Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ban Buatan Tiongkok Paling Top Di Jalan Basah, Ini Buktinya

Tes ban Linglong Sport Master jalan basah Jerman oleh Auto Bild catat jarak pengereman terpendek 2,5 m, ungguli Michelin Pilot Sport 5 meski kalah di trek kering.
Berita
Sabtu, 28 Maret 2026 09:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Ban Linglong masuk kualifikasi A untuk pasar Eropa (Foto :Linglong)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Agresivitas industri otomotif Tiongkok bukan hanya berujung pada pembuatan kendaraan listrik. 

Karena segmen industri penopang seperti komponen sampai penghasil peralatan produksi komponen kendaraan juga berkembang dengan pesat. 

Salah satunya adalah kampiun ban Linglong, pabrikan yang berpusat di Shandong ini merilis ban baru dengan nama Linglong Sport Master. 

Dalam satu uji sesi oleh media Jerman, dalam tajuk AutoBild 50, ban ini mencatat rentang jarak pengereman paling pendek dibandingkan beragam mereka ban yang lain dalam pengujian yang sama. 

BACA JUGA

Dalam kegiatan yag dihelat kuartal pertama dan bersifat tahunan tersebut, seperti dkutip dari akun media sosial Fossbyte, ban Tiongkok ini nyata mampu menyingkirkan ban dari jenama lain yang awalnya diduga tidak bisa disaingi dalam hal performa oleh produk Linglong tersebut. 

Karena catatan rentang pengereman terpendek itu didapat dalam satu sesi tersulit untuk sebuah pengujian performa ban yang disebut wet braking test. 

Saat pengujian diperoleh catatan jarak pengereman dari ban Linglong ada di angka 2,5 meter. Secara rerata rentag jarak itu sekitar dua meter lebih pendek dibandingkan ban-ban dari merek ternama lainnya seperti Michelin Pilot Sport 5.  

Walaupun untuk pengujian pengereman di trek kering, ban Linglong lebih panjang sekitar 50 cm dibandingkan catatan ban Michelin tadi. 

Varian Sport Master, meski masih kalah di soal durabilitas kompon namun efisien dalam cost of ownership (Foto : Linglong)

Setidaknya ban asal Tiongkok ini bisa dibuktikan sebagai salah satu ban pilihan terbaik saat ini. Apalagi label harga yang ditawarkan juga ada perbedaan signifikan dibandingkan label harga terkenal lainnya. 

Lebih dari itu, ban Linglong juga sudah pernah diuji oleh pihak Allgemeiner Deutscher Automobil-Club, komunitas sertifikasi otomotif Jerman. Pengujiannya juga serupa dan memperoleh hasil yang prima. 

Dalam sesi uji rem jalan kering, produk dari pabrikan yang telah berdiri dari tahun 1975 itu berada di posisi kedua dari produk satu genre bermerek Continental. 

Walaupun di rangkaian pengujian durabilitas oleh pihak ADAC itu, ban Linglong juga punya kelemahan yaitu dalam hal cepat ausnya tapak ban. Saat uji jarak sudah menempuh 25.749 kilometer tingkat keausan tapak bannya sudah di ambang batas regulasi Jerman yaitu 1,6 milimeter.

Produk sekelas berlabel Goodyear EfficientGrip Performace dalam tes yang sama baru mencapai toleransi teraus tadi setelah menempuh jarak 57.936 kilometer. (EW) 


Tags Terkait :
Ban Tiongkok Tes
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Begini Wujud Resmi Geely Galaxy Cruiser 700

Geely kembali memperlihatkan wujud terbaru dari SUV off-road plug-in hybrid mereka, Galaxy Cruiser 700,

1 hari yang lalu


Berita
Mencoba iCar V27 REEV Di Kampung Halamannya

Review test drive iCar V27 REEV di Wuhu, China. SUV mid-size boxy dengan desain modern, tenaga AWD 455 hp, jarak tempuh 1.200 km, dan kemampuan off-road yang tangguh.

1 minggu yang lalu

Berita
Xiaomi YU7 GT Berhasil Pecahkan Rekor Nurburgring, Jadi SUV Tercepat

Xiaomi YU7 GT rekor Nurburgring SUV tercepat dengan catatan waktu 7 menit 34,931 detik di Nürburgring Nordschleife, melampaui Audi RS Q8 Performance.

1 minggu yang lalu


Berita
Mengenal Changan CS75 Plus HEV, Calon Penantang Chery Tiggo 8 CSH

Spesifikasi Changan CS75 Plus HEV: SUV hybrid medium dengan teknologi iDE-H, mesin 1.5L turbo 148 PS, motor listrik 241 PS, efisiensi termal 44,28%.

1 bulan yang lalu


Berita
Ban Buatan Tiongkok Paling Top Di Jalan Basah, Ini Buktinya

Tes ban Linglong Sport Master jalan basah Jerman oleh Auto Bild catat jarak pengereman terpendek 2,5 m, ungguli Michelin Pilot Sport 5 meski kalah di trek kering.

2 bulan yang lalu

Berita
Xiaomi Resmi Rilis SU7 Ultra, Akselerasi 0-100 Km/Jam Tak Sampai 2 Detik!

Xiaomi resmi merilis mobil listrik bertenaga buas terbarunya yakni SU7 Ultra.

1 tahun yang lalu


Berita
Bridgestone Pamit Dari Pasar Ban Truk Dan Bus Di Tiongkok

Akan fokus ke ban mobil mewah dan EV

2 tahun yang lalu


Berita
Honda CR-V PHEV Yang Segera Masuk Indonesia, Bisa Tembus 1.000 KM Ketika Full Tank

Ada beberapa keunggulan yang dimiliki Honda CR-V PHEV yang segera masuk pasar Indonesia. Berikut bocorannya

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Aurus Senat Pesaing Maybach, Sedan Rusia Tunggangan Vladimir Putin

Bisa dilengkapi proteksi untuk hadapi lontaran roket maupun granat.

1 jam yang lalu


Berita
Tiga BMW M Diluncurkan Serentak, Model Station Wagon Dibanderol Rp 2 Miliaran

BMW meluncurkan tiga model terbaru dari divisi performance M. Tiga model serentak diluncurkan yang terdiri dua coupe yakni M2 dan M2 CS, serta M3 Touring yang berwujud station wagon.

3 jam yang lalu


Berita
BAIC T1 Sudah Tiba di Indonesia, Simak Spesifikasinya Sebelum Dijual

BAIC T1 merupakan model terbaru yang segera dijual BAIC Indonesia. Lihat spesifikasinya.

7 jam yang lalu


Berita
Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor DKI Jakarta Masih Sampai Agustus

Tidak perlu membayar denda bunga keterlambatan.

8 jam yang lalu


Berita
SPY SHOT: Honda Avancier di Thailand, SUV Flagship Rival Palisade

Bukan rahasia lagi jika Honda tengah menghadapi tekanan besar di pasar Asia akibat persaingan ketat dari pabrikan asal Tiongkok.

11 jam yang lalu