Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

BEV Lebih Ekonomis Dari REEV, Ini Alasannya

Alasan BEV lebih ekonomis dibanding REEV terletak pada komponen yang lebih sedikit, sehingga biaya perawatan jangka panjang lebih rendah tanpa kebutuhan servis mesin bakar.
Berita
Kamis, 2 Juli 2026 07:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Deepal S05 REEV (Foto : Suryo Sudjatmiko)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – REEV (Range Extended Electric Vehicle) atau dikenal juga sebagai EREV (Extender Range Electric Vehicle) saat ini mulai hadir menjadi opsi lain kendaraan dengan teknologi elektrifikasi di Indonesia.

Mobil ini punya kedekatan dengan sebuah Battery Electric Vehicle (BEV), keduanya digerakkan murni oleh motor listrik (electric driven). Tapi pada REEV, terdapat mesin yang fungsinya hanya sebagai generator alias genset.

Walau mobil ini dapat dicas baterainya, tapi ia punya opsi sumber pengisian baterai lainnya melalui mesin bakar yang akan melakukan pengecasan begitu tenaga baterai sampai pada titik hitungan tertentu.

Di sinilah keunggulan REEV dari BEV, yang mana penggunanya bisa terhindar dari range anxiety atau rasa khawatir dialami oleh pengemudi kendaraan listrik (EV) bahwa daya baterai mereka akan habis di tengah perjalanan sebelum mereka mencapai tujuan atau menemukan stasiun pengisian daya.

BACA JUGA

Namun demikian, dibalik ‘hilangnya’ rasa khawatir itu, ada harga yang harus dibayar. Di mana dari segi berbagai hitungan BEV dinilai lebih ekonomis dibandingkan dengan REEV.

Lebih banyak hal yang harus dirawat 

Jika dibandingkan langsung secara garis besar, sebuah REEV punya perangkat yang lebih banyak. Mesin bakar misalnya, di mana dibutuhkan perawatan untuk mesin secara berkala layaknya mobil ICE. EV24.africa mengatakan bahwa Anda harus tetap melakukan perawatan mesin seperti ganti oli ataupun servis berkala, yang mana pada BEV tidak ditemui.

Hal senada dibeberkan oleh After Sales Trainer Changan Indonesia, Dwi Setiyoko. “Dengan adanya penggantian oli mesin, filter oli, busi dan pengisian bahan bakar untuk mesinnya. Dan itu semua adalah komponen biaya yang harus dikeluarkan,” ungkapnya saat ditemui bilangan Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Selain itu, secara perangkat REEV lebih komplek karena harus mensinergikan antara baterai dan pengisian yang dilakukan oleh mesin. Dengan demikian, jika dilihat dari biaya operasional jangka panjang, BEV akan lebih ekonomis dibandingkan dengan REEV. 

Infrastruktur charging station belum terlalu menyebar di Indonesia. (Foto : Otodriver/49)

Pilihan logis 

Dari sisi biaya operasional dan perawatan REEV memang lebih tinggi, namun perlu diingat bahwa sebuah REEV tidak memiliki range anxiety seperti halnya BEV. Ketersediaan SPBU khususnya di Indonesia jauh lebih mudah dibandingkan dengan SPKLU. Sehingga pengguna tidak terlalu khawatir untuk menggunakan REEV dalam perjalanan luar kota atau menuju daerah yang masih sedikit infrastruktur SPKLUnya.

Selain itu, pengisian BBM juga dilakukan dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan pengisian daya listrik. (SS)


Tags Terkait :
BEV REEV
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Test Drive Changan Deepal S05 dan Nevo Q05 Dapat Respons Positif di GIIAS 2026

Changan memanfaatkan ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 untuk mengajak pengunjung merasakan langsung performa dua model terbarunya, Changan Deepal S05 dan Changan Nevo Q05.

2 hari yang lalu

Berita
Perdana dan Langsung Ngegas, Changan Hadirkan Lini Produk Lengkap Di GIIAS 2026

Changan Nevo Q05 GIIAS 2026 diperkenalkan sebagai model terbaru dalam debut perdana Changan di GIIAS 2026 bersama lini produk elektrifikasi lengkap.

1 minggu yang lalu


Berita
iCAR V27 Resmi Debut di GIIAS 2026, SUV REEV dengan Jarak Tempuh 1.200 Km

iCAR V27 resmi meluncur di GIIAS 2026. SUV boxy berteknologi Golden REEV ini menawarkan tenaga 455 PS, jarak tempuh listrik 200 km, dan total lebih dari 1.200 km.

1 minggu yang lalu


Berita
iCar V27 Resmi Melenggang di Indonesia, Ini Spesifikasinya

iCar V27 yang bukan sebuah mobil listrik murni resmi diperkenalkan di Indonesia. Dengan desain yang sangat gagah dan beragam fitur yang dimilikinya, mobil ini patut dipertimbangkan.

2 minggu yang lalu


Berita
Changan Siapkan 15 Model Baru Untuk Pasar Indonesia

Changan rencana 15 model elektrifikasi baru Indonesia. Perusahaan akan memperluas lini BEV, HEV, PHEV, dan REEV secara bertahap di pasar lokal.

2 minggu yang lalu


Berita
Changan Deepal S05 Dijual Mulai Rp 500 Jutaan, Intip Spesifikasinya

Setelah beberapa kali diperlihatkan ke khalayak ramai, kini Changan merilis harga resmi Deepal S05. Berikut detail harga dan spesifikasinya.

2 minggu yang lalu


Berita
Kerja Keras Changan Sebagai Merek Baru Di Indonesia

Changan bisa dikatakan merupakan merek yang masih seumur jagung di Indonesia.

1 bulan yang lalu


Berita
SUV Premium GX Bakal Hadir Di GIIAS 2026, Xpeng Belum Bisa Janji Kapan Mulai Dijual

Xpeng GX akan dipamerkan di GIIAS 2026 sebagai SUV premium elektrifikasi. Xpeng Indonesia belum memastikan jadwal penjualan resmi di pasar domestik.

1 bulan yang lalu


Terkini

Komparasi
Selisih Rp19 Juta, Mazda 6e dan BYD Seal Performance Punya Karakter Berbeda

Mazda 6e resmi meramaikan persaingan mobil listrik di Indonesia.

1 jam yang lalu


Berita
PHEV Kurang Diminati DIbandingkan EV?

Tren kendaraan elektrifikasi di Indonesia menunjukkan bahwa mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) masih lebih diminati konsumen dibandingkan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

1 jam yang lalu


Berita
Ada Alasan Mengapa Toyota Land Cruiser 70 Jepang Menutupi Lampu Belakangnya

Detail unik ala Jepang yang membuat Land Cruiser 70 Series alami 'kebutaan' di bagian belakang

4 jam yang lalu


Berita
Mitsubishi Dapat 3.212 SPK Di GIIAS 2026 New Xforce HEV dan Destinator Jadi Duet Penopangnya

Percapaian tersebut melampaui target yang sudah ditetapkan sebelumya

12 jam yang lalu


Bus
Kursi Penumpang Bus AKAP Dan Pariwisata Kini Lebih Lebar Dan Ergonomis

Sebuah pilihan yang sulit dari segi desain

16 jam yang lalu