Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Alasan Leapmotor B10 Gunakan Ukuran Ban Belang

Leapmotor B10 ukuran ban staggered dengan ban depan 225/50/R18 dan belakang 235/50/R18 menggunakan pelek 18 inci berbeda lebar serta offset untuk menyeimbangkan performa RWD dan kestabilan berkendara.
Berita
Jumat, 19 Juni 2026 18:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Leapmotor B10 memiliki tampilan belakang mirip Porsche Macan. (Foto : Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Ada yang menarik dari Leapmotor B10. Hal yang kami maksudkan bukan besarnya daya ataupun permainan kosmetik. Saat ini kita membahas mengenai ban dan pelek SUV BEV ini. Jika kita lihat sekilas, perbedaan itu tidak terlalu ketara, namun melihat spesifikasi ban dan pelek yang digunakan maka semuanya akan jelas.

Leapmotor B10 menggunakan ban belang alias beda antara ukuran ban depan dan belakangnya. Melihat dari spesifikasi teknis, mobil setrum murni ini menggunakan pelek depan berdiameter 18 inci dengan lebar 7 inci, sedangkan pelek belakang juga berdiameter 18 inci tapi punya lebar 7,5 inci. Offsetnya pun beda, pelek depan ET 40 dan belakang ET 50.

Ukuran ban depan B10 225/50/R18. (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Perbedaan ini semakin telak saat melihat ukuran ban yang digunakannnya. Ban depan berukuran 225/50/R18 sedangkan belakang 235/50/R18 di bagian belakang. Konfigurasi ukuran ban ‘belang’ ini disebut Staggered atau staggered wheel.

Leapmotor B10 menggunakan konfigurasi staggered ini, tujuannya untuk menyeimbangkan performa akselerasi penggerak roda belakang (RWD) dengan kestalbilan pada saat berkendara,” terang  Brand Head Leapmotor Indonesia, Samuel Christian Wowor, saat dihubungi Otodriver, Jumat (19/06/2026).

BACA JUGA

Lebih jauh Samuel menjelaskan bahwa selain pertimbangan untuk mendongkrak handling kendaraan, penggunaan konfigurasi ini turut menyumbang estetika dan desain. “Ada DNA mobil Eropa yang bisa ditemukan pada sosok B10,” imbuhnya.

Ban belakang Leapmotor B10. (Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

Staggered Configuration 

Konsep konfigurasi Staggered ini cukup populer khususnya pada mobil dengan penggerak roda belakang. Umumnya digunakan pada mobil-mobil RWD high-performance. Lebih jauh lagi, ukuran lingkar rodanya juga beda. Semisal pada Chevrolet Corvette C7 di mana lingkar roda bagian belakang menggunakan pelek ukuran 20 inci dan depan 19 inci.

Selain stagerred wheels, ada satu lagi setup konfigurasi yang disebut square wheels alias ban/pelek dengan ukuran identik sama antara roda depan dan belakang.

Namun staggered wheel ini juga punya kelemahan yaitu, ban tidak bisa dirotasi antara ban depan dan belakang. Pada B10, pihak Leapmotor Indonesia juga menjelaskan apabila dirotasi depan ke belakang maka tampilan ban akan terlihat terlalu masuk ke dalam. Sebaliknya jika roda belakang dipasang di bagian depan akan terlihat lebih keluar. (SS)


Tags Terkait :
Leapmotor B10 Indomobil Staggered Wheels
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Test Drive
5 Hal Menarik Yang Ada Pada Leapmotor B10

Lima fitur menarik Leapmotor B10 dibahas dalam artikel ini, mencakup platform CTC 2.0, eco leather bersertifikat, konfigurasi pelek staggered, serta dashboard modular Persona Panel.

1 hari yang lalu


Berita
Alasan Leapmotor B10 Gunakan Ukuran Ban Belang

Leapmotor B10 ukuran ban staggered dengan ban depan 225/50/R18 dan belakang 235/50/R18 menggunakan pelek 18 inci berbeda lebar serta offset untuk menyeimbangkan performa RWD dan kestabilan berkendara.

1 hari yang lalu


Mobil Listrik
Leapmotor B10 Bakal Dijual di Bawah Rp 500 Juta, Simak Perbandingan Harganya Dengan BYD Atto 3 Hingga Geely EX5

Leapmotor Indonesia menargetkan agar B10 punya harga yang tetap kompetitif.

1 hari yang lalu

Berita
Beda Dengan di Luar Negeri, Leapmotor B10 Dijual Tanpa LIDAR di Indonesia Karena Alasan Ini

Leapmotor B10 tanpa LIDAR di Indonesia karena infrastruktur belum memadai untuk mengoperasikan teknologi tersebut secara optimal.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Ternyata Land Cruiser 70 Series Sempat Hilang Di Pasar Australia, Kini Kembali Lagi

Land Cruiser 70 Series kembali Australia setelah revisi untuk standar emisi Euro 6 dengan tangki AdBlue 20 liter dan mesin 1GD-FTV.

3 jam yang lalu


Berita
BAIC Arcfox T1 Diperkenalkan Dengan Harga Rp 300 Jutaan, Lawan BYD Dolphin

BAIC Arcfox T1 merupakan hatchback EV yang punya dimensi lebih besar dibandingkan BYD Dolphin. Begini spesifikasinya.

6 jam yang lalu


Bus
Medium Bus Hino Terus Rambah Wilayah Sumatra

Kebutuhan medium dari operator bus nasional terus meningkat.

6 jam yang lalu


Berita
SUV Premium GX Bakal Hadir Di GIIAS 2026, Xpeng Belum Bisa Janji Kapan Mulai Dijual

Xpeng GX akan dipamerkan di GIIAS 2026 sebagai SUV premium elektrifikasi. Xpeng Indonesia belum memastikan jadwal penjualan resmi di pasar domestik.

8 jam yang lalu


Berita
Alasan Changan Lumin Kurang Beredar Di Pasaran

Selain Deepal yang disegmentasikan untuk konsumen EV medium to high, Changan sendiri punya mobil listrik terjangkau yakni Lumin. Begini nasibnya.

16 jam yang lalu