merupakan SUV ladder frame yang punya bobot lebih berat. Sedangkan V27 merupakan SUV dengan konstruksi monokok yang relatif lebih ringan.

Baterai

BAIC menggunakan baterai lithium ternary berkapasitas 40,3 kWh dan didukung pengisian capat DC (30%-80) dalam 30 menit. Kemungkinan baterai ini dipasok oleh anak perusahaan BAIC yakni BluePark. 

Diklaim bahwa BJ41 ini mampu menempuh jarak dalam mode listrik murni sejauh 152 km. Dan berdasarkan klaim ia mampu menempuh jarak total sejauh 1.200 kilometer (CLTC) untuk sekali pengisian bensin dan listrik penuh.

V27 dibekali dengan baterai dengan pilihan 32,4 kWh hingga 34,3 kWh yang berjenis lithium ferro phosphate buatan CATL. Dalam mode listrik murni ia diklaim mampu menjelajah sejauh 210 km. Sedangkan untuk jarak total ia diklaim mampu menempuh jarak 1.500 km untuk sekali pengisian BBM dan listrk penuh.

BJ41 EREV lebih kokoh dengan konstruksi ladder frame (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Arsitektur 

Walau sama-sama berpenggerak all wheel drive, namun pada dasarnya keduanya berbeda. BAIC BJ41 menggunakan struktur body on frame alias ladder frame.

Dengan struktur ini BJ41 menjadi mobil yang lebih berat dengan bobot mencapai 2,6 ton. Namun dengan struktur seperti ini BJ41 dipersiapkan sebagai mobil offroad yang mampu melakukan pekerjaan berat. 

Beda dengan V27, walau bentuk bodinya gagah dan maskulin, namun pada dasarnya ia merupakan mobil dengan sasis monokok. Walau lebih ringan namun ia tidak sekokoh konstruksi arsitektur yang dimiliki oleh BJ41.(SS)

iCAR v27 (Foto : Otodriver/Soni Riharto)

Tags Terkait :
BAIC ICar BJ41 EREV
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Duel SUV BAIC BJ41 Vs iCar V27 AWD

BAIC BJ41 vs iCar V27 AWD REEV: Perbandingan SUV off-road range extender. BAIC 540 hp ladder frame bobot 2,6 ton, iCar 455 hp monokok range 1.500 km.

1 minggu yang lalu


Berita
Inilah Deretan Merek Mobil yang Konfirmasi Hadir di IIMS 2026

IIMS 2026 dihadiri puluhan merek mobil global. Simak daftar lengkap brand yang tampil dan berbagai inovasi yang akan dibawa ke pameran ini.

5 bulan yang lalu


Berita
Gaikindo Optimis Penjualan Kendaraan Tahun Ini Mengalami Pertumbuhan

Gaikindo optimis penjualan kendaraan 2026 tumbuh positif meski rupiah melemah. Momentum April diharapkan dijaga agar industri otomotif nasional terus meningkat.

18 jam yang lalu


Berita
Alasan Changan Berani Menghadirkan REEV Pertama Di Indonesia

Changan Deepal S05 REEV pertama di Indonesia diperkenalkan sebagai solusi elektrifikasi adaptif. CEO Changan Indonesia paparkan alasan teknologi ini sesuai kebutuhan pasar dan infrastruktur lokal.

1 hari yang lalu


Mobil Listrik
Maserati OTW Jadi Brand Yang Melabel Ulang Mobil Mewah China

Maserati kemitraan Huawei JAC EV: Brand Italia diskusikan produksi mobil listrik China berlabel Maserati, fokus desain dan branding.

4 hari yang lalu


Berita
Inilah Arcfox Wendao V9, Pesaing Denza D9

Arcfox Wendao V9 vs Denza D9: MPV EREV 7-seater BAIC dengan baterai CATL 37-53 kWh, jarak EV 216-315 km, harga Rp555-728 jutaan di Tiongkok.

2 minggu yang lalu


Berita
BAIC Arcfox Perkenalkan MPV Mewah, Rival Denza D9

Arcfox, sub-brand dari Beijing Automotive Group (BAIC), resmi membuka masa pre-sale untuk MPV mewah terbarunya, Wendao V9.

2 minggu yang lalu


Mobil Listrik
Sempat Tertunda, Arcfox T1 Dipastikan Meluncur Di GIIAS 2026

BAIC Indonesia konfirmasi peluncuran Arcfox T1 GIIAS 2026 versi setir kanan rakitan lokal, usai tertunda dari IIIMS 2026.

2 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Leapmotor D99 Hadir, MPV Penantang Denza D9 dan XPeng X9

Leapmotor D99 rilis akhir Mei sebagai MPV full size dengan panjang 5.280 mm, bobot 2.925 kg, serta varian EV 549 dk dan EREV berdaya jangkau 500 km.

12 jam yang lalu


Berita
Volkswagen Tinggalkan Mobil Bertransmisi Manual, Jetta GLI Yang Terakhir

Volkswagen tinggalkan transmisi manual Jetta GLI terakhir di pasar AS. Mulai 2027, hanya transmisi otomatis yang tersedia seiring tren elektrifikasi.

13 jam yang lalu


Berita
Mitsubishi Destinator, SUV Yang Mengutamakan Kepraktisan

Kepraktisan kabin Mitsubishi Destinator ditonjolkan melalui berbagai kompartemen penyimpanan yang mendukung kenyamanan penumpang dari baris pertama hingga ketiga.

14 jam yang lalu


Berita
Gaikindo Optimis Penjualan Kendaraan Tahun Ini Mengalami Pertumbuhan

Gaikindo optimis penjualan kendaraan 2026 tumbuh positif meski rupiah melemah. Momentum April diharapkan dijaga agar industri otomotif nasional terus meningkat.

18 jam yang lalu


Berita
Ini Dia Produsen EV Baru Gabungan Perusahaan Tiongkok, Jepang, Dan Singapura

Emta Kei-Car EV rilis 2026 sebagai produk pertama dari kolaborasi perusahaan Tiongkok, Jepang, dan Singapura. Selain kei-car, tiga model EV lain direncanakan hingga 2029.

20 jam yang lalu