Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Tim R&D Neta Di China Dikabarkan Bubar, Ini Faktnya Dari Neta Indonesia

Minggu lalu dikabarkan Neta Auto tengah mengalami krisis yang berdampak dibubarkannya tim riset dan pengembangan (R&D) dan bahkan tak diisukan sanggup lagi membayar pekerja.
Berita
Senin, 24 Maret 2025 16:40 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Neta X meluncur 2024 di Indonesia. (Foto: Ahmad Biondi)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Minggu lalu dikabarkan bahwa Neta Auto tengah mengalami krisis yang berdampak dibubarkannya tim riset dan pengembangan (R&D). Kabarnya, mereka bahkan tak sanggup lagi membayar pekerja.

Awal mulanya, kabar tersebut berhembus dari Carnewschina, mengutip informasi dari Leiphone. Diberitakan bahwa kondisi tersebut terjadi karena kondisi keuangan perusahan yang terus memburuk. Selain itu, Neta juga mengalami masalah dengan pemasok komponen lokal di China, di mana Neta dikabarkan gagal membayar tagihan.

Perakitan Neta V II di Indonesia masih berjalan hingga saat ini. (Foto: Otodriver)

Lalu bagaimana sebenarnya yang terjadi?

“Kita di Indonesia masih berjalan dengan normal dan isunya di China itu tidak benar,” terang Brand PR & Digital Manager Neta Auto Indonesia, Frietz F Roboth melalui pesan singkat, Senin (24/03/2025).

BACA JUGA

Lebih jauh lagi Frietz juga membagi penyataan resmi dari Neta Auto Indonesia, sebagai berikut:

penyataan resmi (Foto : Neta Auto Indonesia)

Neta Auto pertama kali diluncurkan sebagai merek kendaraan energi baru (NEV) oleh Hozon Auto pada 2018. Merek ini mulai berekspansi ke berbagai negara Asia seperti Thailand hingga Indonesia. Di tanah air, brand Neta mulai dikenal pada 2023 dengan memperkenalkan Neta V-II dan melakukan asembli secara CKD di Indonesia.

Selanjutnya Neta X hadir pada September 2024 silam dan menjadikan Indonesia sebagai tempat perakitan pertama mobil ini di luar China. (SS)


Tags Terkait :
Neta Neta Bankruptcy
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Tim R&D Neta Di China Dikabarkan Bubar, Ini Faktnya Dari Neta Indonesia

Minggu lalu dikabarkan Neta Auto tengah mengalami krisis yang berdampak dibubarkannya tim riset dan pengembangan (R&D) dan bahkan tak diisukan sanggup lagi membayar pekerja.

8 bulan yang lalu

Berita
Ini Perkiraan Nama-Nama Merek EV Tiongkok Yang Akan Bertahan Pasca 2030

Inovasi produk, pengembangan teknologi, sampai produksi lokal di luar negeri jadi faktor kunci.

1 hari yang lalu


Berita
Jetour Ungkapkan Bakal Punya Pabrik Sendiri, Ini Bocorannya

Jetour merupakan salah satu merek yang mengandalkan fasilitas perakitan di PT Handal Indonesia Motor saat ini, namun mereka juga tengah mempersiapkan pabrik sendiri.

1 hari yang lalu


Berita
Inilah Deretan Merek Mobil yang Konfirmasi Hadir di IIMS 2026

IIMS 2026 dihadiri puluhan merek mobil global. Simak daftar lengkap brand yang tampil dan berbagai inovasi yang akan dibawa ke pameran ini.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Insentif Mobil Listrik Justru Membebani Negara?

Belakangan ini, pemerintah menggalakkan peraturan Low Carbon Emission Vehicle alias LCEV.

3 jam yang lalu


Berita
Melihat Langsung Proses Perakitan Baterai Hybrid Toyota

Untuk pertama kalinya kami menyaksikan langsung proses perakitan baterai mobil di Indonesia. Ini pengalaman kami di pabrik Toyota.

3 jam yang lalu


Berita
Aura Nismo RS Concept, Bintang Nissan Di Tokyo Auto Salon 2026

Di tangan Nissan sebuah mobil hybrid bisa tampil dan berperforma sangat agresif.

13 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mengenal Lebih Dekat Mazda6e Yang Akan Hadir di Indonesia

Mazda6e mulai dijajakan di Singapore, Juli 2026. Sedangkan Indonesia akan segera menyusul setelahnya. Simak spesifikasinya.

14 jam yang lalu

Bus
Transjakarta Tunda Kenaikan Tarif, Karena Kondisi Ekonomi Belum Kondusif

Subsidi untuk angkutan umum lebih penting dibandingkan untuk kendaraan pribadi.

1 hari yang lalu