OTODRIVER - Indomobil Group melalui merek Leapmotor memastikan tidak hanya menghadirkan B10 pada ajang GIIAS 2026. Pabrikan asal China tersebut juga akan meluncurkan satu model SUV listrik baru yang berukuran lebih besar dari B10.
Brand Head Leapmotor Indonesia, Samuel Christian Wowor, mengatakan kedua model tersebut akan diperkenalkan sekaligus pada pembukaan GIIAS 2026, 30 Juli mendatang. Bersamaan dengan itu, Leapmotor juga akan mengumumkan harga resmi keduanya.
"Produknya segmen SUV, tapi ukurannya lebih besar daripada B10. Produk itu juga bakal kita launching bareng di GIIAS," ujar Samuel saat ditemui di PIK 2, Jumat (17/7).
Meski belum mengungkap identitas model tersebut, Samuel memastikan SUV baru itu akan diproduksi secara lokal (CKD), sama seperti B10.
Menurutnya, awalnya Leapmotor hanya berfokus menyiapkan B10 agar siap dipasarkan di Indonesia. Namun setelah proses produksi berjalan sesuai rencana, model kedua akhirnya juga siap diluncurkan bersamaan di GIIAS.
"Kita amankan readiness B10 dulu. Setelah semuanya siap, ternyata model kedua juga bisa mengejar jadwal GIIAS," katanya.
Samuel juga memastikan kedua model tersebut sama-sama mengisi segmen SUV listrik. Sementara model lain seperti B03X atau A10 maupun varian REEV (Range Extended Electric Vehicle) masih dalam tahap studi pasar untuk Indonesia.
Leapmotor sendiri merupakan produsen kendaraan listrik yang berdiri pada 2015 dan menjalin kemitraan strategis dengan Stellantis sejak 2023. Saat ini perusahaan memiliki lini produk global yang cukup lengkap, mulai dari B-Series, C-Series hingga model flagship D-Series.
Samuel menyebut salah satu keunggulan Leapmotor adalah kemampuan mengembangkan teknologi secara mandiri. Sekitar 65 persen komponen inti seperti arsitektur kendaraan, baterai, sistem penggerak listrik, smart cockpit hingga ADAS dikembangkan sendiri oleh perusahaan.
Selain produk, Leapmotor juga menyiapkan jaringan purna jual. Saat ini telah tersedia 52 titik dealer yang terdiri dari 48 dealer 3S, dua dealer 2S dan satu dealer 1S. Perusahaan juga telah menyiapkan 299 tenaga profesional yang mencakup teknisi, service advisor, kepala bengkel hingga administrasi yang telah mendapatkan pelatihan khusus kendaraan listrik. (IP)
