Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mengecat Mobil, Cara Tetap Butuh Peran Lima Indera Manusia

Semua demi kesempurnaan hasil akhir hingga mobil diterima konsumen
Berita
Selasa, 1 Juli 2025 09:10 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Proses pengecatan mobil Mitsubishi harus melewati proses cek fisik secara manual (Foto :Mitsubishi Motors)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Cat adalah identitas individual dari sebuah mobil yang dihasilkan dalam satu proses produksi di dalam pabrik. 

Pilihan warna yang disodorkan ke calon pembeli merupakan rangkuman riset yang mendalam atas minat serta orientasi visual sekaligus karakter pribadi dari calon pembeli. 

Dari laman Mitsubishi Motors, pengecatan merupakan rangkaian proses panjang. Riset, perencanaan, desain, tahap engineering, pembuatan purwa rupa atau prototype, pengetesan, tahap prduksi itu sendiri, logistik, sampai ke muara dimana ada saluran penjualan ke pembeli. 

Semuanya oleh Mitsubishi ditangani oleh para kampiun otomotif dengan label sebagai pakar otomotif. 

BACA JUGA

Salah satunya Kenji Suzuki yang menjadi salah satu “dewa cat” di pabrikan yang berkantor pusat di Tokyo itu. Suzuki-san mengawali karier di Mitsubishi pada tahun 1991 sebagai teknisi di bagian perakitan, tepatnya sebagai anggota sealer team.

Kariernya menanjak di tahun 2001 sebagai team leader, tahun 2011 dihabiskan sebagai section chief. Tahun 2018 ia dapat mandat sebagai “Master Trainer” yang diperolehnya lewat beragam tahapan formal dan tentu saja setiap tahap harus dilalui juga dengan banyak pengetesan internal. 

Bagi Mitsubishi Motors, Kenji Suzuki merupakan orang keempat yang level dewa dalam soal pengecatan dengan berbagai kegiatan serta proses ikutannya. 

Kenji Suzuki menjelaskan dalam proses pengecatan, ia menjelaskan rangkaian upaya yang berurutan dari sisi manufaktur. Menurutnya, ia tetap tidak melupakan setiap teknisi yang berada di proses pengecatan perlu memperhatikan gerak tubuh dimana sudut gerak dan posisi tangan berpengaruh besar dalam menentukan hasil akhir. 

Termasuk juga, ini yang menurut Suzuki-san juga sangat penting, kepekaan lima indera manusia yang dianggapnya menjadi penentu setiap tahap pengecatan bisa berhasil diselesaikan dengan hasil terbaik. 

Kenji Suzuki tidak pelit untuk membagikan ilmu pengecatan yang disampaikan ke setiap awak Mitsubishi di bidang pengecatan. Mulai dari awak baru hingga para teknisi veteran.

Ternyata peran robot dalam proses pengecatan tidak sepresisi yang dibayangkan banyak orang (Foto : Mitsubishi Motors)

Salah satu trik yang acap kali disampaikan adalah soal touch-up atau membuat cat sesuai tabel warna dan pengecatan pada permukaan besi.

“Kami biasanya secara manual melakukan pelapisan cat dasar, top coat, clear coat, sampai kemudian memeriksa secara detail ketebalan lapisan terakhir atau biasa disebut film. Tahap terakhir sangat penting karena ketebalan semua lapisan cat punya toleransi hanya sampai 0,1 milimeter. Jadi semua lapisan cat yang ada harus tersusun setipis selembar bahan film namun harus sangat kuat,” buka Suzuki-san.

Dilanjutkannya lagi, jika ada salah satu dari susunan cat itu komposisinya tidak akurat maka bisa dipastikan akan ada semburan cairan yang berlebih. “Memang hal itu bisa saja diperbaiki, namun sangat penting adanya teknisi yang mampu melihat secara visusal hasil dari perbaikan itu sudah sesuai dengan target ketebalan yang telah ditentukan,” jabarnya lagi.

Beragam pengalaman yang dimiliki pria yang saat ini bertugas di unit produksi di kota Okazaki membuatnya dinobatkan sebagai “Meister” oleh pihak Mitsubishi Motors. 

Hanya mereka yang punya kemampuan teruji dalam hal; kemampuan individu, penyelesaian masalah lintas sektoral, mampu menemukan pola atau metode proses kerja yang baru, serta dedikasi tinggi untuk peningkatan standar mutu maupun produktivitas kerja, dan terakhir bisa menyiapkan generasi penerus yang juga punya skill tinggi. (EW)

Metode ala Suzuki-san diterapkan untuk semua produk Mitsubishi di seluruh dunia. (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)
Mengecat mobil listrik harus dilakukan pola serta proses yang lebih 'bersih'. (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Tags Terkait :
Mitsubishi Ev
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Wajah Mitsubishi Pajero Terbaru Semakin Terkuak

Diperkirakan pakai platform yang serupa dengan Triton.

1 minggu yang lalu


Berita
Mitsubishi XForce Dapatkan Upgrade Suspensi, Ini Hasilnya

Mitsubishi melakukan revisi pada suspensi XForce, sehingga kini jadi lebih nyaman dan empuk.

2 minggu yang lalu


Berita
Mesin Turbo Jadi Salah Satu Kunci Pesona Mitsubishi Destinator

Mesin Destinator mampu menghasilkan kinerja yang impresif.

1 bulan yang lalu


Berita
Mitsubishi Destinator, SUV Yang Mengutamakan Kepraktisan

Kepraktisan kabin Mitsubishi Destinator ditonjolkan melalui berbagai kompartemen penyimpanan yang mendukung kenyamanan penumpang dari baris pertama hingga ketiga.

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

6 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

8 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

9 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

11 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

12 jam yang lalu