Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Dari Insiden CV Joint Lepas L8, Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

Insiden rusaknya CV joint Lepas L8 saat media test drive Driving Control Challenge. Apa yang sebenarnya terjadi?
Berita
Selasa, 3 Februari 2026 19:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi
LEPAS L8 Tawarkan Pengalaman Berkendara Elegan di Segmen NEV Premium (Foto : Otodriver/undefined)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Insiden rusaknya CV joint Lepas L8 saat media test drive Driving Control Challenge pada (29/1) lalu mendadak ramai jadi pembicaraan. Isu mulai simpang siur karena muncul banyak versi bahkan oleh pihak yang tak hadir di lokasi saat kejadian. Sebenarnya apa yang terjadi? Sedemikian parahkah kualitas komponennya?

Otodriver yang jadi peserta dan saksi saat kejadian berlangsung menyaksikan salah satu unit L8 rusak karena CV joint disinyalir pecah. Kejadian ini saat melindas speed bump secara berulang-ulang.

Komponen CV joint ini merupakan bagian yang menghubungkan as roda dengan transmisi mobil. Fungsinya krusial menyalurkan tenaga mesin ke roda depan supaya mobil bisa bergerak.

Banyak yang menduga rusaknya CV joint karena melibas speed bump tersebut. Memang saat itu insiden terjadi. Tapi patut diketahui dulu aksi mobil tersebut sebelum kejadian.

BACA JUGA
LEPAS L8 Tawarkan Pengalaman Berkendara Elegan di Segmen NEV Premium (Foto : Otodriver/Rangga D.A)

Tanpa bermaksud mendahului hasil investigasi pihak Lepas, Otodriver mencurigai sumber penyebab berasal dari aksi sebelum melibas speed bump.

Unit Lepas L8 tersebut memang melalui serangkaian aksi cukup ekstrem dan terus-menerus sebelumnya. Namun yang paling membebani kinerja CV joint dan as roda saat sesi slalom J turn.

Aksi J turn ini dilakukan dengan menjalankan mobil mundur dengan kecepatan sedang dan memutar arah mobil secara tiba-tiba hingga bagian depan mobil berbalik arah 180 derajat.

Entakan tenaga mesin seketika diterima as roda dan CV joint dari saat berputar ke arah belakang (saat mobil mundur) berubah menjadi arah depan (saat mobil maju).

CV joint ini memang bertugas menjaga as roda tetap mampu berputar meski menerima gaya tarik dan ulur akibat berubahnya sudut kemudi dan gerakan suspensi. Oleh karenanya dinamakan Constant Velocity (CV).

J turn bukan aksi biasa dan normal dilakukan. Ini perilaku mengemudi ekstrem dan hanya pengemudi profesional  saja yang mampu menguasai skill tersebut. Buat pengendaraan normal sehari-hari, J turn tak pernah terpakai. Bahkan di ajang kejuaraan balap slalom nasional pun sudah tidak digunakan lagi sejak lama.

Bisa jadi Lepas menyisipkan aksi ini dilakukan oleh test driver profesional untuk menunjukkan kelincahan handling L8. Parahnya aksi ini dilakukan berulang-ulang kali nyaris tanpa jeda karena peserta acara digilir merasakan di dalam mobil sebagai penumpang (taxi ride). Pengamatan Otodriver lebih dari 5 kali J turn dilakukan dengan interval waktu sangat singkat sekitar 1 menit.

Efeknya bisa ditebak. Komponen CV joint tak kuasa menahan torsi mesin dadakan lebih dari 300 Nm secara terus menerus dari posisi transmisi R (mundur) ke D (maju ke depan). Hingga kejadian muncul saat sesi time attack setelahnya yaitu ketika mobil dikemudikan peserta melibas speed bump.

Entah apa tujuan spesifik Lepas menggilir semua media merasakan taxi ride aksi J turn ini. Padahal cukup ditunjukkan aksi demo saja sekali atau dua kali. Peserta cukup melihat dari pinggir trek atau jikapun ada yang ikut taxi ride dipilih 1-3 peserta saja.

Pihak Lepas  sudah memberikan klarifikasinya terkait kejadian tersebut.

Ricky He, Deputy Country Director Lepas Indonesia, mengatakan, kegiatan Lepas L8 Driving Control Challenge dirancang sebagai pengalaman berkendara yang dirancang untuk dilakukan dalam kondisi di luar penggunaan harian normal, termasuk skenario kecepatan lebih tinggi serta permukaan jalan yang tidak rata seperti speed bump.

“Selama pelaksanaan kegiatan terdapat dinamika situasional teramati pada salah satu dari lima unit yang digunakan. Kondisi tersebut bersifat individual dan tidak merepresentasikan kondisi maupun karakter lini produk,” ucap Ricky.

LEPAS L8 Tawarkan Pengalaman Berkendara Elegan di Segmen NEV Premium (Foto : Otodriver/Rangga D.A)

“Kami sangat menghargai perhatian, masukan dan insight yang disampaikan, yang menjadi nilai penting dalam mendukung dialog terbuka Lepas serta upaya berkelanjutan kami untuk meningkatkan kualitas produk dan pengalaman berkendara yang kami hadirkan," tambahnya.

Ricky juga mengatakan, pihaknya tetap berkomitmen penuh untuk menjaga standar kualitas dan keselamatan tertinggi di setiap tahap pengembangan produk serta dalam setiap pengalaman berkendara yang diberikan.

Lepas L8 sendiri rencananya akan mulai dipasarkan pada ajang IIMS 2026. PHEV ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 1.300 km dan akan dijual dengan perkiraan harga Rp 589 juta. (AB)


Tags Terkait :
Insiden Lepas Lepas Motor Lepas L8 Penjelasan As Roda Patah Lepas L8 Iims 2026
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Dari Insiden CV Joint Lepas L8, Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

Insiden rusaknya CV joint Lepas L8 saat media test drive Driving Control Challenge. Apa yang sebenarnya terjadi?

1 hari yang lalu


Berita
2 Mobil Mitsubishi Indonesia Berpotensi Lepas Sambungan Pengelasan

Mitsubishi Indonesia baru saja mengirim sebuah siaran pers mengenai kampanye perbaikan.

6 tahun yang lalu

Berita
Lepas Buka Suara, Komponen Yang Bermasalah Di L8, Bukan Untuk Produk Massal

Salah satu unit L8 dalam pengetesan menggunakan komponen yang belum disempurnakan

1 hari yang lalu


Berita
Lagi-Lagi Kaca Tesla Lepas Saat Berjalan

Lepasnya kaca mobil Tesla saat berjalan tampaknya bukanlah yang kali pertama.

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Baterai Solid-State Jangan Terburu-Buru Digunakan, Harus Ada Penelitian Lebih Lanjut

Baterai solid-state belum siap dipasarkan dalam dua tahun, kata akademisi China Ouyang Minggao. Perlu penelitian lebih lanjut meski Tiongkok kuasai 44% paten global.

13 jam yang lalu


Berita
Mercedes-Benz VLE, MPV Listrik Penantang Produk Tiongkok

Mercedes-Benz VLE MPV listrik premium hadir dengan tenaga hingga 409 hp, jarak tempuh 700 km WLTP, dan kabin mewah ala S-Class. Penantang produk Tiongkok.

13 jam yang lalu


Tips
Bersiap Kehadiran BYD Atto 1 Opsi Dengan Jarak Tempuh 505 Km Dan Sensor LiDAR

BYD Atto 1 jarak tempuh 505 km LiDAR terlihat pada prototipe uji coba di China, lengkap sistem DiPilot 300 untuk saingi Geely EX2.

15 jam yang lalu


Berita
BYD Atto 3 Generasi Baru Bakal Berpenggerak Roda Belakang

Dokumen MIIT ungkap BYD Atto 3 generasi baru RWD dengan motor belakang 200-240 kW, desain revisi lebih besar, baterai LFP, serta kecepatan maksimal 190 km/jam.

16 jam yang lalu


Tips
Wuling Darion Berhasil Pikat Pasar Nasional, Terjual 4.000 Unit Dalam 4 Bulan

Penjualan Wuling Darion tembus 4.000 unit dalam 4 bulan sejak peluncuran November 2025. Varian EV dominasi 80% peminat, ungguli BYD M6.

17 jam yang lalu