Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

China Kalahkan Rekor Jepang, Jadi Importir Terbesar Di Australia

Rekor Jepang sebagai dominator telah tumbang , setelah 28 tahun Jadi importir otomotif terbesar di Australia.
Berita
Minggu, 5 April 2026 07:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
BYD menjadi dominator produsen China (Foto : Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Untuk pertama kalinya, China resmi telah melampaui Jepang dalam hal impor kendaraan ke Australia, sekaligus menjadikannya sebagai importir mobil terbesar di negeri Kangguru itu.

Mengutip dari Carnewschina.com, data dari Kamar Industri Otomotif Federal (FCAI) yang dikutip oleh Caixin, pergeseran itu terjadi pada bulan Februari silam saat kendaraan yang diimpor dari China mencapai 22.300 unit  alias 25% pasar impor Australia. 

Sedangkan Jepang mencatatkan 21.600 unit. Selanjutnya Thailand dengan 19.400 unit.

Kondisi tersebut menjadi tanda titik balik dalam dominasi yang dipegang Jepang di pasar impor Australia sejak 1998. 

Pergeseran ini menunjukkan perubahan cepat dalam preferensi konsumen terhadap kendaraan listrik dan alternatif hemat biaya yang disediakan oleh produsen mobil China.

China import car (Foto : carnewschina)

Meningkatnya impor dari China sebagian besar dapat dikaitkan dengan meningkatnya popularitas kendaraan listrik (EV) dan kendaraan hibrida plug-in (PHEV). 

Di antara pemain utama adalah BYD, yang telah memanfaatkan meningkatnya permintaan Australia untuk kendaraan listrik yang terjangkau. 

Penjualan BYD melesat sebesar 160% menjadi 10.200 unit dalam dua bulan pertama tahun ini. 

BACA JUGA

Sementara Great Wall Motor (GWM) juga telah meraih kesuksesan di segmen SUV dan ute (pickup). 

GWM melaporkan peningkatan penjualan sebesar 23,4% pada tahun 2025, menjadikannya pemimpin pasar di kategorinya.

Pada sektor kendaraan penumpang, pasar Australia sangat bergantung pada impor, hal ini disebabkan karena kurangnya basis manufaktur domestik sejak keluarnya produsen mobil besar dari manufaktur lokal.

Tidak adanya tarif pada kendaraan impor dan preferensi konsumen yang beragam untuk SUV dan kendaraan komersial ringan menjadikan Australia pasar utama untuk ekspansi merek otomotif global. 

Konsumen Australia disebut cukup terbuka dan realistis dalam menerima brand baru khususnya dari China yang punya harga kompetitif, fitur teknologi canggih dan diikuti dengan penerimaan mobil listrik 

Hanya dalam beberapa tahun, produsen mobil China telah menjadi bagian integral dari pasar Australia. 

Sejak tahun 2020, total sembilan merek baru China telah memasuki pasar Australia. Di antara merek-merek dominan adalah MG, BYD, Great Wall Motor (GWM), dan Chery. (SS)


Tags Terkait :
China Australia Dominasi China Di Pasar Australia
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
China Kalahkan Rekor Jepang, Jadi Importir Terbesar Di Australia

Rekor Jepang sebagai dominator telah tumbang , setelah 28 tahun Jadi importir otomotif terbesar di Australia.

3 bulan yang lalu


Berita
GWM Tank 300 Bakal Punya Opsi Mesin Diesel. Punya Peluang Masuk Indonesia

Kemungkinan ada dua kandidat mesin yang bakal digunakan

1 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Xpeng GX Belum Ke Pasar Indonesia, G9 Kemungkinan Bakal Masuk Duluan

Bos besar Xpeng mengatakan kemungkinan SUV G9 untuk pasar Indonesia

3 bulan yang lalu


Bus
10 Pabrikan Bus Terlaris 2022

Pabrikan Tiongkok makin dominan

3 tahun yang lalu


Berita
Toyota bZ4X Touring Terpantau, Kandidat Nongol di GIIAS 2026

Toyota bZ4X Touring GIIAS 2026 terpantau melalui data NJKB dengan harga Rp817 juta. Model station wagon EV ini diperkirakan akan diperkenalkan di ajang otomotif tersebut.

2 hari yang lalu


Berita
Tuas Perseneling Jadi Salah Satu Bagian Cara Wuling Hadirkan Kearifan Lokal

Coloum Shifter Transmission saat ini kembali menjadi trend mobil-mobil modern.

1 minggu yang lalu


Berita
Kata Toyota, PHEV Belum Siap Untuk Pikap

Toyota Hilux PHEV belum siap untuk diterapkan karena tantangan massa, muatan, dan kemampuan menarik beban yang belum memenuhi standar pikap. Toyota lebih mempertimbangkan FCEV pada 2028.

2 minggu yang lalu


Berita
Penjualan Toyota Di Australia Tetap Nomor Satu, Tapi BYD Mulai Membuntuti

Toyota masih memimpin penjualan di Australia, namun saat ini ada pesaing dari Tiongkok yang mengusik.

2 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Land Cruiser 300 Hybrid Meluncur di GIIAS 2026, Ini Spesifikasinya

Varian hybrid akan hadir di Indonesia dan menjadi pelengkap varian Land Cruiser 300 Series di tanah air.

1 jam yang lalu


Berita
Toyota Fortuner Terbaru Sepertinya Bakal Mirip Hilux

Kali ini Fortuner dan Hilux akan berpenampilan serupa, tidak seperti pada model sebelumnya dimana yang sama hanya platform saja.

2 jam yang lalu


Berita
Omoda C7 Debut Di Malaysia, Kembaran Chery Tiggo 8 CSH cs

Setelah beberapa kali diperkenalkan melalui teaser, Omoda C7 dipastikan menjalani debut publiknya dalam ajang Kuala Lumpur Fashion Week (KLFW) 2026.

5 jam yang lalu


Mobil Listrik
Belum Komplit Perkenalkan E4, Lepas Umumkan Akan Bawa E6 di Q4 2026

Lepas E6 rilis Q4 2026 Indonesia sebagai BEV kedua setelah E4. SUV listrik ini tengah menjalani pengujian untuk disesuaikan dengan kondisi jalan dan lalu lintas lokal.

6 jam yang lalu


Berita
Lepas L8 Resmi Umumkan Harga Rp 589 Juta, Sama Seperti Harga Prebooking

Lepas L8 akhirnya diumumkan harganya, konsumen di Indonesia kembali dihadapkan dengan SUV canggih di range harga Rp 500 jutaan.

17 jam yang lalu