Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pabrik Mobil Sudah Menerapkan Dark Factory Demi Efisiensi, Apakah Semua Pekerja Bisa Diganti Dengan Robot?

Penerapan Dark Factory dapat memangkas biaya produksi mobil.
Berita
Jumat, 14 Maret 2025 16:50 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
lights out factory (Foto :markondez)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Kita tidak sedang membahas mengenai film sciene fiction atau tentang suatu wabah. Tapi ini kenyataan bahwa dunia otomotif memasuki era dark factory. Sebuah sebutan yang terdengar sangar, cocok untuk judul film.

Dark factory atau lights out factory merupakan sebutan di mana suatu pabrik, apapun itu bisa berjalan tanpa pekerja manusia. Semua proses produksi diambil alih oleh robot dan AI, sehingga pabrik dapat beroperasi selama 24 jam tanpa henti. Dan bahkan sebagian besar proses dilakukan tanpa cahaya.

Mengutip dari yourstory.com, sebagian pabrikan mobil dunia sudah menerapkan dark factory, salah satunya Tesla dan Geely. Kemudian langkah ini segera disusul oleh banyak pabrikan mobil lainnya yang umumnya berasal dari China seperti Xiaomi dan akan ada banyak lagi.

Memang pada pabrik mobil belum sepenuhnya dilakukan dalam kondisi gelap dalam arti sesungguhnya. Bagian press bodi, pemotongan dan pengelasan diketahui dilakukan dalam kondisi tanpa cahaya dan sepenuhnya mengandalkan sensor dan teknologi yang ada pada robot pada pabrik itu.

BACA JUGA
Umumnya pabrik terang dan dipenuhi buruh pabrik. (Foto: Suryo)

Kondisi ini kontras dengan umumnya pabrik mobil yang umumnya butuh cahaya, di mana proses masih melibatkan manusia untuk seting dan melakukan pengawasan.

Lalu mengapa pabrik-pabrik modern melakukan hal tersebut? Masih dari sumber yang sama yourstory.com, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan pabrikan untuk melakukan dark factory.

  1. Peningkatan efisiensi. Sistem otomatis bekerja lebih cepat dan lebih akurat daripada tenaga kerja manusia, mengurangi kesalahan produksi dan meningkatkan output. 
  2. Pengurangan biaya. Menghilangkan tenaga kerja manusia secara signifikan mengurangi biaya operasional, termasuk upah, tunjangan, dan biaya keselamatan di tempat kerja. 
  3. Bisa beroperasi 24/7. Tidak seperti pekerja manusia, mesin tidak memerlukan istirahat, liburan, atau tidur, yang mengarah ke siklus produksi yang berkelanjutan.
  4. Peningkatan Keselamatan. Tugas berbahaya di lingkungan berbahaya dapat dikelola oleh robot, mengurangi cedera di tempat kerja. 
  5. Kalabilitas. Manufaktur yang digerakkan oleh AI dapat dengan cepat beradaptasi dengan perubahan permintaan pasar tanpa perlu pelatihan tenaga kerja yang luas.

Hal ini membuat banyak pertanyaan besar, apakah nantinya semua akan digantikan dengan robot. Otodriver coba membuat polling di instagram resmi @otodriver_. (SS)


Tags Terkait :
Pabrik Dark Factory
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Pabrik Mobil Sudah Menerapkan Dark Factory Demi Efisiensi, Apakah Semua Pekerja Bisa Diganti Dengan Robot?

Penerapan Dark Factory dapat memangkas biaya produksi mobil.

8 bulan yang lalu

Berita
Mengenal Tujuh Grade Varian Toyota Innova Zenix Berserta Pilihan Warna

All New Kijang Innova Zenix tersedia dalam tujuh tujuh varian yang dibagi menjadi 3 grade utama yaitu GO, V dan G.

3 tahun yang lalu

Berita
Bridgestone Ecopia Jadi Ban OEM Toyota Yaris Heykers

Setelah jadi ban OEM Toyota Calya dan Sienta, Bridgestone Ecopia kembali jadi ban salah satu varian baru Yaris.

8 tahun yang lalu


Berita
Beberapa Brand Asal Russia Ini Kembali Lahir Setelah Perang Dengan Ukraina

Otomotif Russia semakin menggeliat setelah pecah perang dengan Ukraina

16 jam yang lalu


Berita
VinFast Limo Green Laku 400 Unit Jadi Mobil Rental Di Jabodetabek Dan Bali

Bisa jadi pesaing terdekat BYD M6 yang juga laris jadi kendaraan fleet

1 hari yang lalu

Berita
Tidak Perlu Impor Dari India, GAIKINDO Yakin Pabrik Dalam Negeri Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Komersial

Sebenarnya anggota GAIKINDO dan juga industri-industri pendukungnya, diantaranya industri komponen otomotif yang tergabung dalam GIAMM mempunyai kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

1 hari yang lalu


Berita
Mesin V8 Akan Terus Dipertahankan, GM Suntik Investasi Besar

Pabrikan AS ini menginvestasikan $888 juta di pabrik Tonawanda di Buffalo, New York untuk mengembangkan mesin V-8 generasi ke enam.

1 hari yang lalu

Berita
Ford Usul Bikin Kerjasama Dengan Pabrikan China Untuk Bikin Mobil Di AS

Ford kemungkinan akan jalin kerjasama dengan pabrikan otomotif China untuk bikin mobil di AS

1 hari yang lalu


Terkini

Daftar Harga
Daftar Harga BYD Terbaru (Februari 2026)

BYD bisa dikatakan memulai debut di Indonesia dengan cemerlang.

1 jam yang lalu


Berita
Raih 2.793 SPK Selama IIMS 2026, Ini Dia Dua Unit Paling Laris Toyota

Toyota masih menjadi brand terlaris di tanah air. Dalam pameran di bulan Februari kemarin, mereka mendulang 2.793 SPK dengan nyaris stengahnya disumbang model hybrid.

15 jam yang lalu


Berita
Beberapa Brand Asal Russia Ini Kembali Lahir Setelah Perang Dengan Ukraina

Otomotif Russia semakin menggeliat setelah pecah perang dengan Ukraina

16 jam yang lalu


Berita
Belasan Ribu Toyota LC 300 Terdampak Recall Di Australia, Apa Penyebabnya?

Toyota Motor Company Australia mengabarkan telah menarik kembali 11.020 unit Toyota LandCruiser 300 Series karena ada potensi kerusakan.

16 jam yang lalu


Berita
Mercedes-Benz Baby G-Wagon Bakal Seukuran Suzuki Jimny?

Baby G-Class Mercedes-Benz dirumorkan seukuran Suzuki Jimny dengan desain kotak ikonik dan off-road mumpuni. Rendering Motor1 bocorkan debut potensial 2027.

17 jam yang lalu